LOMBOK TENGAH, BULATAN TIMES – Pembalap Monster Energy Yamaha, Alex Rins, terlibat ketegangan dengan sejumlah marshal setelah mengalami kecelakaan pada sesi Practice MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Jumat (9/10/2026). Rins bahkan terekam mengacungkan jari tengah ke arah petugas lintasan ketika hendak kembali ke paddock.
Mengutip laman Crash.net, Rins awalnya mendapat tumpangan menggunakan skuter yang dikendarai seorang marshal. Namun, perjalanan menuju paddock terhenti ketika dua petugas lain menghampiri mereka.
Situasi kemudian memanas hingga terjadi adu argumen. Rins turun dari skuter dan mengacungkan jari tengah ke arah kelompok marshal tersebut sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan dengan bantuan seorang fotografer.
Penyebab perselisihan itu belum diketahui. Rins juga tidak memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut ketika berbicara kepada media setelah sesi Practice.
Hingga akhir Jumat, insiden tersebut belum tercantum sebagai perkara yang sedang diselidiki dalam catatan FIM MotoGP Stewards.
Baca Juga: Alex Rins Kecewa Tak Diberi Kesempatan Tes Yamaha 850cc sebelum Tinggalkan MotoGP
Kecelakaan Rins Membuatnya Harus Melalui Q1
Sebelum ketegangan dengan marshal terjadi, Rins terjatuh di Tikungan 17 ketika berusaha memperbaiki catatan waktu menjelang berakhirnya Practice.
Pembalap asal Spanyol itu mencatatkan waktu terbaik 1 menit 29,876 detik dan menempati posisi ke-11. Ia hanya terpaut 0,090 detik dari Francesco Bagnaia yang berada di urutan ke-10.
Baca Juga: 2.500 Volunteer Dibutuhkan untuk MotoGP Mandalika 2026, Warga NTB Bisa Ikut Mendaftar
Hasil tersebut membuat Rins gagal mendapatkan tiket langsung ke kualifikasi kedua (Q2). Ia harus mengikuti Q1 pada Sabtu (10/10/2026) untuk memperebutkan satu dari dua tempat terakhir menuju Q2.











