Bulatan Times – Hujan mengguyur Sepang International Circuit menjelang start GP Bahrain 2026 di Malaysia, Minggu (4/10/2026). Kondisi basah muncul ketika Formula 1 bersiap menjalani balapan 56 lap yang dijadwalkan mulai pukul 15.00 waktu setempat atau 14.00 WIB.
Perubahan cuaca menjadi faktor baru setelah rangkaian latihan dan kualifikasi lebih banyak berlangsung dalam kondisi panas dan kering. Formula 1 sebelumnya memperkirakan peluang hujan pada hari balapan sekitar 30 persen, dengan suhu maksimum 31 derajat Celsius dan kelembapan tinggi.
Sepang memang dikenal memiliki cuaca yang cepat berubah. Hujan deras dapat datang dalam waktu singkat, sementara suhu tinggi dan permukaan trek yang abrasif sudah menjadi perhatian tim sejak awal akhir pekan.
Baca Juga: Grid F1 GP Bahrain 2026: Verstappen Pole, Hadjar Turun ke P8 karena Penalti
Verstappen Tetap Start dari Pole
Max Verstappen tetap dijadwalkan memulai balapan dari pole position setelah mencatat waktu 1 menit 35,130 detik pada kualifikasi. Lewis Hamilton berada di posisi kedua, sedangkan Kimi Antonelli menempati grid ketiga setelah Isack Hadjar terkena penalti lima posisi.
Hadjar akan start dari P8. Perubahan grid juga terjadi pada Franco Colapinto dan Arvid Lindblad setelah keduanya menerima penalti terkait insiden dan penggunaan komponen power unit tambahan.
Hujan menjelang start membuat kondisi lintasan berbeda dibanding saat para pembalap menentukan posisi grid sehari sebelumnya. Kualifikasi berlangsung tanpa hujan deras meski ancaman cuaca buruk sudah muncul sepanjang akhir pekan.
Baca Juga: Aspal Kasar Sepang Bikin Ban Cepat Aus, Strategi Pit Stop Jadi Kunci GP Bahrain 2026
Sepang Kembali Hadapi Cuaca Tak Menentu
GP Bahrain 2026 digelar di Sepang setelah seri yang awalnya dijadwalkan berlangsung di Sakhir dipindahkan ke Malaysia. Formula 1 dan FIA mengonfirmasi Sepang menjadi tuan rumah pada 2–4 Oktober dengan nama resmi Formula 1 Gulf Air Bahrain Grand Prix in Malaysia.
Kondisi tropis menjadi salah satu perbedaan terbesar dibanding balapan Bahrain yang biasanya berlangsung di Timur Tengah. Sepang sebelumnya juga dikenal dengan hujan mendadak, temperatur tinggi, dan kelembapan yang dapat berubah sepanjang sesi.
Race dijadwalkan berlangsung 56 lap dengan total jarak sekitar 310,4 kilometer.










