Bulatan Times – Marco Bezzecchi nyaris mengalami kecelakaan besar pada awal rangkaian MotoGP Jepang 2026 di Mobility Resort Motegi, Jumat (2/10/2026). Pembalap Aprilia Racing itu kehilangan grip ban belakang di Tikungan 11 saat FP1, tetapi mampu mengendalikan motor sebelum terlempar.
Insiden terjadi ketika kondisi lintasan belum sepenuhnya kering. Hujan ringan sempat turun di sekitar sirkuit, sementara permukaan aspal baru Motegi membuat perbedaan warna antara bagian kering dan lembap tidak mudah dikenali dari atas motor.
Bezzecchi kemudian tetap menyelesaikan FP1 di posisi ketiga. Ia hanya tertinggal 0,133 detik dari Marc Marquez yang menjadi pembalap tercepat dengan catatan 1 menit 44,073 detik. Jorge Martin berada di posisi kedua.
Baca Juga: Marc Marquez Tercepat di FP1 MotoGP Jepang 2026, Martin dan Bezzecchi Menguntit
Bezzecchi Baru Menyadari Tikungan Masih Basah
Masalah muncul ketika Bezzecchi memasuki Tikungan 11.
Menurut pembalap Italia tersebut, area pengereman terlihat kering. Namun ketika mulai masuk ke tikungan, warna permukaan lintasan terlihat sedikit lebih gelap. Dengan lapisan aspal baru, Bezzecchi tidak langsung menyadari bahwa bagian tersebut masih basah.
Motor Aprilia RS-GP kemudian bergerak menyamping dan hampir melemparkannya.
“Saya baru sadar lintasan basah ketika motor sudah menyamping. Jadi saya sangat beruntung,” kata Bezzecchi, dikutip dari Crash.
Bezzecchi juga mengaku tidak dapat menjelaskan secara pasti bagaimana ia mampu menyelamatkan motor. Setelah insiden tersebut, ia memilih kembali ke pit dan menunggu kondisi lintasan membaik daripada mengambil risiko lebih besar.
Keputusan itu terbukti masuk akal. Hanya beberapa saat kemudian, kecelakaan yang lebih serius terjadi di titik yang sama.
Nakagami Jatuh di Tikungan yang Sama
Takaaki Nakagami mengalami highside di Tikungan 11 kurang dari lima menit setelah FP1 dimulai.
Pembalap wildcard Honda HRC tersebut terlempar dari motornya ketika melewati bagian lintasan yang masih licin. Nakagami dapat berjalan meninggalkan lokasi kecelakaan, tetapi pemeriksaan medis kemudian memastikan ia mengalami patah tulang selangka kiri.
MotoGP menyatakan Nakagami tidak mendapat izin medis untuk melanjutkan akhir pekan balapan di Jepang.
Bezzecchi melihat dampak kecelakaan tersebut dan menyampaikan harapan agar Nakagami dapat segera pulih. Kehadiran Nakagami di Motegi juga memiliki arti khusus karena ia tampil sebagai pembalap tuan rumah di depan publik Jepang.
Kondisi lintasan berangsur membaik menjelang akhir FP1. Matahari mulai muncul dan permukaan sirkuit mengering sehingga para pembalap dapat meningkatkan catatan waktu.
Baca Juga: Alex Marquez Pecahkan Rekor Lap Motegi, Marc P3 dan Martin P8 di Practice MotoGP Jepang 2026
Bezzecchi Bangkit dan Amankan Tiket Q2
Insiden pagi hari tidak mengganggu kecepatan Bezzecchi ketika kembali turun pada sesi Practice Jumat sore.
Pembalap Aprilia itu sempat memimpin pada fase awal Practice. Persaingan kemudian semakin cepat ketika kondisi lintasan memungkinkan para pembalap melakukan time attack menjelang akhir sesi.
Alex Marquez akhirnya menjadi pembalap tercepat dengan catatan 1 menit 42,811 detik sekaligus memecahkan rekor lap Motegi. Pedro Acosta berada di posisi kedua, sedangkan Marc Marquez menempati urutan ketiga.
Bezzecchi menyelesaikan Practice di posisi keempat. Hasil tersebut memastikan ia masuk dalam 10 pembalap yang mendapat tiket langsung menuju Qualifying 2 (Q2). Jorge Martin, rekan setim Bezzecchi sekaligus pemimpin klasemen, juga lolos langsung setelah berada di posisi kedelapan.
Situasi berbeda dialami Francesco Bagnaia. Pembalap Ducati Lenovo itu berada di posisi ke-16 dan harus memulai kualifikasi dari Q1 bersama sejumlah pembalap lain, termasuk Ai Ogura yang finis ke-15.
Bezzecchi selanjutnya langsung masuk Q2 pada Sabtu (3/10/2026). Jadwal resmi MotoGP menempatkan Q2 mulai pukul 11.15 waktu Jepang atau 09.15 WIB, setelah Q1 yang dimulai pukul 08.50 WIB.



