13 °c
Columbus
12 ° Sen
14 ° Sel
Minggu, Oktober 25, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
Home OTOMOTIF

BYD Setop Impor Mobil Listrik dan Siap Produksi 92 Ribu Unit

Tita by Tita
5 September 2026, 15.19 WIB
in OTOMOTIF
0
Lini perakitan mobil listrik BYD di fasilitas pabrik Subang Jawa Barat

Gambar ilustrasi ai

BULATANTIMES.COM — Pabrikan otomotif raksasa asal Tiongkok resmi memulai babak baru industrialisasi kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Pasalnya, manajemen BYD setop impor mobil listrik utuh menyusul peresmian fasilitas perakitan modern di Subang.

Oleh karena itu, perusahaan kini memusatkan seluruh rantai pasok perakitan kendaraan langsung dari dalam negeri. Penghentian impor ini sekaligus mengaktifkan skema kewajiban kompensasi produksi lokal sesuai regulasi investasi pemerintah.

  • Baca Juga: Daftar Harga Mobil Listrik September 2026 Mulai 300 Jutaan

Keputusan BYD Setop Impor Mobil Listrik Pasca Pabrik Subang Aktif

Awalnya, BYD mendatangkan puluhan ribu unit mobil secara utuh guna membaca respons minat pasar nasional. Penjualan perdana model Dolphin, Atto 3, Seal, hingga MPV M6 mendulang sambutan sangat positif.

Terlebih, pemerintah memberikan fasilitas insentif pembebasan bea masuk dan pajak barang mewah bagi kendaraan impor tersebut. Stimulus fiskal tersebut bertujuan mempercepat pembentukan ekosistem kendaraan rendah emisi di tanah air.

Namun, pabrikan tidak lagi menambah kuota impor setelah fasilitas pabrik perakitan Subang resmi beroperasi. Seluruh pasokan unit baru ke jaringan diler kini murni mengandalkan jalur perakitan lokal.

Bahkan, pabrik berkapasitas 150 ribu unit per tahun tersebut siap memasok kebutuhan pasar domestik.

“Kami telah menyelesaikan pengapalan impor dan kini fokus memproduksi kendaraan secara lokal di Indonesia,” ungkap Luther Panjaitan, dikutip dari Kompas Otomotif.

Kewajiban Perakitan Sembilan Puluh Dua Ribu Unit Kendaraan

Sementara itu, regulasi pemerintah mewajibkan penerima insentif mengganti volume impor melalui hasil produksi lokal. Skema kompensasi satu banding satu menuntut produsen merakit mobil dalam jumlah yang setara.

BYD mencatatkan total impor sebanyak 92.000 unit dari pagu kuota maksimal seratus ribu unit. Angka realisasi tersebut menjadi patokan baku jumlah mobil yang wajib diproduksi secara bertahap.

Selain itu, perusahaan wajib merakit kendaraan dengan jumlah yang sama persis di fasilitas Subang. Kewajiban manufaktur ini menjadi bukti keseriusan produsen menanamkan modal jangka panjang di tanah air.

Lebih lanjut, spesifikasi baterai dan motor penggerak produksi lokal harus mempertahankan standar versi impor.

“Pemerintah mengawasi pemenuhan komitmen produksi agar seimbang dengan fasilitas insentif yang telah dinikmati,” tulis keterangan resmi Kemenperin.

  • Baca Juga: Mitsubishi Pajero Terbaru Resmi Debut, Bawa Mesin Diesel dan 4WD

Tenggat Waktu Kompensasi Regulasi Pemerintah hingga Akhir 2027

Di sisi lain, pemerintah menetapkan batas waktu pemenuhan kewajiban manufaktur hingga tanggal 31 Desember 2027. Produsen memiliki rentang waktu operasional selama dua tahun penuh untuk merampungkan komitmen perakitan.

Pemerintah memegang jaminan bank garansi yang dapat cair apabila produsen gagal memenuhi target volume. Keberadaan instrumen penjaminan keuangan ini menjaga kepatuhan investor terhadap peta jalan industri nasional.

