Bulatan Times – Polda Metro Jaya meminta mahasiswa tidak menggelar aksi penyampaian pendapat di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah lokasi alternatif untuk masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi.
“Polda Metro Jaya sudah memfasilitasi beberapa titik,” kata Budi kepada awak media di lokasi aksi, Selasa (18/8/2026).
Alasan Polda Larang Demo di Bundaran HI
Bundaran HI merupakan kawasan strategis yang menjadi pusat perekonomian, pusat perbelanjaan, dan simpul berbagai moda transportasi. Kawasan ini juga terdapat sejumlah konsulat negara asing.
Budi khawatir aksi penyampaian pendapat di Bundaran HI dapat mengganggu arus lalu lintas dan berdampak terhadap mobilitas masyarakat.
“Apabila terjadi stagnasi arus lalu lintas di wilayah Bundaran HI, ini akan membuat kemacetan sampai Patung Kuda, Semanggi, dan Sudirman,” ucap Budi.
Dampak kemacetan tidak hanya akan dirasakan di sekitar Bundaran HI, tetapi juga berpotensi merambat hingga kawasan Slipi dan Gatot Subroto.
“Ini akan melumpuhkan Jakarta apabila HI digunakan sebagai tempat pelaksanaan penyampaian aspirasi,” kata Budi.
Lokasi Alternatif untuk Demo
Polda Metro Jaya telah menyiapkan beberapa lokasi alternatif untuk penyampaian aspirasi:
1. Untuk Demo di Kawasan DPR dan MPR RI
Massa yang hendak menyampaikan aspirasi di kawasan Gedung DPR dan MPR RI dapat menggunakan lokasi yang telah disiapkan di kawasan tersebut.
2. Untuk Demo di Sekitar Istana Negara
Masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi di sekitar Istana Negara diarahkan ke Silang Monas Selatan.
3. Untuk Demo di Kawasan Senayan
Polisi menyiapkan area parkir Senayan sebagai lokasi penyampaian pendapat.
4. Lokasi di Instansi Pemerintah
Kementerian dan lembaga juga telah menyiapkan lokasi tertentu bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi di masing-masing instansi.
Rekayasa Lalu Lintas Saat Demo
Sebelumnya, polisi melakukan rekayasa lalu lintas saat aksi mahasiswa berlangsung karena sempat terjadi kepadatan arus kendaraan di sekitar lokasi. Petugas membuka jalur busway dan menyiapkan sejumlah jalur alternatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas.
Komitmen Polda Fasilitasi Aspirasi
Budi menegaskan, Polda Metro Jaya tetap memfasilitasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Namun, massa diarahkan untuk menggunakan lokasi yang telah ditentukan guna menghindari gangguan terhadap aktivitas dan mobilitas masyarakat.
“Untuk Bundaran HI, kami mohon maaf, akan memfasilitasi di tempat-tempat lain yang sudah ditentukan,” ujar Budi.






