BULATANTIMES.COM – Persaingan MotoGP 2026 memasuki fase semakin menarik setelah Marc Marquez memangkas jarak dengan Jorge Martin di klasemen. Kemenangan di Aragon membuat pembalap Ducati Lenovo itu kini hanya tertinggal 19 poin dari Martin yang masih memimpin kejuaraan.
Di sisi lain, Aprilia masih memiliki dua pembalap di posisi teratas, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. Bezzecchi bahkan tampil kompetitif sepanjang akhir pekan Aragon dan finis di posisi ketiga pada balapan utama.
Baca Juga: Marc Marquez Cuma 19 Poin dari Jorge Martin, Ini Skenario Juara MotoGP 2026
Marc Marquez Jadi Ancaman Serius
Marc datang ke Aragon dengan tekanan besar setelah hasil kurang maksimal di seri sebelumnya. Namun, ia justru bangkit dengan meraih kemenangan Sprint dan balapan utama.
Hasil tersebut membuat Marc mengumpulkan poin maksimal dari akhir pekan Aragon dan naik ke posisi kedua klasemen dengan 237 poin. Martin masih berada di puncak dengan 256 poin, sedangkan Bezzecchi mengoleksi 232 poin.
MotoGP mencatat Marc kini hanya berjarak 19 poin dari Martin dan 5 poin dari Bezzecchi. Dengan sembilan seri tersisa, ketiga pembalap masih mempunyai peluang untuk memperebutkan gelar.
Baca Juga: Jadwal MotoGP Misano 2026 Waktu Indonesia dan Siaran Langsung
Aprilia Punya Dua Kartu untuk Melawan Ducati
Aprilia berada dalam posisi menarik karena memiliki dua pembalap di tiga besar klasemen. Martin masih memimpin, sementara Bezzecchi terus menunjukkan kecepatan untuk memberikan tekanan kepada Marc.
Bezzecchi sebelumnya merebut pole position di Aragon dengan catatan waktu 1:44,962 sekaligus memecahkan rekor lap. Ia kemudian mengakhiri balapan utama di podium.
Situasi tersebut membuat persaingan Aprilia dan Ducati semakin menarik. Marc tidak hanya harus mengejar Martin, tetapi juga menjaga jarak dari Bezzecchi.
Konsistensi Bisa Jadi Penentu Gelar
Direktur Ducati Corse Gigi Dall’Igna menilai perebutan gelar musim ini tidak hanya ditentukan oleh siapa yang paling cepat. Menurutnya, kemampuan mengumpulkan poin secara konsisten juga sangat penting karena masih ada sembilan seri yang harus dijalani.
“Garis antara kecepatan dan memilih mengamankan poin sangat tipis,” ujar Dall’Igna, dikutip dari MotoGP.
Dengan demikian, kesalahan kecil dalam beberapa seri berikutnya bisa berdampak besar terhadap klasemen.
Misano Jadi Ujian Berikutnya
Seri berikutnya akan berlangsung di Misano World Circuit Marco Simoncelli pada 11–13 September 2026. Marc akan membawa momentum besar dari Aragon, sementara Martin dan Bezzecchi punya kesempatan mempertahankan posisi Aprilia di papan atas.
Selisih 24 poin antara tiga pembalap teratas membuat persaingan gelar MotoGP 2026 masih sangat terbuka. Hasil Sprint dan balapan utama di Misano berpotensi kembali mengubah peta perebutan juara dunia.
Berita MotoGP Terbaru, Bulatan Times











