24 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Rab
25 ° Kam
Selasa, Oktober 20, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home NEWS DUNIA

Jerman Kekurangan Prajurit Rekrut Gamer Jadi Tentara

Tita by Tita
2 September 2026, 23.01 WIB
in DUNIA
0
Jerman Kekurangan Prajurit Rekrut Gamer Jadi Tentara

Gambar ilustrasi AI

BULATANTIMES.COM — Angkatan bersenjata Jerman menghadapi krisis jumlah personel pertahanan negara yang semakin menyusut setiap tahun. Pasalnya, fenomena Jerman kekurangan prajurit rekrut gamer menjadi strategi baru militer membidik talenta digital.

Oleh karena itu, institusi militer Bundeswehr membuka stan promosi karier pada pameran video game terbesar. Langkah jemput bola ini menyasar ribuan anak muda penggemar gim konsol dan komputer.

Baca Juga: Bom Perang Dunia II di Laut Jerman Jadi Ancaman Beracun

Alasan Jerman Kekurangan Prajurit Rekrut Gamer di Gamescom

Awalnya, militer Jerman mengandalkan metode perekrutan konvensional melalui sekolah dan iklan layanan masyarakat terbuka. Pola lama tersebut bertujuan menarik minat generasi muda meniti karier sebagai prajurit profesional.

Namun, minat generasi muda bergabung menjadi tentara sukarela terus merosot dalam beberapa tahun terakhir. Populasi prajurit aktif bahkan semakin menua di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Eropa Timur.

Bahkan, Bundeswehr kini mendirikan arena simulator interaktif di pameran Gamescom di Kota Koeln. Petugas militer membagikan brosur informasi sambil mengajak pengunjung mencoba simulasi kokpit helikopter tempur.

“Militer menghadirkan konseling karier langsung kepada para pengunjung muda di arena pameran,” tulis jurnalis Deutsche Welle, dikutip dari Kompas.

Keahlian Motorik Gamer Penting untuk Perang Siber dan Drone

Sementara itu, perwira militer menilai para pemain gim memiliki refleks visual dan koordinasi motorik unggul. Pengalaman bermain gim taktis melatih ketajaman konsentrasi saat memproses data visual yang kompleks.

Keterampilan bermain video game sangat cocok mendukung pengoperasian pesawat nirawak dan sistem radar modern. Militer membutuhkan operator drone yang terbiasa mengendalikan perangkat kemudi dengan akurasi tinggi.

Selain itu, keahlian teknis komputasi komputer memegang peranan krusial dalam memperkuat benteng pertahanan siber. Prajurit berlatar belakang gamer mudah beradaptasi dengan sistem persenjataan berbasis perangkat lunak canggih.

Lebih lanjut, perang era modern menuntut kecepatan pengambilan keputusan taktis di bawah situasi darurat.

“Dunia militer modern membutuhkan prajurit yang menguasai teknologi digital dan perangkat kendali jarak jauh,” ungkap pengamat pertahanan, dilansir DW News.

Baca Juga: 11 Proyek PLTA Nepal Hancur Akibat Banjir Bandang

Kondisi Jerman Kekurangan Prajurit Rekrut Gamer Hadapi Kritik

Di sisi lain, Jerman menargetkan peningkatan jumlah pasukan aktif mencapai 203.000 hingga 260.000 personel. Peningkatan kekuatan militer konvensional menjadi agenda utama pemerintah demi memenuhi komitmen aliansi NATO.

Jumlah tentara aktif saat ini baru menyentuh angka 181.000 personel di tengah ancaman geopolitik. Kesenjangan angka kebutuhan dan realisasi pendaftaran prajurit mendorong terobosan kampanye di komunitas kreatif.

Kendati demikian, sejumlah kelompok aktivis perdamaian di Jerman mengkritik kehadiran militer pada ajang hiburan anak. Aktivis menilai promosi karier bersenjata di festival video game berpotensi mengaburkan risiko bahaya perang.

Dengan demikian, pemerintah Jerman terus mengevaluasi pendekatan komunikasi publik agar tetap menarik minat pemuda.

