Bulatan Times – Lewis Hamilton membela Ferrari dari kritik setelah timnya salah memilih ban pada GP Bahrain 2026 yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia. Juara dunia Formula 1 tujuh kali itu menilai McLaren melakukan kesalahan serupa, tetapi tidak mendapat sorotan sebesar Ferrari.
Kritik muncul setelah Ferrari memutuskan menggunakan ban untuk lintasan kering ketika kondisi aspal masih basah. Pilihan tersebut membuat Hamilton dan Charles Leclerc kehilangan banyak posisi pada awal balapan, Minggu (4/10/2026).
Menjelang GP Singapura, Hamilton menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan semata-mata kesalahan ahli strategi Ferrari. Ia mengatakan pemilihan ban dibahas bersama oleh pembalap, teknisi, dan pimpinan tim sebelum keputusan akhir diambil.
Hamilton juga tidak menyangkal bahwa strategi Ferrari keliru. Namun, ia merasa penilaian terhadap timnya tidak seimbang karena McLaren mengambil risiko yang hampir sama.
Baca Juga: Max Verstappen Juara F1 GP Bahrain 2026, Russell Gagal Finis di Akhir Balapan
Ferrari dan McLaren Sama-Sama Bertaruh dengan Ban Kering
GP Bahrain yang berlangsung di Malaysia sempat tertunda akibat hujan deras. Ketika balapan akhirnya dimulai, sebagian lintasan masih basah meskipun cuaca mulai membaik.
Ferrari memilih ban Soft untuk Hamilton dan Leclerc. McLaren juga menggunakan ban kering atau slick, tetapi dengan kompon Medium untuk Lando Norris dan Oscar Piastri.
Ban slick tidak memiliki alur untuk membuang air sehingga lebih cocok digunakan ketika permukaan lintasan sudah cukup kering. Dalam kondisi aspal masih basah, ban Intermediate memberikan daya cengkeram yang lebih sesuai.
Hamilton yang memulai balapan dari posisi kedua langsung kesulitan mempertahankan kecepatannya. Leclerc, yang start dari urutan keempat, juga terlempar ke belakang.
McLaren menghadapi persoalan serupa. Piastri akhirnya masuk pit untuk mengganti ban Intermediate menjelang dimulainya balapan, sementara Norris tetap menggunakan ban Medium.
Keputusan McLaren kemudian mendapat evaluasi dari kepala tim Andrea Stella. Ia mengakui timnya salah memperkirakan waktu yang dibutuhkan permukaan lintasan untuk mencapai kondisi ideal bagi ban kering.
Sepang biasanya memiliki karakter aspal yang memungkinkan ban slick bekerja relatif cepat setelah hujan. Namun, pada balapan kali ini, proses pengeringan lintasan berlangsung lebih lambat daripada perkiraan McLaren.
Hamilton Sempat Meminta Ban Intermediate
Hamilton mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya sudah meragukan pilihan ban kering sebelum start.
Ia merasa kondisi lintasan masih terlalu basah dan sempat menyarankan Ferrari menggunakan ban Intermediate. Namun, masukan dari sejumlah anggota tim membuatnya akhirnya menerima keputusan untuk memakai Soft.
Pembahasan tersebut melibatkan kepala tim Fred Vasseur, kepala teknik lintasan Matteo Togninalli, insinyur balap, serta Hamilton sendiri.
Karena itulah Hamilton tidak ingin seluruh kesalahan dibebankan kepada bagian strategi. Menurutnya, keputusan penting selama balapan lahir dari pertimbangan bersama, termasuk pendapat pembalap yang berada langsung di lintasan.
Vasseur sebelumnya juga mengakui bahwa Ferrari seharusnya memilih ban Intermediate. Tim asal Maranello itu memperkirakan lintasan akan mengering lebih cepat, tetapi kondisi sebenarnya tidak sesuai harapan.
Kesalahan awal tersebut tidak membuat Ferrari kehilangan seluruh peluang. Ketika lintasan mulai mengering, Hamilton mampu memperbaiki posisinya dan akhirnya finis ketiga.
Leclerc menyelesaikan balapan di posisi keempat, sedangkan McLaren menempatkan Piastri di urutan keenam dan Norris kesembilan.
Baca Juga: Charles Leclerc Akui Ferrari Tak Lagi Punya Sasis Terbaik di F1 2026
Hamilton mengatakan Ferrari telah membahas kesalahan tersebut secara internal. Fokus tim kini adalah memperbaiki proses pengambilan keputusan agar perbedaan pendapat antara pembalap dan anggota tim dapat diselesaikan dengan lebih baik.
Ferrari selanjutnya menghadapi GP Singapura pada 9–11 Oktober 2026. Balapan di Marina Bay menjadi kesempatan berikutnya bagi Hamilton dan Leclerc setelah keduanya berhasil menyelamatkan posisi ketiga dan keempat di Sepang.











