Bulatan Times – Marc Marquez membuka MotoGP Jepang 2026 dengan menjadi pembalap tercepat pada Free Practice 1 (FP1) di Mobility Resort Motegi, Jumat (2/10/2026).
Pembalap Ducati Lenovo Team itu mencatat waktu terbaik 1 menit 44,073 detik. Jorge Martin menempati posisi kedua dengan selisih 0,099 detik, sedangkan Marco Bezzecchi berada di urutan ketiga dengan jarak 0,133 detik dari Marquez.
Alex Marquez melengkapi empat besar dengan selisih 0,261 detik. Johann Zarco menjadi pembalap Honda terbaik di posisi kelima, sementara Fabio Quartararo menempatkan Yamaha di urutan keenam.
Baca Juga: Klasemen MotoGP 2026 Jelang Motegi: Martin Unggul 12 Poin atas Marc Marquez
Tiga penantang gelar langsung berada di depan
Susunan tiga besar FP1 MotoGP Jepang menarik karena diisi pembalap yang masih terlibat langsung dalam perebutan gelar MotoGP 2026.
Martin tiba di Motegi sebagai pemimpin klasemen dengan keunggulan 12 poin atas Marc Marquez. Bezzecchi berada di posisi ketiga klasemen dan tertinggal 42 poin dari Martin.
Pada sesi pembuka di Jepang, ketiganya hanya dipisahkan 0,133 detik.
Marquez menjadi satu-satunya pembalap yang menembus 1 menit 44,0 detik. Martin membalas dengan berada kurang dari sepersepuluh detik di belakang Ducati nomor 93, sedangkan Bezzecchi menjaga dua Aprilia berada di tiga besar.
Francesco Bagnaia mengakhiri FP1 di posisi kedelapan dengan selisih 0,613 detik. Pedro Acosta, yang datang ke Jepang setelah kemenangan di Austria, berada di urutan kesepuluh dan tertinggal 0,711 detik dari Marquez.
Hasil 10 besar FP1 MotoGP Jepang 2026
| Posisi | Pembalap | Tim | Catatan/selisih |
|---|---|---|---|
| 1 | Marc Marquez | Ducati Lenovo Team | 1:44.073 |
| 2 | Jorge Martin | Aprilia Racing | +0.099 |
| 3 | Marco Bezzecchi | Aprilia Racing | +0.133 |
| 4 | Alex Marquez | BK8 Gresini Racing MotoGP | +0.261 |
| 5 | Johann Zarco | Castrol Honda LCR | +0.339 |
| 6 | Fabio Quartararo | Monster Energy Yamaha MotoGP | +0.431 |
| 7 | Raul Fernandez | Trackhouse MotoGP | +0.589 |
| 8 | Francesco Bagnaia | Ducati Lenovo Team | +0.613 |
| 9 | Fabio Di Giannantonio | Pertamina Enduro VR46 Racing Team | +0.683 |
| 10 | Pedro Acosta | Red Bull KTM Factory Racing | +0.711 |
Baca Juga: Cara Nonton MotoGP Jepang 2026: Sprint Sabtu 13.00 WIB, Race Minggu 12.00 WIB
Kondisi lintasan berubah sepanjang FP1
Sesi selama 45 menit dimulai dalam kondisi yang belum ideal. Hujan ringan sebelumnya meninggalkan bagian lintasan sedikit lembap sehingga pembalap tidak langsung memaksimalkan kecepatan sejak awal.
Kondisi kemudian membaik. Matahari muncul menjelang akhir sesi dan lintasan mengering, memberi kesempatan para pembalap meningkatkan catatan waktu pada aspal Motegi yang baru dilapis ulang untuk tahun ini.
Perubahan kondisi membuat waktu tercepat banyak bermunculan pada bagian akhir FP1.
Aspal baru juga menjadi salah satu faktor yang harus dipelajari tim pada Jumat. Michelin datang tanpa data balapan nyata dari permukaan baru Motegi dan menyiapkan pilihan ban dengan konstruksi yang disesuaikan untuk menghadapi karakter lintasan tersebut.
Nakagami patah tulang selangka setelah kecelakaan
FP1 juga diwarnai kecelakaan Takaaki Nakagami.
Pembalap wildcard Honda HRC mengalami highside di Tikungan 11 kurang dari lima menit setelah sesi dimulai. Nakagami sempat berjalan meninggalkan lokasi kecelakaan sambil memegangi bagian lengan kiri.
Pemeriksaan medis kemudian memastikan ia mengalami patah tulang selangka kiri.
Honda dan MotoGP menyatakan Nakagami tidak mendapat izin medis untuk melanjutkan akhir pekan MotoGP Jepang. Dengan keputusan tersebut, pembalap Jepang itu tidak akan mengikuti sesi berikutnya di Motegi.
FP1 belum menentukan tiket langsung ke Q2
Meski Marquez menjadi tercepat, hasil FP1 belum menentukan pembalap yang langsung lolos ke Qualifying 2 (Q2).
Penentuan 10 pembalap yang berhak langsung ke Q2 dilakukan melalui sesi Practice pada Jumat sore. MotoGP menjadwalkan Practice kelas utama mulai pukul 15.00 waktu Jepang atau 13.00 WIB dan berlangsung selama satu jam.
Artinya, Martin, Bezzecchi, Bagnaia, Acosta maupun pembalap lain masih memiliki kesempatan mengubah posisi ketika waktu putaran kembali dihitung pada sesi yang menentukan akses langsung ke Q2 tersebut.











