Bulatan Times – Charles Leclerc menilai salah satu keunggulan Ferrari pada awal musim Formula 1 2026 kini sudah hilang.
Pembalap asal Monako itu mengatakan SF-26 tidak lagi memiliki keunggulan sasis seperti beberapa bulan lalu. Red Bull dan McLaren dinilai sudah membuat kemajuan besar, sementara Mercedes juga semakin kuat dalam kecepatan di tikungan.
Penilaian tersebut muncul setelah Ferrari kesulitan bersaing di GP Azerbaijan. Leclerc finis keempat meski memulai balapan dari barisan depan, sedangkan Lewis Hamilton menyelesaikan balapan di posisi keenam.
Baca Juga: George Russell Menangi F1 GP Azerbaijan 2026, Verstappen Hanya Terpaut 0,196 Detik
Leclerc Minta Ferrari Jujur Melihat Kondisi Mobil
Ferrari sempat memiliki salah satu sasis paling kompetitif pada awal musim. Mobil mereka mampu menjaga kecepatan di tikungan meski power unit belum menjadi yang terkuat di grid.
Situasinya mulai berubah setelah tim rival membawa sejumlah pengembangan.
Mengutip laman Crash, Leclerc mengatakan Ferrari “tidak boleh membohongi diri sendiri” ketika melihat posisi mereka dibanding para pesaing. Ia menilai McLaren dan Red Bull sudah mengambil langkah besar, sementara Mercedes juga menunjukkan perkembangan.
Leclerc kemudian mengakui Ferrari tidak lagi memiliki sasis terbaik seperti pada awal musim.
Masalah Ferrari di Baku juga bukan hanya soal kecepatan di lintasan lurus. Menurut Leclerc, SF-26 tidak memiliki kecepatan murni yang cukup untuk melawan Red Bull dan Mercedes sepanjang balapan.
Rival Bawa Upgrade, Ferrari Bertahan dengan Paket Lama
Perbedaan pengembangan mobil terlihat jelas di Azerbaijan.
Motorsport.com mencatat Red Bull dan McLaren membawa paket upgrade cukup besar ke Baku. Perubahan dilakukan pada beberapa bagian aerodinamika, termasuk lantai dan diffuser. Ferrari tidak membawa pembaruan besar pada akhir pekan yang sama.
Kondisi itu membuat Ferrari semakin sulit mempertahankan keunggulan yang sebelumnya terlihat pada bagian sasis.
Leclerc sebenarnya berhasil start dari posisi kedua. Namun, pada balapan ia tidak mampu mempertahankan diri dalam perebutan podium dan akhirnya finis keempat.
Hamilton juga mengalami kesulitan. Ia mengeluhkan ban yang tidak selalu berada pada temperatur kerja yang tepat dan finis keenam.
Ferrari Siapkan Pengembangan SF-26
Team Principal Ferrari Fred Vasseur mengakui jarak performa sasis dengan para rival semakin mengecil.
Ia menyebut Ferrari tetap memiliki peluang memperbaiki area tersebut karena pengembangan sasis bisa dilakukan lebih cepat dibanding perubahan besar pada mesin.
Vasseur juga memastikan Ferrari masih menyiapkan upgrade untuk SF-26, meski belum menyebut kapan paket baru itu akan digunakan.
Ferrari saat ini berada di posisi kedua klasemen konstruktor dengan 378 poin setelah 15 Grand Prix. Tim asal Maranello tersebut sudah meraih dua kemenangan dan sembilan podium sepanjang musim 2026.
Baca Juga: F1 Kembali ke Sepang, GP Bahrain 2026 Digelar di Malaysia Awal Oktober
Seri berikutnya berlangsung di Sepang pada 2–4 Oktober. Karakter lintasan Malaysia berbeda dari Baku dan akan menjadi kesempatan berikutnya bagi Ferrari untuk melihat sejauh mana SF-26 masih bisa bersaing dengan Mercedes, Red Bull, dan McLaren.











