Bulatan Times – Cristiano Ronaldo menjelaskan alasan ia meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal pada akhir September 2026. Dalam pernyataan yang dirilis 6 Oktober, kapten Portugal itu menyebut Jorge Jesus dua kali tidak menepati kesepakatan yang, menurut versinya, sudah dibuat selama rangkaian UEFA Nations League 2026/2027.
Perselisihan bermula dari rencana pengelolaan menit bermain Ronaldo. Situasi membesar setelah ia hanya duduk di bangku cadangan saat Portugal menang 2-1 atas Norwegia pada 27 September, meski mengaku sudah diminta bersiap tampil sekitar 30 menit.
Jesus belum memberikan jawaban rinci terhadap tudingan tersebut. Setelah membaca pernyataan Ronaldo pada 7 Oktober, pelatih Portugal itu mengatakan akan kembali bekerja di federasi dan tidak menambahkan komentar lain. Sebelumnya, Jesus menyebut masalah tersebut sebagai kesalahpahaman yang masih bisa diselesaikan dan membuka kemungkinan Ronaldo kembali ke tim nasional.
Ronaldo Sempat Mendukung Penunjukan Jorge Jesus
Menurut Ronaldo, hubungan keduanya justru dimulai dengan dukungan penuh. Seusai Piala Dunia 2026, Presiden Federasi Sepak Bola Portugal meminta dirinya mempertimbangkan kembali rencana meninggalkan tim nasional sekaligus menanyakan pendapatnya mengenai calon pelatih baru.
Ronaldo mengatakan ia mendukung nama Jorge Jesus. Setelah Jesus resmi menangani Portugal, keduanya bertemu dan membahas bagaimana menit bermain Ronaldo akan dikelola sepanjang rangkaian pertandingan tim nasional.
Dalam versinya, Jesus sempat mengusulkan agar Ronaldo tidak ikut dalam dua laga tandang melawan Norwegia dan Denmark sebagai bagian dari pengelolaan kondisi fisik. Ronaldo menolak mendapat perlakuan berbeda dengan tidak ikut perjalanan, tetapi prinsip pengaturan beban bermain tetap dipertahankan.
Ronaldo kemudian menjadi starter saat Portugal mengalahkan Wales 1-0 pada 24 September. Ia bermain hingga menit ke-67 sebelum digantikan Gonçalo Ramos.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Tetap Bersama Portugal, Masuk Skuad Pertama Jorge Jesus
Laga Norwegia Menjadi Titik Balik
Situasi berubah menjelang pertandingan melawan Norwegia di Oslo pada 27 September. Ronaldo mengatakan dirinya semula memahami bahwa ia tidak akan dimainkan pada laga tersebut.
Namun pada hari pertandingan, menurut Ronaldo, Jesus menanyakan apakah ia sanggup bermain sekitar 30 menit. Ronaldo menyatakan siap dan kemudian melakukan pemanasan sejak babak kedua.
Portugal akhirnya menang 2-1, tetapi Ronaldo tidak masuk ke lapangan. Selepas pertandingan, Jesus menjelaskan bahwa ia memang sempat mempertimbangkan memainkan sang kapten, tetapi jalannya laga membuatnya mempertahankan opsi lain di lini depan.
Ronaldo meninggalkan lapangan tanpa ikut menyapa pendukung Portugal. Dalam pernyataannya kemudian, ia mengakui tindakan tersebut sebagai kesalahannya sendiri dan meminta maaf kepada para suporter.
Baca Juga: Portugal Menang 2-1 atas Norwegia, Cristiano Ronaldo Tidak Dimainkan
Pertemuan Setelah Laga Tak Menutup Perselisihan
Ronaldo mengatakan pertemuan berikutnya berlangsung sekitar 48 jam setelah pertandingan Norwegia. Pertemuan itu melibatkan dirinya, Jorge Jesus, serta Simão Coutinho yang merupakan direktur olahraga Al Nassr.
Menurut Ronaldo, mereka sepakat bahwa Jesus akan menjelaskan situasi tersebut dalam konferensi pers berikutnya. Poin yang hendak disampaikan antara lain bahwa Ronaldo tidak meminta jatah menit bermain, rencana penggunaan pemain datang dari pelatih, serta keputusan menyuruhnya melakukan pemanasan tanpa kemudian dimainkan dinilai keliru.
Ronaldo juga menyebut sebuah catatan singkat berisi delapan poin disusun setelah pembicaraan tersebut. Ia menegaskan catatan itu tidak berisi tuntutan agar Jesus meminta maaf.
Namun, Ronaldo menilai pernyataan Jesus kepada media setelahnya berbeda dengan pembicaraan pribadi tersebut. Jesus ketika itu mengatakan tidak ada persoalan yang perlu dibesar-besarkan dan membantah Ronaldo menolak berlatih.
Bagi Ronaldo, kejadian itu menjadi kali kedua Jesus tidak memenuhi kesepakatan versi dirinya. Ia kemudian memutuskan meninggalkan kamp Portugal setelah berbicara dengan Presiden FPF.
Federasi mengonfirmasi Ronaldo telah meninggalkan pemusatan latihan. Keputusan tersebut tidak disertai pengumuman pensiun dari tim nasional.
Baca Juga: Tanpa Cristiano Ronaldo, Portugal Menang 4-2 atas Denmark di Kopenhagen
Ronaldo Minta Maaf dan Tetap Buka Peluang Kembali
Dalam pernyataan 6 Oktober, Ronaldo menerima tanggung jawab atas keputusannya meninggalkan rekan-rekan setim. Ia meminta maaf kepada pemain Portugal serta para pendukung dan mengatakan tindakannya layak dinilai oleh federasi.
Ronaldo bahkan menyatakan statusnya sebagai kapten seharusnya tidak menjadi alasan untuk mendapat keringanan jika FPF menjatuhkan sanksi.
Meski hubungan dengan Jesus sedang bermasalah, Ronaldo tidak menyatakan karier internasionalnya berakhir. Ia mengatakan tetap bersedia bermain untuk Portugal apabila berada dalam kondisi fisik yang baik, aktif bersama klub, dan telah menjalani sanksi apa pun yang mungkin dijatuhkan.
Jesus juga belum menutup pintu. Setelah Portugal kembali mengalahkan Norwegia pada 4 Oktober, ia mengatakan Ronaldo masih dapat kembali apabila sang pemain menginginkannya. Pada 7 Oktober, setelah membaca pernyataan panjang Ronaldo, Jesus memilih tidak membahas tudingan tersebut lebih jauh.
Portugal selanjutnya dijadwalkan menghadapi Denmark pada 14 November dan Wales pada 17 November dalam dua pertandingan terakhir fase grup UEFA Nations League 2026/2027.











