Bulatan Times – Veda Ega Pratama mengawali Moto3 Jepang 2026 dengan menempati posisi ke-16 pada Free Practice 1 (FP1) di Mobility Resort Motegi, Jumat, 2 Oktober 2026. Pembalap Honda Team Asia itu terpaut 1,067 detik dari Ryusei Yamanaka yang menjadi pembalap tercepat.
Yamanaka mencatat waktu terbaik 1 menit 55,676 detik pada fase akhir sesi. Pembalap Jepang itu menggeser David Muñoz dari posisi teratas dengan keunggulan tipis 0,033 detik.
Álvaro Carpe mengakhiri FP1 di posisi ketiga, disusul Valentín Perrone. Pemimpin klasemen Moto3, Máximo Quiles, melengkapi lima besar pada sesi pembuka di Motegi.
Baca Juga: Veda Ega Tatap Moto3 Jepang 2026, Motegi Pernah Jadi Tempatnya Menang Dua Kali
Veda Sempat Turun ke Posisi 22
Veda belum langsung menemukan kecepatan terbaik pada fase awal FP1. Selisih waktunya sempat mendekati 2,5 detik dari catatan tercepat saat itu.
Posisinya kemudian turun hingga urutan ke-22. Veda perlahan memperbaiki catatan waktu dan naik ke posisi 17 sebelum menutup sesi di peringkat ke-16.
Hasil tersebut berbeda dengan awal akhir pekannya di Austria. Pada seri sebelumnya, Veda mampu menempati posisi kedelapan di FP1 sebelum akhirnya finis ke-13 dalam balapan utama dan menambah tiga poin.
Baca Juga: Jadwal Moto3 Jepang 2026: Veda Ega Pratama Balapan Minggu Pagi di Motegi
Practice Jadi Sesi Penting untuk Jalur ke Q2
Posisi pada FP1 belum menentukan kelolosan langsung ke Q2. Dalam format Moto3, pembalap harus berada di 14 besar pada sesi Practice agar bisa langsung mengikuti Q2 tanpa lebih dulu melewati Q1.
Motegi sendiri bukan lintasan yang asing bagi Veda. Pembalap berusia 17 tahun itu pernah menyebut Motegi sebagai salah satu sirkuit favoritnya karena karakter lintasannya yang menantang dan teknis.
Veda datang ke Jepang dengan 100 poin dan menempati posisi kedelapan klasemen Moto3 2026. Ia hanya tertinggal satu poin dari Hakim Danish yang berada tepat di atasnya dengan 101 poin.











