21 °c
Ashburn
14 ° Sel
14 ° Rab
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home SPORT F1

Aspal Kasar Sepang Bikin Ban Cepat Aus, Strategi Pit Stop Jadi Kunci GP Bahrain 2026

Degradasi ban tinggi di Sepang membuat strategi menjadi perhatian utama setelah FP1 dan FP2, dengan dua atau lebih pit stop berpotensi dibutuhkan.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
3 hari ago
in F1
0
Ilustrasi mobil Formula 1 melaju di Sepang International Circuit

Ilustrasi balapan Formula 1 di Sepang. (Ilustrasi AI/Bulatan Times)

0
SHARES
1
VIEWS

Bulatan Times – Degradasi ban muncul sebagai salah satu tantangan terbesar Formula 1 GP Bahrain 2026 yang digelar di Sepang International Circuit, Malaysia. Dua sesi latihan Jumat menunjukkan kombinasi aspal kasar, suhu tinggi, dan ban yang mudah overheat dapat membuat strategi pit stop menjadi faktor penting pada balapan Minggu.

Sepang menjadi tuan rumah GP Bahrain tahun ini setelah seri yang semula dijadwalkan berlangsung di Sakhir dipindahkan ke Malaysia. Formula 1 kembali ke sirkuit tersebut untuk pertama kalinya sejak 2017.

Max Verstappen memimpin FP1, sedangkan Charles Leclerc menjadi yang tercepat pada FP2. Namun, pembicaraan setelah sesi Jumat tidak hanya berpusat pada catatan waktu, melainkan pada seberapa cepat performa ban menurun dalam long run.

“Degradasi akan menjadi pembicaraan utama akhir pekan ini,” kata Leclerc, mengutip laman Formula 1.

Baca Juga: GP Bahrain 2026 Digelar di Malaysia, Kenapa Tetap Bernama Bahrain?

Aspal Sepang Membuat Ban Cepat Panas

Pirelli sejak sebelum sesi pertama sudah memperkirakan temperatur dan permukaan aspal menjadi faktor besar. Sepang memiliki karakter permukaan yang abrasif, dengan tingkat kekasaran yang dinilai mendekati Bahrain.

Situasi itu terlihat jelas pada Jumat. George Russell menyebut kombinasi temperatur tinggi dan aspal agresif menghasilkan degradasi ban yang tinggi sepanjang latihan. Mercedes juga menemukan overheating pada ban ikut memengaruhi keseimbangan mobil.

McLaren mendapat gambaran serupa. Tim menemukan permukaan Sepang lebih kasar dan memiliki grip lebih tinggi dibanding perkiraan awal, sedangkan degradasi tetap tinggi sepanjang hari.

Pirelli mencatat penurunan performa berada di kisaran 0,2 hingga 0,3 detik per lap berdasarkan long run pada Jumat. Ban medium C3 dan soft C4 menunjukkan tingkat performa dan degradasi yang relatif berdekatan, sementara ban hard C2 belum banyak digunakan sehingga datanya masih terbatas.

Baca Juga: F1 Kembali ke Sepang, GP Bahrain 2026 Digelar di Malaysia Awal Oktober

Balapan Bisa Membutuhkan Dua atau Lebih Pit Stop

Pirelli membawa tiga kompon ke Sepang: C2 sebagai hard, C3 medium, dan C4 soft. Pemilihan tersebut sedikit lebih agresif dibanding opsi konservatif yang memungkinkan digunakan pada lintasan dengan karakter serupa.

Tujuannya adalah membuka lebih banyak variasi strategi. Sebelum akhir pekan dimulai, Pirelli berharap perbedaan waktu antara strategi satu dan dua pit stop tidak terlalu besar.

Namun, tingkat degradasi Jumat membuat skenario balapan berubah. Data Pirelli menunjukkan dua atau lebih pit stop kini menjadi kemungkinan realistis jika kondisi pada Minggu tidak berubah banyak.

