• Pedoman Media Siber
  • Indeks
  • Kebijakan Privasi
Minggu, Oktober 12, 2025
  • Login
Bulatan Times
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • FOOD & TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • FOOD & TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home HEALTH

Resiko Sering Konsumsi Fast Food

admin by admin
Oktober 6, 2025
in HEALTH
0
makanan cepat saji

Gambar ilustrasi makanan cepat saji. Sumber gambar: partstown.com

1
SHARES
15
VIEWS

Bulatan Times –Mengonsumsi makanan cepat sajiatau makanan tidak sehat secara sering dapat menyebabkan individu mengalami penurunan daya ingat dengan cepat.

Riset terkini yang dilakukan oleh University of Sydney mengindikasikan bahwa pola konsumsi makanan yang kaya akan lemak dan gula dapat mengganggu fungsi otak. Ini terutama pada area yang bertanggung jawab dalam memori dan orientasi arah.

RelatedPosts

Berbagai Manfaat Bunga Telang

Apa Itu Vasektomi dan Arti Dari Vasektomi

Manfaat Rebusan Jahe dan Kunyit

“Kita sudah lama tahu jika mengonsumsi terlalu banyak gula olahan dan lemak jenuh bisa meningkatkan risiko obesitas, penyakit metabolik, penyakit kardiovaskular, dan beberapa jenis kanker. Semua orang juga tahu kebiasaan makan yang tidak sehat dapat mempercepat timbulnya penurunan kognitif terkait usia. Ini terutama pada orang dewasa tengah dan lanjut usia,” jelas pemimpin studi ini, Dr. Dominic Tran dari Faculty of Science’s School of Psychology, melansir Science Daily, Sabtu (4/10/2025).

Tran menambahkan, studi ini menunjukkan bahwa pola makan mempunyai peran penting dalam kesehatan otak selama masa awal kedewasaan. Ini adalah suatu waktu di mana fungsi kognitif biasanya masih dalam kondisi baik.

Penelitian ini, yang diterbitkan dalam jurnal International Journal of Obesity, mengevaluasi korelasi antara pola konsumsi tinggi lemak dan tinggi gula (dikenal juga sebagai HFHS) dengan kemampuan otak untuk melakukan navigasi spasial.

Studi mengenai efek konsumsi fast food secara rutin terhadap otak

Dalam studi ini, 55 mahasiswa yang berusia antara 18 hingga 38 tahun turut serta. Mereka ditugaskan untuk menyelesaikan kuesioner yang berkaitan dengan pola konsumsi makanan mereka sehari-hari, termasuk makanan tinggi gula dan berlemak tinggi.

Setelahnya, diharapkan para peserta untuk melalui tes memori dan navigasi menggunakan realitas maya.

Dalam simulasi itu, peserta dituntut untuk mencari harta karun dalam labirin virtual sampai dengan enam kali. Titik awal dan tempat harta karun berada tetap tidak berubah dalam setiap percobaannya.

Orang-orang yang sering mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak dan gula yang tinggi, cenderung memiliki kesulitan yang lebih sering dalam mengenang letak harta. Ini dibandingkan dengan orang-orang yang jarang mengonsumsi jenis makanan tersebut.

Dalam uji coba yang ketujuh, tempat harta karun dihilangkan dari peta dan para peserta ditugaskan untuk menandainya berdasarkan memori mereka. Ternyata, peserta yang biasa mengkonsumsi makanan cepat saji dan makanan manis cenderung lebih sering melakukan kesalahan dalam menentukan lokasi tersebut.

Tran menjelaskan bahwa makanan cepat saji yang kaya akan lemak jenuh dan gula dapat mempengaruhi fungsi hipokampus. Bagian otak ini berperan penting dalam memori dan penentuan arah.

Apakah kerusakan memori yang terjadi akibat sering mengonsumsi makanan cepat saji dapat dipulihkan?

Situasi ini tidak bersifat tetap. Jika Anda mulai mengurangi asupan fast food dan meningkatkan konsumsi makanan sehat, termasuk sayuran, buah, serta protein yang seimbang, fungsi otak dapat dipulihkan.

“Kabar bagusnya, kami sangat yakin ini mudah dipulihkan. Perubahan pola makan mampu meningkatkan kesehatan hipokampus. Kemampuan kita untuk menavigasi lingkungan sekitar juga dapat kembali. Ini terutama ketika saat kita menjelajahi kota baru atau mempelajari rute pulang yang baru,” ujarnya. 

Ia mengungkapkan, ada kemungkinan hasil penelitian ini akan lebih signifikan jika diaplikasikan pada populasi yang lebih luas.

Alasan peneliti memilih mahasiswa sebagai subjek penelitian karena mereka umumnya memiliki gaya hidup yang lebih sehat. Ini dibandingkan dengan masyarakat pada umumnya.

Via: Kompas
Tags: Fast FoodGulaKesehatanLemakMakanan Cepat SajiObesitas
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cara Dapat Robux Gratis

Cara Dapat Robux Gratis dengan Aman, Update Terbaru 2025!!

Oktober 11, 2025
Hack HP Android

5 Hack HP Android yang Wajib Kamu Tahu di 2025

Oktober 11, 2025
Harga Emas Antam Naik

Harga Emas Antam Naik 0,22% per 11 Oktober 2025, Semua Ukuran Ikut Menguat!!

Oktober 11, 2025
Bunga Telang

Berbagai Manfaat Bunga Telang

Oktober 11, 2025
inflasi

5 Investasi Terbaik sebagai Strategi Menghadapi Inflasi!

Pantai lampung

7 Wisata Pantai di Lampung yang Wajib dikunjungi!

Harga Emas Antam Naik

Harga Emas Antam Naik 0,22% per 11 Oktober 2025, Semua Ukuran Ikut Menguat!!

Cara Dapat Robux Gratis

Cara Dapat Robux Gratis dengan Aman, Update Terbaru 2025!!

inflasi

5 Investasi Terbaik sebagai Strategi Menghadapi Inflasi!

Oktober 12, 2025
Pantai lampung

7 Wisata Pantai di Lampung yang Wajib dikunjungi!

Oktober 11, 2025
Harga Emas Antam Naik

Harga Emas Antam Naik 0,22% per 11 Oktober 2025, Semua Ukuran Ikut Menguat!!

Oktober 11, 2025
Cara Dapat Robux Gratis

Cara Dapat Robux Gratis dengan Aman, Update Terbaru 2025!!

Oktober 11, 2025

Tentang Kami

BulatanTImes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Kategori

  • BISNIS
  • BOLA
  • DUNIA
  • ENTERTAINMENT
  • FOOD & TRAVEL
  • HEALTH
  • MOTOGP
  • NASIONAL
  • NEWS
  • SPORT
  • TEKNO & SAINS

Newsletter

© 2024 BulatanTimes.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • FOOD & TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT

© 2025 Bulatan Times