JAKARTA, BULATAN TIMES – Kapasitas baterai iPhone Duo akhirnya terungkap menjelang penjualan perdana ponsel lipat Apple pada 23 Oktober 2026. Perangkat tersebut memiliki baterai berkapasitas total 4.883 mAh yang terbagi dalam dua sel, masing-masing ditempatkan pada sisi berbeda dari bodi lipatnya.
Angka kapasitas tersebut tercantum dalam label energi Uni Eropa untuk iPhone Duo model A3720. Sebelumnya, Apple hanya mengumumkan perkiraan daya tahan perangkat tanpa merinci kapasitas baterainya dalam satuan miliampere-jam (mAh).
Dengan kapasitas 4.883 mAh, iPhone Duo berada di antara iPhone 18 Pro yang memiliki baterai 4.288 mAh dan iPhone 18 Pro Max dengan kapasitas 5.567 mAh.
Meski kapasitasnya lebih kecil daripada model Pro Max, iPhone Duo menggunakan rancangan baterai khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan dua layar dan konstruksi bodi lipat.
Mengapa iPhone Duo Menggunakan Dua Sel Baterai?
Apple merancang sistem baterai iPhone Duo dengan menempatkan satu sel pada masing-masing sisi perangkat.
Susunan tersebut memungkinkan perusahaan memanfaatkan ruang internal secara lebih efisien tanpa harus menggunakan satu baterai berukuran besar pada salah satu bagian bodi.
Ketika ponsel dilipat, kedua bagian perangkat tetap terhubung melalui sistem daya yang bekerja sebagai satu kesatuan.
Apple menggunakan pengelolaan energi berbasis perangkat keras dan perangkat lunak agar kedua baterai dapat memasok daya sesuai kebutuhan.
Rancangan tersebut mendukung bodi iPhone Duo yang memiliki ketebalan 5,2 milimeter ketika dibuka dan 11,3 milimeter saat dilipat.
Perangkat ini juga tidak menyediakan slot kartu SIM fisik dan sepenuhnya mengandalkan eSIM. Penghapusan komponen SIM fisik membantu menyediakan ruang internal tambahan bagi sistem baterai.
Berapa Lama Baterai iPhone Duo Bertahan?
Apple mencantumkan sejumlah perkiraan daya tahan baterai berdasarkan jenis penggunaan layar.
Untuk pemutaran video menggunakan layar luar berukuran 5,4 inci, iPhone Duo diklaim mampu bertahan hingga 44 jam.
Ketika menggunakan layar utama bagian dalam berukuran 7,6 inci, durasi pemutaran video berkurang menjadi maksimal 31 jam.
Sementara itu, Apple menyebut daya tahan penggunaan umum mencapai 24 jam dalam sekali pengisian daya, dengan asumsi kedua layar digunakan secara seimbang.
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa penggunaan layar utama yang lebih besar membutuhkan pengelolaan energi berbeda dibandingkan layar luar.
Namun, angka daya tahan yang diumumkan Apple berasal dari pengujian dengan kondisi tertentu. Penggunaan kamera, permainan, jaringan seluler, tingkat kecerahan layar, dan aplikasi yang berjalan dapat memengaruhi konsumsi baterai sehari-hari.
Baca Juga: iPhone Duo Segera Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi dan Perkiraan Harganya
Mendukung Pengisian Cepat, Baterai 50 Persen dalam 20 Menit
Selain kapasitas baterai, iPhone Duo mendukung pengisian daya cepat melalui koneksi USB-C dan pengisian nirkabel.
Apple mengklaim baterai dapat terisi hingga 50 persen dalam waktu sekitar 20 menit menggunakan adaptor yang mendukung daya minimal 60 watt dan kabel USB-C.
Untuk pengisian nirkabel melalui MagSafe, kapasitas 50 persen dapat dicapai dalam sekitar 30 menit menggunakan adaptor 35 watt atau lebih tinggi.
Kedua adaptor tersebut dijual terpisah, sehingga pengguna perlu memperhatikan kompatibilitas aksesori untuk mendapatkan kecepatan pengisian yang sesuai.
Dalam label energi Uni Eropa, iPhone Duo memperoleh peringkat efisiensi energi A. Perangkat ini juga tercatat memiliki ketahanan baterai 1.000 siklus pengisian menurut pengujian regulasi.
Baterainya tidak dirancang untuk diganti sendiri oleh pengguna.
Baca Juga: Stok Awal Preorder iPhone Duo Ludes, Pengiriman Mundur ke 2027
Apple menjadwalkan penjualan perdana iPhone Duo pada Jumat (23/10/2026) di sejumlah pasar internasional. Untuk Indonesia, jadwal ketersediaan dan harga jual resminya masih menunggu pengumuman lebih lanjut.










