Bulatan Times – Aprilia mendapat dukungan tak terduga dari dua pembalap rival menjelang MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok. Luca Marini dari Honda dan Pedro Acosta dari KTM sama-sama menilai pabrikan Italia tersebut sebagai kandidat terkuat untuk bersaing memperebutkan kemenangan akhir pekan ini.
Marini bahkan memperkirakan keempat pembalap Aprilia akan sangat sulit dikalahkan di Mandalika. Sementara itu, Acosta menyebut Aprilia sebagai unggulan paling jelas sebelum rangkaian balapan dimulai.
Prediksi tersebut disampaikan menjelang MotoGP Indonesia pada 9–11 Oktober 2026. Aprilia akan menurunkan Jorge Martin dan Marco Bezzecchi melalui tim pabrikan, sedangkan Raul Fernandez dan Ai Ogura membela SuperFile Trackhouse MotoGP Team.
Baca Juga: Trackhouse Rilis Livery Gulf Terinspirasi Ford GT40 untuk MotoGP Mandalika 2026
Performa Aprilia di Mandalika 2025 Jadi Pertimbangan
Penilaian Marini dan Acosta tidak terlepas dari penampilan Aprilia pada MotoGP Indonesia musim lalu. Saat itu, hanya Bezzecchi dan Fernandez yang mengikuti balapan bersama motor Aprilia RS-GP karena Martin dan Ogura absen akibat cedera.
Meski hanya menurunkan dua pembalap, Aprilia mampu tampil kuat sejak kualifikasi. Bezzecchi merebut pole position, sementara Fernandez mengamankan posisi start ketiga.
Keduanya kemudian meraih podium Sprint. Bezzecchi memenangkan balapan pendek tersebut setelah menyalip Fermin Aldeguer pada lap terakhir, sedangkan Fernandez finis ketiga.
Dalam wawancara yang dikutip dari Crash.net, Marini menilai peningkatan performa para pesaing akan membuatnya lebih sulit mengulangi persaingan memperebutkan podium seperti tahun lalu.
Pembalap Honda itu menganggap finis di tujuh besar sudah menjadi hasil yang sangat baik. Ia juga memperhitungkan ancaman Marc Marquez dan sejumlah pembalap Ducati yang dinilainya tetap kuat.
Acosta memiliki pandangan serupa mengenai Aprilia. Pembalap KTM tersebut menyoroti kecepatan Bezzecchi sepanjang akhir pekan Mandalika 2025, ketika pembalap Italia itu menjadi salah satu kandidat utama pemenang Grand Prix.
Namun, dominasi kecepatan tersebut tidak berakhir dengan kemenangan dalam balapan utama. Bezzecchi bertabrakan dengan Marc Marquez pada lap pertama sehingga keduanya gagal finis.
Fermin Aldeguer akhirnya memenangkan Grand Prix Indonesia 2025 bersama Gresini Ducati, diikuti Acosta pada posisi kedua dan Alex Marquez di urutan ketiga.
Baca Juga: MotoGP Indonesia 2026: Marquez Bicara Soal Belum Pernah Finis di Mandalika
Empat Pembalap Aprilia Siap Bersaing
Situasi Aprilia berbeda pada musim 2026 karena keempat pembalapnya dijadwalkan turun di Mandalika.
Acosta menilai ketersediaan empat pembalap tersebut memperkuat peluang Aprilia. Ia juga menyoroti perkembangan Martin yang kembali bersaing memperebutkan gelar dunia setelah menunjukkan peningkatan performa dalam beberapa seri terakhir.
Martin datang ke Indonesia sebagai pemimpin klasemen MotoGP 2026 dengan 333 poin. Marc Marquez menempati posisi kedua dengan 331 poin setelah memenangkan Sprint dan balapan utama GP Jepang.
Bezzecchi berada di posisi ketiga dengan 284 poin. Dua pembalap Trackhouse Aprilia juga menempati tujuh besar klasemen, yakni Ogura di posisi kelima dengan 237 poin dan Fernandez di urutan ketujuh dengan 216 poin.
Baca Juga: Klasemen MotoGP 2026 Setelah GP Jepang: Jorge Martin Cuma Unggul 2 Poin atas Marc Marquez
Bagi Martin, Mandalika menjadi kesempatan mempertahankan keunggulan tipis atas Marquez. Pembalap Spanyol itu pernah memenangkan Grand Prix Indonesia 2024 saat masih memperkuat Ducati.
Sementara itu, Marquez belum pernah menyelesaikan balapan utama MotoGP di Mandalika sejak sirkuit tersebut masuk kalender pada 2022.
Rangkaian MotoGP Mandalika 2026 dimulai dengan latihan bebas pada Jumat (9/10/2026). Sprint dijadwalkan berlangsung Sabtu (10/10/2026) pukul 14.00 WIB, sedangkan balapan utama digelar Minggu (11/10/2026) pada pukul yang sama.











