Bulatan Times – Australia nyaris mencatat kemenangan langka atas Brasil sebelum gol pada pengujung pertandingan membuyarkan keunggulan tuan rumah. Duel persahabatan di Queensland Country Bank Stadium, Townsville, Jumat (25/9/2026), berakhir imbang 1-1.
Nestory Irankunda membawa Australia unggul pada menit ke-68 melalui tendangan bebas. Socceroos mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan memasuki injury time, sebelum pemain pengganti Brasil, Rayan, mencetak gol lewat sundulan pada menit 90+5.
Hasil tersebut membuat Australia kehilangan kemenangan yang sudah berada di depan mata. Jika mampu mempertahankan skor 1-0, Socceroos akan mencatat kemenangan kedua mereka sepanjang pertemuan dengan Brasil. Football Australia mencatat sebelum rangkaian pertandingan September ini, Australia hanya pernah sekali mengalahkan Brasil.
Australia berani menekan Brasil
Australia tidak hanya menunggu Brasil menguasai pertandingan.
Connor Metcalfe mendapatkan peluang pada fase awal, sementara Irankunda menunjukkan ancamannya ketika bergerak dari sisi lapangan dan melepaskan tembakan yang memaksa kiper Brasil Hugo Souza melakukan penyelamatan.
Brasil tetap membawa ancaman dengan kualitas individu para pemainnya. Namun, Australia mampu menjaga pertandingan tetap terbuka dan tidak membiarkan tim tamu memperoleh keunggulan pada babak pertama.
Socceroos datang ke pertandingan ini dengan sejumlah perubahan dalam skuad. Pelatih Tony Popovic memanggil tujuh pemain yang belum memiliki caps menjelang dua laga menghadapi Brasil. Sebanyak 16 pemain dalam skuad juga merupakan bagian dari tim Australia pada Piala Dunia 2026.
Irankunda menjadi salah satu pemain yang sudah memiliki pengalaman lebih banyak di tim senior. Sebelum menghadapi Brasil, pemain Sporting CP tersebut tercatat memiliki 19 penampilan dan enam gol bersama Australia.
Baca Juga: Prediksi Inggris vs Spanyol 27 September 2026: Ujian Berat Three Lions di Wembley
Gol Brasil sempat dianulir
Brasil sempat mengira telah memecah kebuntuan setelah pertandingan memasuki babak kedua.
Estevao berhasil memasukkan bola ke gawang Australia, tetapi selebrasi Brasil tidak bertahan lama. Pemeriksaan VAR menemukan adanya pelanggaran terhadap Harry Souttar dalam rangkaian serangan sehingga gol tersebut dianulir.
Keputusan itu membuat skor tetap 0-0 dan memberi Australia kesempatan untuk kembali membangun serangan.
Socceroos kemudian mendapatkan momentum yang mereka butuhkan.
Tendangan bebas Irankunda bawa Australia unggul
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-68.
Irankunda mendapatkan kesempatan dari tendangan bebas dan memanfaatkannya untuk membawa Australia unggul 1-0. Gol tersebut membuat tuan rumah berada di ambang hasil besar melawan tim dengan lima gelar Piala Dunia.
Brasil meningkatkan tekanan setelah tertinggal.
Australia bertahan menghadapi serangan tim tamu dan berhasil menjaga skor sepanjang sisa waktu normal. Semakin lama pertandingan berlangsung, peluang Socceroos untuk meraih kemenangan bersejarah semakin terbuka.
Namun, Brasil masih mempunyai satu kesempatan terakhir.
Rayan selamatkan Brasil pada menit 90+5
Ketika kemenangan Australia tinggal beberapa saat lagi, Brasil akhirnya menemukan gol penyeimbang.
Rayan, yang masuk sebagai pemain pengganti, menyambut umpan silang dengan sundulan pada menit ke-95. Bola masuk dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Australia tidak memiliki cukup waktu untuk membangun respons setelah gol tersebut.
Peluit akhir kemudian memastikan kedua tim berbagi hasil imbang.
Bagi Brasil, gol Rayan menghindarkan mereka dari kekalahan. Sementara bagi Australia, hasil tersebut menyisakan kekecewaan karena kemenangan atas salah satu tim tersukses di sepak bola dunia sudah begitu dekat.
Meski demikian, kemampuan Australia menahan Brasil tetap menjadi hasil penting bagi tim asuhan Popovic, terlebih pertandingan tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju agenda berikutnya setelah Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Hasil Indonesia vs Singapura 2-0, Ragnar dan Romeny Bawa Garuda Raih Kemenangan Perdana
Australia dan Brasil bertemu lagi 29 September
Pertandingan di Townsville bukan pertemuan terakhir kedua tim pada jeda internasional kali ini.
Australia dan Brasil memang dijadwalkan memainkan dua pertandingan di Queensland. Pertemuan kedua berlangsung di Suncorp Stadium, Brisbane, pada Selasa (29/9/2026).
Football Australia menyebut dua pertandingan melawan Brasil sebagai satu-satunya laga kandang Socceroos sebelum AFC Asian Cup 2027. Karena itu, rangkaian pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi Popovic untuk menilai pemain setelah Piala Dunia sekaligus membangun tim menuju turnamen Asia.
Pertemuan kedua memberi Australia kesempatan lain untuk menguji kemampuan menghadapi Brasil.
Irankunda juga akan kembali menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian setelah tendangan bebasnya hampir memberikan kemenangan di Townsville. Di sisi lain, Brasil memiliki kesempatan melakukan evaluasi setelah membutuhkan gol pada menit 90+5 untuk menghindari kekalahan pada pertandingan pertama.











