BULATAN TIMES – Hanabi merupakan hero Marksman dalam Mobile Legends: Bang Bang yang berasal dari Scarlet Sect, salah satu kelompok ninja di wilayah Cadia Riverlands. Di balik kemampuannya menggunakan Higanbana, Hanabi menyimpan kisah tentang ambisi menjadi ninja terkuat, persaingan dengan Hayabusa, dan perjuangan melawan kekuatan yang hampir merenggut jiwanya.
Sejak kecil, Hanabi dipersiapkan menjadi penerus pemimpin Scarlet Sect. Bakatnya membuat ia mendapatkan kepercayaan besar dari kelompoknya, tetapi tanggung jawab tersebut juga menuntutnya untuk tidak menerima kekalahan.
Kehidupannya mulai berubah setelah bertemu Hayabusa, ninja dari Shadow Sect yang berkali-kali berhasil mengalahkannya. Persaingan keduanya kemudian berkembang menjadi hubungan dekat sebelum pengkhianatan Hanzo membawa mereka menghadapi ancaman yang jauh lebih besar.
Hanabi Adalah Pewaris Scarlet Sect
Hanabi lahir dan dibesarkan di Scarlet Shadow, sebuah komunitas ninja yang berada di kawasan pegunungan Cadia Riverlands.
Wilayah tersebut menjadi tempat berkembangnya dua kelompok ninja, yakni Scarlet Sect dan Shadow Sect. Keduanya memiliki perbedaan dalam mempelajari serta menggunakan ninjutsu, seni bertarung yang menggabungkan latihan fisik dan teknik khusus.
Scarlet Sect mengutamakan penggunaan senjata dan perlengkapan ninja, sedangkan Shadow Sect lebih menekankan penguasaan ninjutsu melalui latihan tubuh dan pikiran.
Hanabi merupakan putri sulung pemimpin tertinggi Scarlet Sect. Sejak kecil, ia menunjukkan kemampuan bertarung yang melampaui banyak ninja seusianya.
Sebagai calon penerus, Hanabi harus mempertahankan kehormatan kelompoknya. Setiap kemenangan dianggap sebagai bukti bahwa Scarlet Sect memiliki kemampuan yang tidak kalah dari Shadow Sect.
Tekanan tersebut membuat Hanabi tumbuh menjadi sosok yang sangat kompetitif. Ia berlatih tanpa henti dan berusaha membuktikan bahwa dirinya layak menjadi pemimpin.
Namun, kemampuan bertarung bukan satu-satunya hal yang menentukan masa depannya.
Higanbana Memilih Hanabi sejak Usia Tujuh Tahun
Ketika berusia tujuh tahun, Hanabi secara tidak sengaja membangkitkan kekuatan Higanbana, salah satu dari tujuh senjata besar yang diwariskan dalam sejarah Scarlet Shadow.
Peristiwa itu membuat orang-orang di sekitarnya percaya bahwa Hanabi memiliki kemampuan untuk menjadi penerus Scarlet Sect.
Meski mendapat sambutan dan pujian, pengalaman tersebut meninggalkan ketakutan dalam dirinya.
Sejak kejadian itu, Hanabi kerap bermimpi berada di sebuah sungai gelap yang diselimuti kabut. Di kejauhan terlihat bunga Higanbana berwarna merah menyala, tetapi ia tidak pernah berhasil mencapai tempat bunga tersebut tumbuh.
Mimpi itu berkaitan dengan dunia spiritual yang tersimpan di dalam Higanbana.
Senjata tersebut mempunyai kekuatan besar, tetapi tidak mudah dikendalikan. Hanabi menyadari bahwa dirinya harus menjadi lebih kuat sebelum mampu menguasainya sepenuhnya.
Keinginan tersebut kemudian menjadi salah satu alasan Hanabi terus meningkatkan kemampuan dan berusaha mengalahkan setiap lawan yang dihadapinya.
Persaingan Hanabi dan Hayabusa
Hayabusa datang ke Scarlet Sect sebagai bagian dari hubungan antara dua kelompok ninja yang selama bertahun-tahun bersaing.
Meski berasal dari Shadow Sect, Hayabusa menunjukkan bakat luar biasa dalam menggunakan perlengkapan ninja. Kemampuannya membuat Hanabi tertarik untuk menguji kekuatannya.
Hanabi yang sebelumnya terbiasa menang akhirnya mengalami kekalahan saat bertanding melawan Hayabusa.
Ia tidak dapat menerima hasil tersebut dan terus menantang Hayabusa dalam berbagai latihan.
Pertarungan keduanya berlangsung di berbagai tempat di Scarlet Shadow, mulai dari kawasan hutan hingga atap bangunan tempat para ninja berlatih.
Hayabusa tetap menjadi lawan yang sulit dikalahkan. Namun, Hanabi tidak menyerah dan menjadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan meningkatkan kemampuannya.
Seiring waktu, hubungan mereka tidak lagi sebatas persaingan.
Hanabi mulai menyimpan perasaan terhadap Hayabusa, tetapi sifatnya yang penuh kebanggaan membuat ia kesulitan mengungkapkannya secara langsung.
Sementara itu, Hayabusa dikenal sebagai ninja yang tenang dan jarang memperlihatkan emosinya. Sikap tersebut membuat Hanabi semakin penasaran terhadap dirinya.
