21 °c
Banjar Triwangsakeliki
24 ° Sel
25 ° Rab
Selasa, Oktober 27, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home TEKNO & SAINS

Mantan Peneliti Anthropic Mundur, Peringatkan Risiko AI Lepas Kendali

Mantan peneliti Anthropic Jacob Coxon mengundurkan diri sambil memperingatkan risiko AI superinteligensi berkembang terlalu cepat dan sulit dikendalikan manusia.

Editor by Editor
11 September 2026, 18.30 WIB
in TEKNO & SAINS
Mantan Peneliti Anthropic Mundur

Mantan Peneliti Anthropic Mundur

Bulatan Times – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) kembali memunculkan kekhawatiran setelah Jacob Coxon, mantan peneliti Anthropic dan OpenAI, mengundurkan diri dari Anthropic sambil memperingatkan risiko perkembangan AI yang semakin cepat.

Coxon mengumumkan pengunduran dirinya pada 9 September 2026. Ia menilai perusahaan-perusahaan AI saat ini sedang berlomba menuju pengembangan sistem yang dapat meningkatkan kemampuannya sendiri, sementara risiko terhadap manusia belum sepenuhnya teratasi.

  • Baca Juga: Apa Itu AI Agent? Cara Kerja, Contoh, dan Bedanya dengan Chatbot Biasa

Coxon Khawatir AI Berkembang Terlalu Cepat

Coxon sebelumnya bekerja dalam penelitian prapelatihan di OpenAI dan Anthropic. Dalam pernyataannya setelah mengundurkan diri, ia mengkritik kedua perusahaan tersebut karena menurutnya terlalu agresif mengejar pengembangan AI yang semakin canggih.

Ia memperingatkan bahwa sistem AI masa depan dapat memiliki kemampuan jauh melampaui manusia. Dalam skenario ekstrem, teknologi tersebut dikhawatirkan mampu meretas sistem komputer, memperluas pengaruh, hingga memperoleh akses terhadap sumber daya dunia nyata.

Coxon juga menyebut bahwa sejumlah peneliti AI sebenarnya memiliki kekhawatiran serupa mengenai kemungkinan teknologi tersebut berkembang di luar kendali manusia.

Peneliti Anthropic Akui Ada Risiko Serius

Peringatan Coxon mendapat perhatian karena salah satu peneliti Anthropic, Evan Hubinger, juga mengungkapkan kekhawatiran mengenai risiko superinteligensi.

Hubinger menyatakan bahwa dirinya secara pribadi memperkirakan peluang AI menyebabkan kepunahan manusia dalam satu dekade mendatang berada di atas 10 persen. Ia juga mengakui bahwa para peneliti masih belum memiliki kepastian bahwa sistem superinteligensi nantinya akan selalu mengikuti tujuan yang diinginkan manusia.

Angka tersebut merupakan perkiraan pribadi Hubinger, bukan prediksi resmi bahwa manusia pasti akan punah akibat AI.

  • Baca Juga: GPT-6 Astra Resmi Meluncur, Apa Bedanya dengan ChatGPT Sebelumnya?

Yang Dikhawatirkan Bukan AI Saat Ini

Peringatan para peneliti tersebut terutama berkaitan dengan AI superinteligensi di masa depan, bukan berarti sistem AI yang tersedia saat ini secara otomatis mampu mengambil alih atau membunuh manusia.

Masalah yang menjadi perhatian adalah ketika sistem AI memiliki kemampuan untuk meningkatkan dirinya sendiri dengan sangat cepat. Jika kemampuan tersebut berkembang lebih cepat daripada kemampuan manusia untuk mengawasi dan mengendalikannya, risiko yang muncul bisa menjadi jauh lebih sulit ditangani.

Coxon bahkan memperkirakan skenario kehilangan kendali dapat terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan sebagian orang, meski perkiraan tersebut tetap merupakan pandangan pribadi dan bukan kepastian.

Perlombaan AI Jadi Sorotan

Pengunduran diri Coxon menambah daftar peringatan dari kalangan internal perusahaan AI. Kekhawatiran tersebut muncul ketika berbagai perusahaan teknologi berlomba mengembangkan model yang semakin kuat untuk mendapatkan keunggulan di bidang AI.

Di sisi lain, perusahaan AI juga terus mengembangkan metode pengamanan untuk mengurangi risiko dari sistem yang semakin canggih.

Perdebatan pun tidak lagi hanya menyangkut seberapa pintar AI dapat dibuat, tetapi juga seberapa jauh manusia mampu mengendalikan teknologi tersebut ketika kemampuannya terus meningkat.

Untuk saat ini, belum ada bukti bahwa AI telah mencapai kondisi seperti skenario ekstrem yang dikhawatirkan Coxon. Namun, peringatan dari orang-orang yang pernah terlibat langsung dalam pengembangan AI menunjukkan bahwa persoalan keselamatan menjadi salah satu tantangan terbesar dalam perlombaan teknologi tersebut.

Source: Bloomberg
Tags: AIartificial intelligence

Related Posts

Bagian belakang Samsung Galaxy S26 Ultra berwarna abu-abu terang dipegang dengan tangan, terlihat kamera belakang dan S Pen, disertai tulisan Samsung S26 Ultra
GADGET

Android 17 untuk HP Samsung, Galaxy S23 hingga A25 Masuk Daftar

Oktober 27, 2026
Ilustrasi beberapa pekerja menggunakan laptop dan berdiskusi dengan robot putih di sebuah ruang pengembangan teknologi
TEKNO & SAINS

Indonesia dan India Siapkan Ruang Uji AI untuk Kreator di Singhasari

Oktober 26, 2026
Ilustrasi laptop, PC desktop, modul RAM dan SSD di depan peta dunia dengan grafik merah turun dan angka minus 21 persen
TEKNO & SAINS

Pengiriman PC Dunia Turun 21 Persen, Laptop Baru Kian Mahal

Oktober 26, 2026

Highlights

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Asap Karhutla Ganggu Pernapasan, Kemenkes Catat 333.470 Kasus ISPA

KMP Batumandi Tenggelam di Merak, ASDP Siapkan Pengangkatan Kapal

Geotermal Lampung Barat, Perluasan Kapital, dan Konflik Agraria BRN

Komdigi Bantah Minta Konten Karhutla Dihapus, Meutya Soroti Algoritma Medsos

Terpopuler

Geotermal Lampung Barat, Perluasan Kapital, dan Konflik Agraria BRN

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Komdigi Bantah Minta Konten Karhutla Dihapus, Meutya Soroti Algoritma Medsos

KMP Batumandi Tenggelam di Merak, ASDP Siapkan Pengangkatan Kapal

Hasil PSG vs Barcelona 4-2: Gol Vitinha dan Fabian Ruiz Pastikan Kemenangan

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times