21 °c
Columbus
22 ° Rab
17 ° Kam
Selasa, Oktober 13, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home TEKNO & SAINS

AI Dilaporkan Beraksi Sendiri dalam Serangan Siber ke Pemerintah Taiwan

Angga Rian Pramana Putra by Angga Rian Pramana Putra
20 Agustus 2026, 11.53 WIB
in TEKNO & SAINS
0
AI Dilaporkan Beraksi Sendiri dalam Serangan Siber ke Pemerintah Taiwan

Gambar Ilustrasi

BULATANTIMES.COM – Dunia keamanan siber menghadapi perkembangan baru setelah sebuah serangan terhadap sistem pemerintah Taiwan dilaporkan menggunakan agen kecerdasan buatan (AI) yang mampu menjalankan berbagai tahapan serangan dengan tingkat otomatisasi tinggi.

Serangan tersebut terjadi pada Juli 2026 dan menyasar sejumlah lembaga pemerintah Taiwan. Otoritas Taiwan mengonfirmasi adanya serangan siber berbantuan AI yang berasal dari luar negeri.

Kasus ini menjadi perhatian karena perusahaan keamanan siber Dream menyebut operasi tersebut sebagai salah satu contoh pertama serangan siber terhadap pemerintahan yang menggunakan AI secara nyaris otonom.

AI Digunakan untuk Menjalankan Serangan

Menurut laporan investigasi yang dikutip sejumlah media internasional, pelaku menggunakan beberapa agen AI untuk membantu menjalankan operasi siber.

Agen tersebut dilaporkan dapat melakukan pengintaian jaringan, mencari kredensial, menganalisis sistem, menemukan celah keamanan, serta menentukan langkah berikutnya ketika metode serangan tertentu tidak berhasil.

Dengan sistem tersebut, AI tidak hanya digunakan sebagai alat bantu untuk mencari informasi, tetapi juga dapat menjalankan sejumlah proses serangan secara otomatis.

Meski demikian, laporan mengenai serangan tersebut tetap menunjukkan adanya peran manusia dalam menentukan tujuan dan mengoperasikan keseluruhan kampanye.

85 Akun Pemerintah Diduga Berhasil Dikompromikan

Investigasi perusahaan keamanan Dream menyebut serangan berlangsung selama sekitar empat hari.

Dalam periode tersebut, sistem berbasis AI dilaporkan menyasar 21 sistem pemerintahan dan berhasil mengompromikan sekitar 85 akun pengguna pemerintah.

Pelaku juga disebut berhasil memperoleh sekitar 2.500 catatan personel.

Setelah melakukan penetrasi awal, operasi kemudian dilanjutkan dengan menyasar sejumlah infrastruktur penting lainnya, termasuk lembaga yang berkaitan dengan keselamatan nuklir dan perusahaan energi.

Serangan Berlangsung dengan Tingkat Otomatisasi Tinggi

Salah satu hal yang membuat kasus ini berbeda dari serangan siber konvensional adalah kemampuan agen AI untuk bekerja secara paralel dan menyesuaikan strategi berdasarkan hasil yang ditemukan.

Dalam serangan tradisional, peretas biasanya harus melakukan banyak tahapan secara manual. Namun, agen AI dapat membantu mengotomatisasi proses pencarian target, analisis kerentanan, hingga menentukan jalur serangan berikutnya.

Baca Juga: Cara Membuat Website untuk Pemula

Hal tersebut membuat satu kelompok peretas berpotensi menjalankan operasi dalam skala yang jauh lebih besar dengan waktu dan tenaga manusia yang lebih sedikit.

Taiwan Konfirmasi Serangan Berasal dari Luar Negeri

Kementerian Urusan Digital Taiwan sebelumnya menyatakan bahwa lembaga pemerintah mereka menjadi sasaran serangan siber yang tidak biasa.

Serangan tersebut terdeteksi pada Juli 2026 dan disebut berasal dari luar Taiwan.

Baca Juga: Apa Itu Domain? Pengertian Domain dan Jenis-Jenisnya

Otoritas Taiwan tidak secara resmi menyatakan bahwa pemerintah China berada di balik serangan tersebut. Namun, sejumlah laporan keamanan siber menyebut adanya indikasi penggunaan bahasa Mandarin Sederhana dalam materi internal yang berkaitan dengan operasi tersebut.

Karena itu, dugaan keterkaitan dengan kelompok yang berbasis di China masih perlu diperlakukan sebagai dugaan dan bukan fakta yang telah dikonfirmasi.

Ancaman Baru bagi Keamanan Siber

Kasus Taiwan menunjukkan bagaimana perkembangan AI dapat mengubah cara serangan siber dilakukan.