Hubungan keduanya juga berkaitan dengan Kagura, perempuan yang tumbuh dekat dengan lingkungan ninja Scarlet Shadow dan memiliki kemampuan spiritual.
Dalam kisah Mobile Legends, Kagura merupakan teman dekat Hanabi dan Hayabusa. Ketiganya memiliki hubungan yang terbentuk sejak masa muda, sebelum konflik dengan Hanzo mengubah kehidupan mereka.
Baca Juga: Asal Usul Hayabusa di Mobile Legends
Hanabi Menghadapi Hanzo dan Kekuatan Terlarang
Ancaman besar datang ketika Hanzo, ninja berbakat dari Shadow Sect, mencuri Ame no Habakiri, pedang terlarang yang menyimpan kekuatan jahat.
Pengkhianatan tersebut mengancam keseimbangan Scarlet Shadow. Kedua kelompok ninja kemudian mengirim anggota terbaik mereka untuk mengejar Hanzo dan merebut kembali senjata tersebut.
Hanabi termasuk dalam kelompok yang menjalankan misi pengejaran bersama Hayabusa.
Baginya, misi itu menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya mampu menghadapi musuh yang jauh lebih berbahaya daripada lawan-lawan latihan sebelumnya.
Hanabi akhirnya berhasil menemukan Hanzo, tetapi kekuatan Ame no Habakiri membuat pertarungan berlangsung tidak seimbang.
Serangan Hanzo mendesaknya hingga berada dalam keadaan yang mengancam nyawa.
Dalam kondisi tersebut, Hanabi memilih menggunakan kekuatan Higanbana meskipun belum sepenuhnya memahami akibatnya.
Kekuatan senjata itu memberinya kemampuan untuk melawan balik. Hanabi berhasil mendesak Hanzo, tetapi penggunaan Higanbana membawa kesadarannya masuk ke dunia spiritual yang selama ini muncul dalam mimpinya.
Ia kembali berada di tengah sungai gelap yang dipenuhi jiwa-jiwa terperangkap.
Hanabi Mengetahui Rahasia di Balik Higanbana
Dunia di dalam Higanbana bukan sekadar mimpi yang muncul sejak masa kecil Hanabi.
Di tempat tersebut tersimpan jiwa-jiwa yang terikat oleh penyesalan, penderitaan, dan keinginan yang tidak dapat mereka lepaskan.
Kekuatan itu juga berkaitan dengan kisah pemimpin pertama Scarlet Sect.
Sang pemimpin pernah mengorbankan banyak hal demi memperoleh kekuatan dan kemenangan. Namun, ketika berhasil mencapai kejayaannya, ia justru kehilangan kesempatan mendampingi istrinya pada saat-saat terakhir kehidupan sang istri.
Penyesalan tersebut kemudian tersimpan bersama kekuatannya di dalam Higanbana.
Hanabi hampir mengalami nasib serupa. Keinginannya untuk terus menang membuat ia kesulitan melepaskan diri dari pengaruh senjata tersebut.
Ketika dirinya semakin tenggelam dalam dunia spiritual, suara Hayabusa membantunya kembali menyadari keadaan.
Hanabi kemudian memahami bahwa kekuatan tidak harus diperoleh dengan mengorbankan seluruh perasaan dan hubungan dengan orang lain.
Ia berhasil melepaskan diri dari pengaruh jiwa-jiwa yang terperangkap dan akhirnya menguasai Higanbana.
Ketika kembali sadar, Hayabusa membawanya menjauh dari tempat pertarungan. Sementara itu, Hanzo berhasil melarikan diri.
Sejak kejadian tersebut, Hanabi tidak lagi memandang Hayabusa hanya sebagai lawan yang harus dikalahkan.
Ia mulai memahami bahwa kehidupan dan hubungan dengan orang lain memiliki arti yang tidak dapat digantikan oleh kemenangan.
Hubungan Hanabi dengan Hirara
Cerita Hanabi juga berkaitan dengan Hirara, ninja perempuan dari Scarlet Shadow yang diperkenalkan sebagai hero baru Mobile Legends pada 17 Juni 2026.
Dalam kisah Hirara, keduanya pertama kali bertemu ketika Hanabi menyelamatkannya dari kebakaran.
Setelah peristiwa tersebut, Hirara bergabung dengan Scarlet Sect dan menjadi pengawal pribadi Hanabi.
Namun, keinginan Hirara untuk melindungi Hanabi berkembang menjadi obsesi yang berbahaya.
Ia tidak hanya ingin menjaga Hanabi dari serangan musuh, tetapi juga berusaha melindunginya dari penuaan dan kematian.
Hirara kemudian menggunakan senjata terlarang berupa sepasang kipas bernama Ukifune. Kekuatan senjata itu membawanya ke dunia spiritual yang berhubungan dengan Meisen dan Higanbana.
Di tempat tersebut, keinginannya untuk menyelamatkan Hanabi berubah menjadi keyakinan bahwa kematian dapat menghentikan penderitaan dan perubahan hidup.
Hirara akhirnya kembali sebagai sosok yang berbeda dari pengawal yang pernah dikenal Hanabi.
Pertemuan mereka tidak lagi berlangsung sebagai dua orang yang saling melindungi. Hirara membawa kekuatan Ukifune dan berusaha memaksakan pandangannya mengenai keabadian, sementara Hanabi harus menghadapi orang yang dahulu pernah diselamatkannya.
Baca Juga: Asal Usul Vexana di Mobile Legends