Baca berita dunia terkini, Bulatan Times

Source: Kompas.com, Deutsche Welle (DW)
Tags: EropaJerman

Related Posts

Wakil Presiden AS JD Vance mengenakan jas biru dan dasi merah berbicara di depan mikrofon dengan bendera Amerika Serikat di belakangnya
DUNIA

Wapres AS JD Vance Tak Ikut Dukung Netanyahu dalam Pemilu Israel

Oktober 20, 2026
Donald Trump berdiri di belakang podium dan mikrofon dengan jas gelap serta dasi merah di depan peserta kampanye
DUNIA

Trump Usulkan Nama ‘Trump Ocean’ untuk Samudra Atlantik atau Pasifik

Oktober 12, 2026
Ilustrasi El Nino yang menguat di seluruh dunia dengan dampak cuaca ekstrem, kekeringan, badai, dan kebakaran.
DUNIA

WMO Peringatkan El Niño 2026 Berpotensi Jadi Salah Satu Terkuat sejak 1950

Oktober 10, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Lapas Cilegon Gelar Sidak dan Tes Urine Bersama BNNK Terkait Isu Narkoba

Lapas Cilegon Gelar Sidak dan Tes Urine Bersama BNNK Terkait Isu Narkoba

Oktober 20, 2026
Ilustrasi papan perdagangan IDX menampilkan IHSG 4.996,61, penurunan 3,64 persen atau 188,50 poin, dengan grafik saham merah

IHSG Jatuh Lagi ke Bawah 5.000, BEI Siapkan Dua Langkah Usai Temui MSCI

Oktober 20, 2026
Wakil Presiden AS JD Vance mengenakan jas biru dan dasi merah berbicara di depan mikrofon dengan bendera Amerika Serikat di belakangnya

Wapres AS JD Vance Tak Ikut Dukung Netanyahu dalam Pemilu Israel

Oktober 20, 2026
Dua petugas KPK memperlihatkan uang dan barang bukti lain dalam konferensi pers di depan lambang KPK, dengan sejumlah bundel uang di atas meja

KPK Geledah 8 Lokasi Kasus Dugaan Korupsi BNPB, Sita Uang hingga 3 Mobil

Oktober 20, 2026
Telapak ban mobil baru dengan tiga garis warna biru, kuning, dan merah memanjang di antara alur ban

Fungsi Garis Warna di Telapak Ban Mobil, Penanda Produksi Bukan Kualitas

Dua petugas KPK memperlihatkan uang dan barang bukti lain dalam konferensi pers di depan lambang KPK, dengan sejumlah bundel uang di atas meja

KPK Geledah 8 Lokasi Kasus Dugaan Korupsi BNPB, Sita Uang hingga 3 Mobil

Antonio Conte mengenakan jaket gelap sambil menunjuk dengan tangan kanannya di tepi lapangan sepak bola.

Juventus Bisa Jadi Pesaing Manchester United untuk Antonio Conte

iPhone 18 Pro

Harga iPhone 18 Pro dan Pro Max di Indonesia, iPhone Duo Belum Punya Harga Resmi

Telapak ban mobil baru dengan tiga garis warna biru, kuning, dan merah memanjang di antara alur ban

Fungsi Garis Warna di Telapak Ban Mobil, Penanda Produksi Bukan Kualitas

Oktober 20, 2026
Dua petugas KPK memperlihatkan uang dan barang bukti lain dalam konferensi pers di depan lambang KPK, dengan sejumlah bundel uang di atas meja

KPK Geledah 8 Lokasi Kasus Dugaan Korupsi BNPB, Sita Uang hingga 3 Mobil

Oktober 20, 2026
Antonio Conte mengenakan jaket gelap sambil menunjuk dengan tangan kanannya di tepi lapangan sepak bola.

Juventus Bisa Jadi Pesaing Manchester United untuk Antonio Conte

Oktober 20, 2026
iPhone 18 Pro

Harga iPhone 18 Pro dan Pro Max di Indonesia, iPhone Duo Belum Punya Harga Resmi

Oktober 20, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times