Bulatan times- Polda Metro Jaya berhasil mengejutkan masyarakat Indonesia terkait dengan penangkapan seorang pria muda asal Kakas Barat, Sulawesi Utara.
Polisi menduga pria muda dengan inisial WTF (22) tersebut sebagai hacker Bjorka yang selama ini ramai menjadi perbincangan di media sosial.
Bjorka merupakan sosok misterius yang selama ini menjadi perbincangan publik karena kerap kali membocorkan data penting melalui media sosial.
Riwayat Hidup WFT
Berdasarkan pernyataan dari Kombes Vian Yunianto, Wakil Direktur Siber Bareskrim Polri, WFT bukanlah lulusan dari institusi pendidikan formal di bidang IT. Dia bahkan menambahkan bahwa WFT belum menyelesaikan pendidikannya di tingkat SMA.
Diketahui bahwa WFT mengasah kemampuannya dalam bidang teknologi secara mandiri dengan bergabung dalam komunitas online dan forum teknologi.
Penyelidikan polisi juga menunjukkan bahwa faktor ekonomi menjadi salah satu alasan utama WFT melakukan tindakan kejahatan sibernya selama ini.
Polisi menduga bahwa hasil dari kejahatan siber yang WFT lakukan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pribadinya serta membantu keluarganya.
Hal ini mengingat WFT berasal dari latar belakang dengan kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan.
Kasus Hacker Bjorka
Hacker Bjorka memiliki beberapa catatan kasus selama beberapa tahun terakhir, berikut merupakan beberapa kasus tersebut:
Peretasan data milik bank swasta
Peristiwa ini dimulai ketika sebuah bank swasta melaporkan insiden peretasan pada tahun 2023. Bank tersebut menyebut ada sebuah akun dengan nama Bjorka yang menampilkan data nasabah dan mengaku telah membobol hampir lima juta database nasabah bank.
Setelah postingan tersebut, WFT sempat mengekspresikan ancaman bahwa mereka juga akan menyebarkan data tersebut jika tidak ada respons. Namun, polisi mengatakan bahwa upaya pemerasan tersebut belum terwujud karena pihak bank tidak memberikan balasan.
Bjorka mengumumkan pada Maret 2023 bahwa mereka memiliki 19,5 juta data dari BPJS Ketenagakerjaan untuk dijual dengan harga 10 ribu dolar AS, kira-kira senilai 153 juta rupiah, di forum BreachForums.
Lebih lanjut, Bjorka juga merilis sampel data sejumlah 100 ribu yang dapat diunduh secara gratis sebagai bukti.
Transkasi gelap menggunakan kripto
Polisi menduga WFT menjual data ilegal di forum gelap dan melakukan transaksi dengan mata uang kripto sebagai metode pembayaran.
WFT beberapa kali mengubah nama pengguna, mulai dari Bjorka berganti menjadi ‘Skywave’, kemudian menggantinya lagi menjadi ‘Shanny Hunter’ dan akhirnya menjadi ‘opposite6890’. Tujuan utamanya adalah untuk membingungkan jejak dan menghindari deteksi oleh pihak kepolisian.
Selama proses penangkapan, aparat kepolisian berhasil mengumpulkan berbagai bukti digital yang mencakup komputer, telepon genggam, catatan login akun pengguna, beserta data yang menunjukkan adanya upaya akses ilegal dan manipulasi data.
Penangkapan Hacker Bjorka

Polisi melakukan penangkapan terhadap WTF (22) di Desa Totolan, Kakas Barat, Minahasa, Sulawesi Utara pada Selasa (23/9/2025).
AKBP Fian Yunus, yang menjabat sebagai Wakil Direktur Siber di Direktorat Siber Polda Metro Jaya, menyampaikan bahwa timnya telah menjalankan penyelidikan selama periode enam bulan.
Anacaman Hukuman Pidana Hacker Bjorka
Saat ini, WFT telah menjadi tersangka. Beberapa pasal yang menjerat WFT yakni Pasal 46 juncto Pasal 30 dan Pasal 48 juncto Pasal 32 dan Pasal 51 ayat (1) juncto Pasal 35 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). WTF berpotensi mendapatkan hukuman penjara dengan masa tahanan maksimal 12 tahun.
Bjorka Sesungguhnya Masih Bebas?
Tak berselang lama sjeik penangkapan WFT, akun instagram dengan username @bjorkanism masih tampak aktif di media sosial.
Dalam postingan instagram storynya, Bjorkanism mengaku bahwa WFT bukanlah dirinya, melainkan sosok orang lain.
“you think its me? everyone uses my name, but you don’t realize I’m still free, the one who appeared in 2022” tulis Bjorkanism dalam akun instagramnya pada (3/10/2025).
Bukan Hanya mengaku masih bebas, Bjorkanism juga menampilkan sejumlah data dengan logo Badan Gizi Nasional (BGN) di instagram storynya.
Netizen menduga bahwa data tersebut akan menjadi terget Bjorka selanjutnya.