Kendati demikian, manajemen BYD optimistis mampu menuntaskan target perakitan sebelum masa tenggat waktu berakhir. Tren penjualan yang terus melonjak tinggi mempercepat penyerapan unit rakitan lokal ke tangan konsumen.

Dengan demikian, komitmen investasi manufaktur ini memperkuat kemandirian ekosistem industri kendaraan listrik nasional.

Sumber: Kompas, Kemenperin RI, dan BYD Motor Indonesia.

Tags: BYDMobil Listrik

Related Posts

Telapak ban mobil baru dengan tiga garis warna biru, kuning, dan merah memanjang di antara alur ban
OTOMOTIF

Fungsi Garis Warna di Telapak Ban Mobil, Penanda Produksi Bukan Kualitas

Oktober 20, 2026
Ilustrasi tangan memegang kartu Surat Izin Mengemudi golongan C dengan latar berwarna biru.
OTOMOTIF

Sudah Punya SIM Digital, Masih Perlu Bawa SIM Fisik?

Oktober 17, 2026
Ilustrasi mesin mobil overheat mengeluarkan uap saat kap mesin dibuka di pinggir jalan.
OTOMOTIF

Cara Mencegah Mesin Mobil Overheat, Periksa Coolant, Selang, dan Kipas Radiator

Oktober 14, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Marc Marquez memakai seragam balap Ducati merah dan topi biru, berjongkok sambil menggigit medali di depan penonton.

Hasil Sprint MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Martin Jatuh

Oktober 24, 2026
Tangan memegang beberapa emas batangan Logam Mulia dalam kemasan putih dengan latar belakang cokelat

Harga Emas Hari Ini 24 Oktober 2026: Antam Rp. 2.579.000, UBS dan Galeri24 Lebih Rendah

Oktober 24, 2026
Pekerja mengaplikasikan pelapis epoxy pada lantai beton

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Oktober 24, 2026
Kolase ilustrasi enam lantai epoxy di garasi, pabrik, gudang, ramp antiselip, lobi komersial, dan ruang kerja elektronik

Jenis-Jenis Epoxy Lantai dan Fungsinya untuk Gudang, Garasi, dan Pabrik

Oktober 24, 2026
Veda Ega Pratama mengenakan seragam Honda Team Asia dan berpose bersama anggota tim di belakang papan nomor satu setelah meraih pole position Moto3.

Cuaca Buruk Batalkan Moto3 dan Moto2 Australia 2026, MotoGP Ditunda

Marco Bezzecchi mengenakan seragam balap Aprilia Racing dan berbicara dengan sejumlah anggota tim.

Bezzecchi Sebut Peluang Juara Jorge Martin Belum Habis meski Cedera

Marc Marquez memakai seragam balap Ducati merah dan topi biru, berjongkok sambil menggigit medali di depan penonton.

Hasil Sprint MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Martin Jatuh

Tangkapan layar kualifikasi Moto3 Australia yang menampilkan Veda Ega Pratama di lintasan dan grafis catatan waktu 1 menit 35,299 detik.

Veda Ega Raih Pole Position Moto3 Australia 2026, Cetak Sejarah Indonesia

Veda Ega Pratama mengenakan seragam Honda Team Asia dan berpose bersama anggota tim di belakang papan nomor satu setelah meraih pole position Moto3.

Cuaca Buruk Batalkan Moto3 dan Moto2 Australia 2026, MotoGP Ditunda

Oktober 25, 2026
Marco Bezzecchi mengenakan seragam balap Aprilia Racing dan berbicara dengan sejumlah anggota tim.

Bezzecchi Sebut Peluang Juara Jorge Martin Belum Habis meski Cedera

Oktober 25, 2026
Marc Marquez memakai seragam balap Ducati merah dan topi biru, berjongkok sambil menggigit medali di depan penonton.

Hasil Sprint MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Martin Jatuh

Oktober 24, 2026
Tangkapan layar kualifikasi Moto3 Australia yang menampilkan Veda Ega Pratama di lintasan dan grafis catatan waktu 1 menit 35,299 detik.

Veda Ega Raih Pole Position Moto3 Australia 2026, Cetak Sejarah Indonesia

Oktober 24, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times