TANGERANG SELATAN, BULATAN TIMES – Kerusakan akibat ledakan di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (14/10/2026) malam, dilaporkan menjangkau pertokoan di sekitar lokasi. Seorang saksi menyebut minibus yang terparkir terguling dan pintu besi sebuah toko roboh. Sementara itu, polisi membantah kabar bahwa bangunan yang meledak merupakan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Seorang saksi bernama Ajit mengatakan dirinya sedang berada di sekitar pertokoan ketika mendengar suara dentuman keras selepas Magrib.
Ajit semula mengira bunyi tersebut berasal dari ban mobil yang pecah. Namun, ketika melihat ke belakang, ia mendapati sejumlah bangunan sudah rusak dan akses di sekitar ruko tertutup material yang runtuh.
Menurut Ajit, sebuah minibus yang terparkir di dekat lokasi juga terlihat terguling.
“Mobil sampai terguling di depan ruko sana,” kata Ajit, dikutip dari Satelit News, Rabu (14/10/2026).
Pintu Besi Toko Roboh dan Kaca Berserakan
Kerusakan juga terlihat pada salah satu toko perlengkapan olahraga dan bela diri yang berada di kawasan pertokoan tersebut.
Berdasarkan laporan lapangan Satelit News, pintu besi atau rolling door toko mengalami kerusakan hingga roboh. Pecahan kaca berserakan di bagian depan bangunan.
Ajit mengatakan dirinya berada tidak jauh dari bangunan tersebut saat ledakan terjadi. Ia bersyukur tidak tertimpa material yang berjatuhan.
Menurutnya, pekerja toko perlengkapan olahraga sudah meninggalkan lokasi ketika peristiwa berlangsung.
Kesaksian tersebut menggambarkan dampak ledakan pada bangunan di sekitar titik kejadian. Namun, polisi belum mengumumkan hasil pendataan resmi mengenai jumlah seluruh bangunan rusak maupun nilai kerugian material.
Dalam laporan langsung detikNews pada pukul 21.35 WIB, puing bangunan masih terlihat berserakan. Kios-kios yang berhadapan dengan bangunan runtuh juga tampak terdampak.
Petugas masih menyisir reruntuhan, sementara kawasan tersebut telah dipasangi garis polisi.
Baca Juga: Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel, 8 Orang Terluka dan 50 Brimob Dikerahkan
Polisi Bantah Isu Lokasi Ledakan Merupakan Dapur MBG
Di tengah beredarnya rekaman kejadian di media sosial, muncul dugaan bahwa ledakan berasal dari bangunan yang digunakan sebagai dapur program Makan Bergizi Gratis.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq membantah informasi tersebut.
Mengutip laporan Suara.com, Bambang menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi yang diperoleh polisi, ruko yang mengalami ledakan bukan merupakan dapur MBG.
Klarifikasi tersebut sekaligus membedakan informasi tentang fungsi bangunan dengan penyebab ledakan yang masih diselidiki.
Sejumlah dugaan mengenai pemicu ledakan telah beredar, termasuk kemungkinan keterkaitan dengan tabung gas elpiji.
Namun, hingga Rabu malam, kepolisian belum mengumumkan hasil pemeriksaan yang memastikan sumber maupun penyebab kejadian.
Gegana Periksa Lokasi, Petugas Tetap Lakukan Penyisiran
Polda Metro Jaya mengerahkan personel Brigade Mobil (Brimob), termasuk unsur pencarian dan penyelamatan serta Detasemen Gegana, untuk menangani kondisi di Pasar Cimanggis.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto menjelaskan bahwa petugas bertugas membantu evakuasi, mensterilkan kawasan terdampak, dan mengamankan batas area kejadian.
Petugas Gegana melakukan pemeriksaan keamanan lokasi. Sementara itu, personel pencarian dan penyelamatan membantu memastikan tidak ada korban lain yang masih berada di antara reruntuhan bangunan.
Sejumlah anggota Brimob bersenjata juga terlihat berjaga berdasarkan laporan langsung detikNews dari lokasi kejadian.
Pengerahan personel tersebut merupakan bagian dari pengamanan dan pemeriksaan tempat kejadian perkara, bukan kesimpulan bahwa ledakan disebabkan bom atau bahan peledak tertentu.
Dalam keterangan kepolisian sebelumnya, delapan orang dilaporkan terluka dan dibawa ke RS Fatmawati serta RS Sari Asih.
Baca Juga: KPK Sebut Dana Siap Pakai BNPB Diduga Disalahgunakan, 5 Tersangka Ditahan
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai penyebab ledakan. Polisi akan menyampaikan hasil pemeriksaan setelah petugas memperoleh kepastian dari penyelidikan di lokasi.