Jika sebelumnya AI lebih banyak digunakan untuk membantu manusia melakukan pekerjaan tertentu, agen AI kini dapat digunakan untuk menjalankan rangkaian tugas yang lebih kompleks secara otomatis.

Kondisi tersebut menjadi tantangan baru bagi pemerintah, perusahaan, dan organisasi yang mengelola data penting.

Keamanan identitas, pemantauan aktivitas jaringan, serta kemampuan mendeteksi perilaku yang tidak biasa menjadi semakin penting untuk menghadapi ancaman berbasis AI.

Kasus di Taiwan juga menjadi peringatan bahwa perkembangan AI tidak hanya membawa manfaat bagi sektor teknologi, tetapi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan serangan siber.

Sumber: Kompas.com, Reuters, Financial Times, dan Dream.

Tags: AIartificial intelligenceCybersecuritySerangan SiberTaiwanTeknologi
Angga Rian Pramana Putra

Angga Rian Pramana Putra

Related Posts

Grafis berwarna hijau terang dengan tulisan Microsoft-Decision-1, titik-titik bernomor dan garis penghubung
TEKNO & SAINS

Microsoft Kenalkan AI Decision-1, Klaim 35 Kali Lebih Cepat dari GPT-6 Sol

Oktober 13, 2026
Ilustrasi gerhana Matahari total di langit saat senja, dengan piringan Matahari tertutup Bulan
TEKNO & SAINS

Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2027 Jadi yang Terlama Kedua Abad Ini

Oktober 12, 2026
Bagian belakang ponsel berlogo Samsung berwarna biru dengan tiga kamera yang diletakkan di atas meja
TEKNO & SAINS

Bocoran Harga Samsung Galaxy S27 Mulai Rp. 16 Jutaan, Varian Pro Ikut Dirumorkan

Oktober 10, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ilustrasi gerhana Matahari total di langit saat senja, dengan piringan Matahari tertutup Bulan

Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2027 Jadi yang Terlama Kedua Abad Ini

Oktober 12, 2026
Ruben Onsu dan Sarwendah berpose bersama di tempat duduk berlatar suasana malam

Rekaman Video Call Ruben Onsu Diunggah Tanpa Blur, Pihak Sarwendah Bantah Rekayasa

Oktober 13, 2026
Pria berkemeja merah dan berpeci hitam berbicara melalui mikrofon sambil mengangkat tangan di depan podium

Koalisi Lampung–Sumsel Tolak Proyek Panas Bumi Suoh–Sekincau dan Danau Ranau

Oktober 11, 2026
Ilustrasi tumpukan emas batangan berwarna kuning keemasan dengan cap kemurnian dan berat

Harga Emas Hari Ini 12 Oktober 2026: Antam Naik Rp. 2.000 Jadi Rp. 2.594.000

Oktober 12, 2026
Pisang bolen panggang berwarna keemasan di atas piring, dengan potongan yang memperlihatkan isian pisang dan cokelat

Resep Pisang Bolen Cokelat Keju, Kulit Renyah Berlapis

Ilustrasi perempuan penyihir berambut putih memegang tongkat berkilau biru, dikelilingi sosok kerangka di reruntuhan fantasi

Asal Usul Vexana di Mobile Legends

Ruben Onsu dan Sarwendah berpose bersama di tempat duduk berlatar suasana malam

Rekaman Video Call Ruben Onsu Diunggah Tanpa Blur, Pihak Sarwendah Bantah Rekayasa

Pembalap Red Bull KTM mengenakan topi biru tua dan kemeja tim oranye-biru dengan latar merah

Pedro Acosta Kritik Denda €5.000 untuk Pembalap Absen Acara Promosi MotoGP

Pisang bolen panggang berwarna keemasan di atas piring, dengan potongan yang memperlihatkan isian pisang dan cokelat

Resep Pisang Bolen Cokelat Keju, Kulit Renyah Berlapis

Oktober 13, 2026
Ilustrasi perempuan penyihir berambut putih memegang tongkat berkilau biru, dikelilingi sosok kerangka di reruntuhan fantasi

Asal Usul Vexana di Mobile Legends

Oktober 13, 2026
Ruben Onsu dan Sarwendah berpose bersama di tempat duduk berlatar suasana malam

Rekaman Video Call Ruben Onsu Diunggah Tanpa Blur, Pihak Sarwendah Bantah Rekayasa

Oktober 13, 2026
Pembalap Red Bull KTM mengenakan topi biru tua dan kemeja tim oranye-biru dengan latar merah

Pedro Acosta Kritik Denda €5.000 untuk Pembalap Absen Acara Promosi MotoGP

Oktober 13, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times