BOGOR, BULATAN TIMES – Garudayaksa FC meraih kemenangan pertamanya di BRI Super League 2026/2027 setelah mengalahkan Arema FC dengan skor 3-1 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (17/10/2026).
Tim asuhan Milos Joksic membalikkan keadaan setelah tertinggal lewat gol Matheus Blade pada menit kelima. Brian Rubio dan Jayro Hestefano Jean membawa tuan rumah unggul sebelum turun minum, sedangkan Carlos Iury menambah gol pada babak kedua.
Kemenangan pada pekan kelima ini membawa Garudayaksa naik ke peringkat ke-13 klasemen sementara dengan lima poin. Arema tertahan di posisi ke-10 dengan enam poin setelah mengalami kekalahan pertamanya musim ini.
Dua Gol dalam Dua Menit Balikkan Keadaan
Arema membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan lima menit. Matheus Blade menyambut bola dari situasi sepak pojok dengan sundulan yang berhasil menaklukkan kiper Dominik Holec.
Tuan rumah berusaha merespons melalui pergerakan Christian Frydek dan Jayro Jean. Pada menit ke-27, M. Sihran mendapat kesempatan melepaskan tembakan, tetapi bola masih mampu diblok pemain bertahan Arema.
Garudayaksa akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-34. Brian Rubio melepaskan tembakan yang gagal diamankan dengan sempurna oleh penjaga gawang Arema, Muhammad Adi Satryo.
Hanya dua menit berselang, Jayro Jean mencetak gol kedua Garudayaksa. Gelandang tersebut melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti untuk membawa tuan rumah unggul 2-1 hingga akhir babak pertama.
Baca Juga: Jadwal BRI Super League 16–18 Oktober 2026: Persita vs Persija, Persib vs Persik
Carlos Iury Cetak Gol Setelah Masuk sebagai Pengganti
Milos Joksic melakukan perubahan pada awal babak kedua dengan memasukkan Carlos Iury menggantikan Jayro Jean. Di kubu Arema, Gustavo Franca masuk menggantikan Samuel Otusanya.
Arema mencoba meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan. Marcos Vinicius mendapat sejumlah peluang, sementara Diego Landis juga melepaskan tembakan yang masih mampu diblok pertahanan Garudayaksa.
Pada menit ke-66, Arema memasukkan Mauro Zijlstra menggantikan Gabriel Silva. Garudayaksa juga melakukan pergantian dengan menurunkan Arkhan Kaka sebagai pengganti M. Sihran.
Empat menit kemudian, Carlos Iury memperbesar keunggulan Garudayaksa. Pemain asal Brasil itu melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti yang menembus gawang Arema dan mengubah skor menjadi 3-1.
Arema masih berusaha mencetak gol tambahan. Matheus Blade mendapatkan peluang pada penghujung pertandingan, tetapi tim tamu tidak mampu mengubah kedudukan. Dominik Holec juga melakukan sejumlah penyelamatan penting pada babak kedua.
Statistik resmi I.League mencatat Arema unggul penguasaan bola dengan 53 persen berbanding 47 persen. Namun, Garudayaksa menghasilkan 13 tembakan, delapan di antaranya tepat sasaran. Arema mencatat 11 tembakan dengan lima mengarah ke gawang.
Pertandingan tersebut disaksikan 1.882 penonton. Hasilnya membuat Garudayaksa mencatat satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan dari lima pertandingan, sedangkan Arema memiliki satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan.
Baca Juga: Hasil PSIM vs PSM Makassar 1-2: Juku Eja Menang Meski Bermain 10 Orang
Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Arema FC
Berikut sebelas pemain yang diturunkan sejak awal pertandingan berdasarkan daftar resmi I.League.
Garudayaksa FC (Pelatih: Milos Joksic)
Dominik Holec (kiper); Arif Setiawan, Paulo Ricardo Ferreira, Al Hamra Hehanussa (kapten), Alfriyanto Nico; Christian Frydek, Theo Numberi, Aleksandar Busnic, Jayro Hestefano Jean, M. Sihran; Brian Rubio.
Arema FC (Pelatih: Marcos Santos)
Muhammad Adi Satryo (kiper); Achmad Maulana Syarif, Johan Alfarizi (kapten), Walisson Maia, Diego Landis; Arkhan Fikri, Matheus Blade, Careca; Gabriel Silva, Samuel Otusanya, Marcos Vinicius.









