21 °c
Ashburn
14 ° Sel
14 ° Rab
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home TRAVEL

Blue Fire Muncul di Gunung Papandayan, Wisata Dibatasi hingga Pos 4

Kemunculan blue fire membuat akses wisata Gunung Papandayan dibatasi hingga Pos 4. Kawasan bawah masih dapat dikunjungi dan status gunung tetap Level I.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
1 minggu ago
in TRAVEL
0
Fenomena blue fire atau api biru di kawasan kawah Gunung Papandayan

Fenomena blue fire di kawasan Gunung Papandayan. (Foto: BBKSDA)

1
SHARES
16
VIEWS

Bulatan Times – Wisatawan yang berencana mendaki Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, perlu memperhatikan pembatasan terbaru. Akses menuju kawasan atas Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan dibatasi setelah muncul fenomena api biru atau blue fire di sekitar kawah.

BBKSDA Jawa Barat memberlakukan pembatasan sementara hingga Pos 4. Kegiatan pendakian dan perkemahan menuju kawasan yang berdekatan dengan kawah belum diperbolehkan sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Fenomena tersebut terpantau pada 23–24 September 2026. Badan Geologi mencatat nyala biru keunguan sempat terlihat di beberapa titik dengan sebaran cukup luas pada 23 September. Sehari kemudian, pancarannya berkurang dan lebih terkonsentrasi dengan warna biru keputihan.

Meski demikian, Badan Geologi menegaskan tingkat aktivitas vulkanik Gunung Papandayan hingga Jumat (25/9) masih berada pada Level I atau Normal.

Baca Juga: Tiket Pesawat Terdampak Erupsi Anak Krakatau Bisa Refund 100 Persen

Wisatawan Hanya Boleh Beraktivitas di Kawasan Bawah

Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Garut BBKSDA Jawa Barat Vitriana Yulalita mengatakan pembatasan dilakukan agar pengunjung tidak mendekati kawasan yang memiliki potensi bahaya.

BBKSDA bersama PVMBG dan pengelola TWA Gunung Papandayan telah melakukan pengecekan di lapangan.

Manajer Operasional TWA Gunung Papandayan Amin Kaban juga memastikan wisatawan masih dapat berkunjung ke kawasan bawah. Akses menuju jalur pendakian untuk sementara belum dibuka sambil menunggu informasi dari vulkanologi.

Dengan kebijakan tersebut, kondisi saat ini bukan penutupan total TWA Gunung Papandayan.

Wisatawan yang hanya berkunjung ke area bawah masih dapat masuk sesuai ketentuan pengelola. Pendaki dan pengunjung yang berencana berkemah perlu menyesuaikan rencana perjalanan karena akses ke kawasan atas dibatasi.

Belum diumumkan sampai kapan pembatasan akan diberlakukan. BBKSDA menyatakan pengaturan tersebut berlangsung sampai terdapat informasi resmi mengenai keamanan kawasan.

Blue Fire Berasal dari Pembakaran Belerang

Badan Geologi menjelaskan blue fire yang terlihat di Papandayan diinterpretasikan sebagai pembakaran belerang alami di area solfatara.

Fenomena serupa pernah dilaporkan terjadi di kawasan Kawah Baru Gunung Papandayan.

Badan Geologi juga mencatat perubahan pada Kawah Manuk sejak 2025. Bukaan kawah cenderung menyempit dan intensitas asap di permukaan menurun. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya pergeseran jalur pelepasan gas panas menuju rekahan atau dinding kawah lain di sekitarnya.

Namun, PVMBG belum menyimpulkan bahwa perubahan Kawah Manuk merupakan penyebab munculnya blue fire kali ini.

Hubungan keduanya masih dikaji. Tim tanggap darurat Badan Geologi telah diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan langsung dan menganalisis potensi bahayanya.

Baca Juga: Wisata Bali untuk Liburan, Ini Tempat yang Wajib Dikunjungi

Ada Risiko Gas Vulkanik di Sekitar Kawah

Keindahan api biru bukan alasan untuk mendekati lokasi kemunculannya.

Menurut informasi PVMBG yang disampaikan BBKSDA, potensi bahaya di sekitar fenomena tersebut mencakup semburan gas dan paparan gas vulkanik beracun di atas ambang batas. Inilah yang menjadi dasar pembatasan kegiatan wisata di sekitar zona kawah.

