Bulatan Times – Marco Bezzecchi melanjutkan performa kuatnya di Misano dengan merebut pole position pada kualifikasi MotoGP San Marino 2026, Sabtu (12/9/2026).
Pembalap Aprilia Racing itu tidak hanya memastikan posisi start terdepan. Bezzecchi juga memecahkan all-time lap record Misano World Circuit Marco Simoncelli yang sebelumnya bertahan sejak 2024.
Rekor lama dipegang Francesco Bagnaia dengan catatan 1 menit 30,031 detik. Pada Q2 kali ini, Bezzecchi mampu menembus batas 1 menit 30 detik untuk membawa Aprilia ke posisi terdepan. Rekor Bagnaia 2024 sebelumnya masih tercatat sebagai acuan resmi Misano menjelang kualifikasi akhir pekan ini.
Bezzecchi Konsisten Cepat Sejak Jumat
Pole position tersebut bukan muncul secara tiba-tiba.
Bezzecchi sudah menunjukkan kecepatannya sejak hari pertama. Pada sesi Practice Jumat, pembalap bernomor 72 itu mencatat 1 menit 30,144 detik, hanya 0,113 detik lebih lambat dari rekor lama Bagnaia.
Catatan tersebut membuat Bezzecchi memimpin Practice dengan keunggulan 0,103 detik atas Marc Marquez. Alex Marquez berada di posisi ketiga.
Sebelumnya pada FP1, Marc sempat menjadi pembalap tercepat dengan waktu 1 menit 31,468 detik, hanya unggul 0,060 detik dari Bezzecchi.
Duel keduanya pun berlanjut hingga Sabtu ketika catatan waktu mulai masuk ke wilayah 1 menit 29 detik pada sesi penentuan posisi start.
Rekor Bagnaia yang Bertahan Sejak 2024 Akhirnya Pecah
Sebelum akhir pekan MotoGP San Marino 2026, rekor lap sepanjang masa Misano masih menjadi milik Francesco Bagnaia.
Pembalap Ducati tersebut mencetak 1 menit 30,031 detik pada 2024, yang sekaligus menjadi catatan pole terbaik di sirkuit tersebut.
Bezzecchi sebenarnya sudah mendekati angka itu pada Practice Jumat. Namun, peningkatan grip lintasan serta penggunaan ban untuk time attack pada Q2 akhirnya membuat batas 1 menit 30 detik berhasil ditembus.
Hasil ini sekaligus memperlihatkan peningkatan kecepatan motor MotoGP di Misano. Pada kualifikasi 2025, Bezzecchi juga meraih pole, tetapi catatan waktunya masih 1 menit 30,134 detik.
Artinya, Bezzecchi kembali merebut pole Misano untuk dua musim beruntun, tetapi kali ini dengan catatan yang jauh lebih cepat.
- Baca Juga: Ai Ogura Absen Lagi di MotoGP Misano 2026
Aprilia Makin Kuat di Tengah Perebutan Gelar
Pole Bezzecchi juga memiliki arti penting dalam persaingan gelar MotoGP 2026.
Sebelum akhir pekan Misano dimulai, Jorge Martin memimpin klasemen dengan 256 poin. Marc Marquez berada di posisi kedua dengan 237 poin, sementara Bezzecchi menempel di peringkat ketiga dengan 232 poin.
Dengan demikian, hanya 24 poin yang memisahkan Martin dan Bezzecchi sebelum Sprint dan balapan utama MotoGP San Marino.
Misano menyediakan maksimal 37 poin dari Sprint dan Grand Prix sehingga hasil akhir pekan ini berpotensi mengubah susunan tiga besar klasemen.
Bagnaia Harus Memulai Kualifikasi dari Q1
Situasi berbeda dialami Francesco Bagnaia.
Pemegang rekor lama Misano itu menjalani hari Jumat yang sulit dan hanya berada di posisi ke-19 pada Practice. Hasil tersebut membuat Bagnaia harus memulai perjuangan kualifikasinya melalui Q1.
Sementara itu, Bezzecchi, Marc Marquez, Alex Marquez, Fabio Di Giannantonio, Franco Morbidelli, Pedro Acosta, Luca Marini, Johann Zarco, Pol Espargaro, dan Jorge Martin sudah memperoleh tiket langsung menuju Q2 dari hasil Practice.
Kondisi itu membuat Bezzecchi memiliki jalur lebih sederhana menuju perebutan pole dibandingkan sejumlah pembalap yang harus lebih dulu berjuang di Q1.
Pole Penting untuk Sprint MotoGP Misano
Pole position Bezzecchi akan digunakan sebagai posisi start untuk Sprint maupun Grand Prix utama.
Sprint MotoGP San Marino berlangsung Sabtu (12/9/2026) pukul 20.00 WIB dengan jarak 13 lap. Balapan utama kemudian digelar Minggu (13/9/2026) pukul 19.00 WIB sebanyak 27 lap.
Posisi terdepan menjadi keuntungan penting di Misano karena karakter sirkuit membuat pembalap di belakang lebih sulit melakukan overtaking ketika kelompok depan sudah membangun ritme.
Bagi Bezzecchi, pole dan rekor lap baru menjadi modal kuat untuk mengejar kemenangan di hadapan publik Italia sekaligus mempertahankan tekanan terhadap Martin dan Marc dalam perebutan gelar MotoGP 2026.











