28 °c
Ashburn
25 ° Kam
25 ° Jum
Kamis, September 17, 2026
  • Login
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home SPORT MOTOGP

Marc Marquez Balikkan Defisit 102 Poin, Peluang Juara MotoGP 2026 Terbuka

Sempat tertinggal 102 poin, Marc Marquez kini memimpin klasemen MotoGP 2026 setelah menyamai perolehan 274 poin Jorge Martin.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
42 menit ago
in MOTOGP
0
Marc Marquez mengenakan seragam Ducati Lenovo Team

Marc Marquez bersama Ducati Lenovo Team dalam materi resmi tim. (Foto: MotoGP)

0
SHARES
3
VIEWS

Bulatan Times – Perburuan gelar MotoGP 2026 berubah drastis bagi Marc Marquez. Sempat tertinggal 102 poin dari pemimpin klasemen, pembalap Ducati Lenovo Team itu kini justru berada di posisi teratas setelah rangkaian hasil kuat yang berpuncak pada kemenangan di San Marino.

Marquez meninggalkan Misano dengan 274 poin. Jumlah tersebut sama dengan milik pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, tetapi Marquez berada di posisi pertama karena unggul dalam jumlah kemenangan Grand Prix.

Situasi tersebut membuat perebutan gelar kembali terbuka menjelang fase akhir musim. Delapan Grand Prix masih tersisa setelah seri San Marino, sehingga persaingan Marquez dan Martin belum menghasilkan jarak poin yang memberikan ruang aman bagi salah satu pembalap.

Baca Juga: MotoGP Austria 2026, Misi Hattrick Marc Marquez di Spielberg

Dari tertinggal 102 poin hingga puncak klasemen

Perubahan posisi Marquez menjadi salah satu bagian paling mencolok dari MotoGP 2026.

MotoGP mencatat, tujuh Grand Prix sebelum Misano, Marquez masih tertinggal 102 poin dari pemimpin klasemen. Defisit tersebut kemudian terus menyusut sampai akhirnya terhapus setelah kemenangan di San Marino.

Kebangkitan itu membuat Marquez berpeluang mencatat sejarah baru. Jika pada akhirnya menjadi juara dunia musim ini, ia akan memecahkan rekor comeback dari defisit poin terbesar dalam sejarah MotoGP.

Catatan sebelumnya dikaitkan dengan Francesco Bagnaia pada musim 2022. Saat itu Bagnaia mampu membalikkan ketertinggalan maksimum 91 poin dari Fabio Quartararo sebelum akhirnya menjadi juara dunia.

Baca Juga: Klasemen MotoGP 2026 Usai Race Misano: Marc Marquez Pimpin, Poin Sama dengan Jorge Martin

Misano menjadi titik penting

Akhir pekan di Misano memberikan dampak besar terhadap perubahan klasemen.

Marquez lebih dahulu memenangkan Sprint, mengalahkan Marco Bezzecchi dan Martin. Hasil itu memangkas jaraknya dengan Martin dari 19 menjadi 14 poin sebelum Grand Prix digelar.

Pada balapan utama, situasinya kembali menguntungkan Marquez. Bezzecchi terjatuh ketika memimpin pada lap pembuka, sementara Martin sempat mengambil alih posisi terdepan sebelum Marquez merebutnya kembali pada lap ke-12.

Marquez akhirnya memenangkan Grand Prix di depan Alex Marquez dan Pedro Acosta. Martin finis kelima sehingga keunggulan poinnya hilang.

Dengan hasil tersebut, Marquez dan Martin sama-sama mengoleksi 274 poin. Marquez memegang posisi pertama berdasarkan jumlah kemenangan Grand Prix.

Marquez akui peluang kini terbuka

Marquez sendiri tidak menutup mata terhadap perubahan besar yang terjadi dalam beberapa seri terakhir.

Mengutip laman MotoGP.com, Marquez mengatakan, “Awalnya tidak ada peluang, namun kini peluang itu ada.”

Ia mengatakan akhir pekan Misano dapat dijalani dengan perasaan lebih bebas dan santai. Kepercayaan dirinya terhadap apa yang dibutuhkan untuk tampil cepat juga meningkat.

Meski demikian, posisi teratas saat ini belum membuat Ducati menganggap perebutan gelar telah berada di tangan mereka.

Manajer Ducati Lenovo Team Davide Tardozzi mengingatkan masih banyak poin yang tersedia dan para rival tetap memiliki peluang besar. Crash.net juga melaporkan Tardozzi tidak menganggap Marquez maupun Ducati sebagai favorit mutlak setelah Misano.

Martin dan Bezzecchi masih dalam persaingan

Ancaman terbesar bagi Marquez datang langsung dari Aprilia.

Martin memiliki jumlah poin identik dengan Marquez. Sementara itu, Bezzecchi berada di posisi ketiga dan tertinggal 33 poin setelah gagal menyelesaikan balapan utama di Misano.

Dengan delapan Grand Prix tersisa setelah San Marino, perubahan klasemen masih sangat mungkin terjadi. Seri berikutnya dijadwalkan berlangsung di Austria pada 18–20 September 2026.

Bagi Marquez, situasinya sekarang jauh berbeda dibandingkan tujuh Grand Prix sebelumnya. Defisit 102 poin telah terhapus, tetapi persaingan gelar praktis memasuki fase baru karena Martin memiliki jumlah poin yang sama dan musim masih menyisakan banyak kesempatan untuk membalikkan keadaan.

Source: MotoGP.com, Crash.net
Tags: DucatiMarc MarquezMotoGP

Related Posts

Pembaruan sistem CCTV di Sirkuit Mandalika menjelang MotoGP Indonesia 2026
MOTOGP

CCTV Sirkuit Mandalika Di-upgrade Jelang MotoGP Indonesia 2026

September 16, 2026
Valentino Rossi sedang latihan
MOTOGP

Valentino Rossi Sambut Bulega Kembali ke VR46, Sebut Perjalanan ke MotoGP sebagai Cerita Menarik

September 16, 2026
Jorge Martin bersama motor Aprilia Racing di lintasan MotoGP
MOTOGP

Jorge Martin Jalani Evaluasi Cedera Jelang MotoGP Austria, Operasi Jadi Pertimbangan

September 15, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Always active
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Manage options
  • Manage services
  • Manage {vendor_count} vendors
  • Read more about these purposes
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times