Bulatan times- Ammar zoni selaku mantan aktor terkenal kini kembali menarik perhatian publik setelah banyak beredar informasi pemindahannya ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan.
Tempat penahanan Ammar Zoni sebelumnya yaitu berada di Lapas Cipinang, Jakarta Barat.
Pada Kamis (15/10/2025) Direktorat Jendral Pemasyarakatan (Ditjenpas) resmi memindahkan Ammar Zoni ke Lapas Nusakambangan.
Alasan Pemindahan Lapas Ammar Zoni

Rika Aprianti, Kasubdit Kerja Sama Ditjenpas, mengonfirmasi bahwa terdapat alasan yang kuat di balik pemindahan Ammar Zoni.
Saat ini Ammar masuk ke dalam golongan tahanan berisiko tinggi atau high risk, sehingga memerlukan pengawasan dan pembinaan yang lebih intensif.
Rika menjelaskan bahwa pemindahan tersebut merupakan langkah strategis pemerintah dalam upaya memperkokoh sistem keamanan penjara sekaligus melawan peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan.
Tidak hanya Ammar Zoni, terdapat lima warga binaan lain yang juga dipindahkan ke Nusakambangan pada hari Kamis (15/10/2025).
Mereka tiba di Nusakambangan sekitar pukul 07.43 WIB.
Nusakambangan sampai saat ini merupakan lapas dengan tingkat keamanan yang paling tinggi di Indonesia.
Narapidana tingkat tinggi yang terjerat kasus narkoba, terorisme, ataupun kasus berat lainnya akan mendapatkan pengawasan yang sangat ketat, sehingga tidak dapat melakukan kejahatan lagi di balik jeruji besi.
Dugaan Peredaran Narkoba oleh Ammar Zoni
Pemindahan Ammar Zoni ke Nusakambangan bersebab karena adanya dugaan peredaran narkoba.
Dugaan pengedaran narkoba tersebut terjadi di Rutan Salemba, Jakarta.
Berdasarkan hal tersebut, pemindahan Ammar Zoni ke Nusakambangan menjadi salah satu upaya mewujudkan program “Zero Narkoba di Lapas dan Rutan”.
Proses Pemindahan Ammar Zoni ke Nusakambangan

Pemindahan Ammar Zoni ke Nusakambangan bersama lima warga binaan lainnya terjadi pada dini hari.
Keamanan berlapis dikerahkan pada proses pemindahan enam narapidana ini ke Nusakambangan.
Saat ini Ammarr Zoni telah resmi menempati Lapas Super Maxium Security di Nusakambangan.
Dengan keamanan yang super ketat tersebut, para pelaku kejahatan tingkat tinggi kemungkinan besar tidak dapat menjalankan kejahatannya kembali.
Saat ini, terdapat lebih dari 1.500 warga binaan yang telah ditempatkan di Nusakambangan untuk mendapatkan penjagaan dan pembinaan intensif.





