BULATANTIMES.COM, ALCAÑIZ – Manajer Honda Team Asia Hiroshi Aoyama membeberkan evaluasi mendalam usai gelaran Grand Prix Aragon 2026. Aoyama menjelaskan secara terbuka faktor pemicu masalah Veda Ega Pratama di Moto3 Aragon yang finis di urutan ke-20.
Pembalap muda berbakat asal Gunungkidul tersebut mengawali balapan dengan determinasi tinggi dari posisi start ke-22. Namun, performa motor Honda NSF250RW miliknya perlahan mengendur pada paruh kedua balapan utama.
Baca Juga:Marc Marquez Samai Rekor Valentino Rossi Usai GP Aragon
Kendala Pengereman dan Masalah Veda Ega Pratama di Moto3 Aragon
Hiroshi Aoyama mengungkapkan bahwa Veda menghadapi kendala teknis saat menghentikan laju motor di tikungan tajam. Aspal Sirkuit MotorLand Aragon yang sangat minim cengkeraman (low-grip) memperparah keausan ban belakang motor Veda.
“Lintasan licin membuat ban belakang motor Veda cepat aus pada paruh kedua lomba,” ungkap Aoyama dalam rilis resmi tim.
Situasi tersebut memaksa Veda membalap secara defensif demi mengamankan motor hingga garis finis. Veda harus merelakan kesempatan mendulang poin kejuaraan pada seri kali ini.
Pencarian Titik Pengereman dan Setelan Motor
Selain faktor degradasi ban, Aoyama menyoroti adaptasi gaya balap Veda dalam menghadapi tikungan beruntun sirkuit Spanyol. Karakteristik aspal yang berdebu menuntut keakuratan titik pengereman (braking point) yang sangat presisi.
Para mekanik Honda Team Asia terus menganalisis data telemetri motor milik sang pembalap muda. Analisis data ini berguna untuk menemukan setelan suspensi yang lebih stabil.
Baca Juga:Hasil Moto3 Aragon 2026: Veda Ega Pratama Finis Ke-20
Evaluasi Tim Menjelang Balapan Seri Misano
Veda Ega Pratama sendiri memetik pelajaran berharga dari akhir pekan yang sulit di Aragon. Pembalap berusia 17 tahun itu menegaskan komitmennya untuk segera menuntaskan masalah Veda Ega Pratama di Moto3 Aragon bersama tim.
Kru mekanik langsung mengalihkan fokus persiapan menuju seri balapan berikutnya di Sirkuit Misano Italia. Tim teknis berupaya mengoptimalkan penyaluran tenaga mesin agar motor lebih bersahabat dengan ban balap.
Kendati gagal membawa pulang poin, Veda masih memimpin persaingan predikat Rookie of the Year Moto3 2026. Ia tetap unggul tujuh poin atas rival terdekatnya asal Malaysia, Hakim Danish.