Badan Geologi meminta masyarakat tetap tenang karena status Papandayan tidak dinaikkan.

Wisatawan dan pendaki diminta tidak beraktivitas maupun menginap dalam radius 500 meter dari bukaan kawah aktif. Arahan tersebut berlaku selama evaluasi terhadap fenomena yang sedang berlangsung.

Blue fire kali ini sebaiknya tidak diperlakukan sebagai atraksi wisata yang dapat didekati untuk mencari foto atau video.

Pengunjung tetap perlu mengikuti batas yang dipasang petugas dan arahan pengelola TWA.

Cek Kondisi Sebelum Berangkat ke Papandayan

Pembatasan mulai diberlakukan pada Jumat, 25 September 2026. Wisatawan yang sudah merencanakan perjalanan sebaiknya memeriksa informasi operasional terbaru sebelum berangkat, terutama bila tujuan utamanya mendaki atau berkemah.

Untuk sementara, poin yang sudah dikonfirmasi adalah:

  • TWA Gunung Papandayan tidak ditutup seluruhnya;
  • wisatawan masih dapat berada di kawasan bawah;
  • akses menuju jalur pendakian dibatasi;
  • pengunjung dibatasi hingga Pos 4;
  • kegiatan perkemahan menuju kawasan berisiko ikut dibatasi;
  • wisatawan tidak boleh beraktivitas atau menginap dalam radius 500 meter dari bukaan kawah aktif;
  • status Gunung Papandayan masih Level I (Normal).

Pengelola masih menunggu hasil pemeriksaan vulkanologi untuk menentukan kebijakan berikutnya.

Source: BBKSDA Jawa Barat, Badan Geologi

Related Posts

Ilustrasi terminal bandara internasional untuk daftar bandara bintang 5 Skytrax 2026
TRAVEL

10 Bandara Bintang 5 di Dunia Menurut Skytrax 2026

Oktober 5, 2026
Ilustrasi kain batik untuk artikel Museum Batik Yogyakarta
TRAVEL

Jam Buka dan Harga Tiket Museum Batik Yogyakarta, Bisa Ikut Workshop Membatik

Oktober 3, 2026
Kereta Api Nusantara Explorer milik KAI
TRAVEL

Harga Nusantara Explorer, Rute, Fasilitas dan Cara Naik Kereta Wisata Premium KAI

September 29, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Presiden Prabowo Subianto saat menjadi inspektur upacara HUT ke-81 TNI

Prabowo Pimpin HUT ke-81 TNI, Resmikan 204 Satuan Baru dan Enam Kodam

Oktober 5, 2026
Kereta Api Nusantara Explorer milik KAI

Harga Nusantara Explorer, Rute, Fasilitas dan Cara Naik Kereta Wisata Premium KAI

September 29, 2026
harga emas hari ini 5 Oktober 2026 yang bergerak naik

Harga Emas Hari Ini Senin 5 Oktober 2026: Antam Naik Rp. 6.000 Jadi Rp. 2,58 Juta

Oktober 5, 2026
Puan Maharani menghadiri upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI

Puan Ingatkan TNI Tetap Berpihak pada Rakyat di Tengah Modernisasi Pertahanan

Oktober 5, 2026
Logo Gemini

Mulai 9 Oktober, Pengguna Gemini Gratis Hanya Bisa Pakai Flash-Lite

John Herdman pelatih Timnas Indonesia

John Herdman Ubah Taktik di Final, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia merayakan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kalahkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti

Sirkuit Mandalika jelang MotoGP Indonesia 2026

Sirkuit Mandalika 99,5 Persen Siap untuk MotoGP Indonesia 2026

Logo Gemini

Mulai 9 Oktober, Pengguna Gemini Gratis Hanya Bisa Pakai Flash-Lite

Oktober 6, 2026
John Herdman pelatih Timnas Indonesia

John Herdman Ubah Taktik di Final, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Oktober 6, 2026
Timnas Indonesia merayakan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kalahkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti

Oktober 5, 2026
Sirkuit Mandalika jelang MotoGP Indonesia 2026

Sirkuit Mandalika 99,5 Persen Siap untuk MotoGP Indonesia 2026

Oktober 5, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times