BULATANTIMES.COM – Banyak penumpang sering bertanya-tanya kenapa harga makanan di kapal dan pesawat mahal daripada harga di warung darat. Segelas minuman hangat atau sebungkus roti isi di atas transportasi umum tersebut bisa melonjak berkali-kali lipat.
Fenomena harga tinggi ini bukan semata-mata trik pengelola untuk mencari keuntungan berlebih. Maskapai dan operator kapal harus menanggung rantai biaya operasional yang sangat kompleks dan berbiaya tinggi.
Baca Juga: Booking Pesawat dan Hotel: Lebih Hemat Lewat OTA atau Website Resmi?
Faktor Utama Makanan di Kapal dan Pesawat Mahal
Terdapat sejumlah alasan logis yang menjelaskan kenapa makanan di kapal dan pesawat mahal bagi para penumpang:
1. Rantai Pasok dan Standar Higienitas Khusus
Penyedia katering wajib menerapkan protokol keamanan pangan internasional yang sangat ketat. Mereka memasak makanan, mendinginkannya secara kilat, lalu memanaskannya kembali menggunakan oven khusus di udara.
2. Pengaruh Bobot Terhadap Bahan Bakar
Setiap kilogram muatan di dalam kabin pesawat memicu pemborosan bahan bakar avtur secara langsung. Maskapai memperhitungkan bobot troli makanan, wadah kemasan, serta peralatan makan ke dalam kalkulasi tarif penerbangan.
3. Pasar Tertutup Tanpa Kompetitor
Penumpang tidak memiliki akses ke toko swalayan saat pesawat mengudara atau kapal mengarungi samudera. Ketiadaan pilihan alternatif ini menciptakan sistem pasar tertutup yang membuat harga produk stabil pada angka tinggi.
Baca Juga: Harga Avtur Melonjak, 7 Maskapai Ini Naikkan Tarif dan Pangkas Rute Penerbangan
4. Biaya Lisensi dan Tenaga Layanan
Perusahaan katering harus membayar biaya konsesi dan izin keamanan bandara yang cukup mahal. Pengelola juga mempekerjakan awak kabin profesional untuk melayani pesanan penumpang dengan sigap.
5. Risiko Makanan Sisa yang Terbuang
Maskapai penerbangan dan armada kapal laut tidak bisa menjual kembali makanan siap saji yang tersisa. Faktor risiko kerugian bahan makanan basi ini turut memengaruhi penetapan harga jual ke konsumen.
Tips Menghemat Anggaran Konsumsi Saat Perjalanan
Masyarakat dapat mengantisipasi tingginya harga makanan dengan membawa camilan padat sendiri dari rumah. Pastikan makanan ringan Anda memenuhi aturan batas cairan di pintu keamanan bandara.
Selain itu, penumpang sebaiknya memesan menu makanan secara daring sebelum jadwal keberangkatan tiba. Langkah praktis ini biasanya memberikan potongan harga yang jauh lebih hemat bagi dompet Anda.
Editor: Tim Redaksi Edukasi & Travel BulatanTimes



