SINGAPURA, BULATAN TIMES – Max Verstappen akan memulai Sprint Formula 1 GP Singapura 2026 dari posisi terdepan setelah mempertahankan pole yang diraihnya pada kualifikasi Jumat (9/10/2026). George Russell menempati posisi kedua, sementara Carlos Sainz harus memulai balapan dari urutan paling belakang.
Verstappen mencatatkan waktu terbaik 1 menit 31,156 detik di Marina Bay Street Circuit, unggul 0,120 detik atas Russell. Posisi pembalap Red Bull itu tidak berubah setelah steward memutuskan untuk tidak menjatuhkan penalti atas pelanggaran bendera kuning yang melibatkannya.
Charles Leclerc dan Oscar Piastri akan menempati barisan kedua. Lando Norris memulai Sprint dari posisi kelima bersama Lewis Hamilton yang berada di urutan keenam.
Pemimpin klasemen sementara, Kimi Antonelli, harus memulai balapan dari posisi ketujuh setelah menjalani kualifikasi yang sulit bersama Mercedes.
Susunan Lengkap Grid Sprint F1 GP Singapura 2026
Berikut 22 posisi start sementara berdasarkan dokumen grid Sprint FIA tertanggal 9 Oktober 2026:
- Max Verstappen — Red Bull Racing
- George Russell — Mercedes
- Charles Leclerc — Ferrari
- Oscar Piastri — McLaren
- Lando Norris — McLaren
- Lewis Hamilton — Ferrari
- Kimi Antonelli — Mercedes
- Liam Lawson — Racing Bulls
- Isack Hadjar — Red Bull Racing
- Pierre Gasly — Alpine
- Franco Colapinto — Alpine
- Nico Hulkenberg — Audi
- Oliver Bearman — Haas
- Gabriel Bortoleto — Audi
- Fernando Alonso — Aston Martin
- Esteban Ocon — Haas
- Arvid Lindblad — Racing Bulls
- Lance Stroll — Aston Martin
- Alex Albon — Williams
- Sergio Perez — Cadillac
- Valtteri Bottas — Cadillac
- Carlos Sainz — Williams
Dua pembalap Red Bull berhasil menembus sepuluh besar. Selain Verstappen yang memimpin grid, Isack Hadjar akan memulai Sprint dari posisi kesembilan.
Cadillac menempatkan kedua pembalapnya di barisan belakang, dengan Sergio Perez menempati posisi ke-20 dan Valtteri Bottas ke-21.
Baca Juga: Verstappen Rebut Pole Sprint GP Singapura 2026, Steward Tak Beri Penalti
Kesalahan Race Control Warnai Kualifikasi Sprint
Sesi Sprint Qualifying Jumat juga diwarnai gangguan yang memengaruhi sejumlah mobil, terutama pada bagian pertama kualifikasi atau SQ1.
Gangguan muncul setelah Sergio Perez menabrak pembatas di Tikungan 5 dan memicu bendera merah. Ketika sesi dimulai kembali, beberapa pembalap mengeluhkan berkurangnya tenaga mobil.
FIA mengakui adanya kesalahan manusia di Race Control terkait pengaktifan Overtake Mode, sistem yang memungkinkan pembalap menggunakan tambahan energi listrik untuk membantu akselerasi.
Sistem tersebut tidak tersedia setelah penghentian SQ1. Overtake Mode kemudian sempat diaktifkan selama 27 detik sebelum kembali dinonaktifkan.
Menurut keterangan FIA, kesalahan itu memengaruhi performa sejumlah mobil, bergantung pada waktu mereka berada di lintasan dan posisi saat mencoba mencatatkan putaran cepat.
Carlos Sainz termasuk pembalap yang mengeluhkan ketidaksetaraan tenaga akibat gangguan tersebut. Pembalap Williams itu gagal lolos dari SQ1 dan menutup kualifikasi di posisi ke-22 dengan waktu 1 menit 37,376 detik.
FIA juga mengonfirmasi bahwa persoalan pengaktifan Overtake Mode tersebut tidak memengaruhi SQ2 maupun SQ3.
Russell Tetap Start Kedua meski Terkena Penalti Mesin
George Russell masih berhak memulai Sprint dari barisan pertama bersama Verstappen meski menghadapi penalti posisi start akibat penggantian komponen power unit Mercedes.
Hukuman tersebut berlaku untuk Grand Prix utama pada Minggu, bukan Sprint Sabtu. Karena itu, posisi kedua yang diperoleh Russell dalam Sprint Qualifying tetap berlaku.
Baca Juga: Jadwal F1 Singapura 2026: Sprint Sabtu, Balapan Minggu Pukul 19.00 WIB
Sprint GP Singapura dijadwalkan berlangsung Sabtu (10/10/2026) pukul 16.00 WIB dengan jarak 21 lap.
Hasil Sprint tidak menentukan posisi start Grand Prix Minggu. Para pembalap masih harus menjalani sesi kualifikasi utama pada Sabtu pukul 20.00 WIB untuk menentukan susunan start balapan sepanjang 62 lap yang digelar Minggu (11/10) pukul 19.00 WIB.