Ferrari juga melihat pengelolaan ban sebagai penentu race pace. Fred Vasseur menilai Sepang sangat berbeda dari beberapa seri sebelumnya yang memiliki degradasi relatif rendah.

Perbedaan kecil dalam cara pembalap melewati tikungan juga dapat memberikan efek besar terhadap usia ban. Leclerc mengatakan Ferrari masih perlu memahami bagaimana menjaga performa ban dalam stint panjang meski mobilnya tampil cepat pada Jumat.

Cuaca Sepang Bisa Membuat Strategi Makin Sulit

Sepang juga terkenal dengan kondisi cuaca yang sulit diprediksi. Prakiraan sempat menunjukkan peluang hujan pada sesi Jumat, tetapi FP1 dan FP2 berlangsung kering.

Kemungkinan hujan tetap menjadi faktor yang harus diperhitungkan untuk Sabtu dan Minggu. Jika kondisi berubah, data long run pada lintasan kering tidak akan menjadi satu-satunya dasar dalam menentukan strategi.

Tim juga menghadapi keterbatasan data. Meski Sepang pernah rutin menggelar Formula 1, tidak ada tim yang memiliki referensi balapan menggunakan generasi mobil saat ini karena kunjungan terakhir berlangsung sembilan tahun lalu.

Kualifikasi GP Bahrain di Malaysia dijadwalkan berlangsung Sabtu pukul 15.00 WIB. Balapan utama sepanjang 56 lap kemudian dimulai Minggu, 4 Oktober, pukul 14.00 WIB.

Tags: F1 2026Sepang International Circuit

Related Posts

Keiichi Yasuda dari Honda Racing Corporation
F1

Honda Tunjuk Keiichi Yasuda Pimpin Honda Racing Corporation Mulai 2027

Oktober 5, 2026
Max Verstappen memimpin balapan GP Bahrain 2026 di Sepang
F1

Max Verstappen Juara F1 GP Bahrain 2026, Russell Gagal Finis di Akhir Balapan

Oktober 4, 2026
Hujan mengguyur Sepang menjelang GP Bahrain 2026
F1

Hujan Guyur Sepang Jelang GP Bahrain 2026, Kondisi Trek Berubah sebelum Start

Oktober 4, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Presiden Prabowo Subianto saat menjadi inspektur upacara HUT ke-81 TNI

Prabowo Pimpin HUT ke-81 TNI, Resmikan 204 Satuan Baru dan Enam Kodam

Oktober 5, 2026
Kereta Api Nusantara Explorer milik KAI

Harga Nusantara Explorer, Rute, Fasilitas dan Cara Naik Kereta Wisata Premium KAI

September 29, 2026
harga emas hari ini 5 Oktober 2026 yang bergerak naik

Harga Emas Hari Ini Senin 5 Oktober 2026: Antam Naik Rp. 6.000 Jadi Rp. 2,58 Juta

Oktober 5, 2026
Puan Maharani menghadiri upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI

Puan Ingatkan TNI Tetap Berpihak pada Rakyat di Tengah Modernisasi Pertahanan

Oktober 5, 2026
Logo Gemini

Mulai 9 Oktober, Pengguna Gemini Gratis Hanya Bisa Pakai Flash-Lite

John Herdman pelatih Timnas Indonesia

John Herdman Ubah Taktik di Final, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia merayakan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kalahkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti

Sirkuit Mandalika jelang MotoGP Indonesia 2026

Sirkuit Mandalika 99,5 Persen Siap untuk MotoGP Indonesia 2026

Logo Gemini

Mulai 9 Oktober, Pengguna Gemini Gratis Hanya Bisa Pakai Flash-Lite

Oktober 6, 2026
John Herdman pelatih Timnas Indonesia

John Herdman Ubah Taktik di Final, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Oktober 6, 2026
Timnas Indonesia merayakan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kalahkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti

Oktober 5, 2026
Sirkuit Mandalika jelang MotoGP Indonesia 2026

Sirkuit Mandalika 99,5 Persen Siap untuk MotoGP Indonesia 2026

Oktober 5, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times