Bulatan Times – Nicolò Bulega resmi bergabung dengan Pertamina Enduro VR46 Racing Team untuk MotoGP 2027. Pembalap Italia tersebut akan meninggalkan ajang World Superbike (WSBK) dan naik ke kelas premier bersama tim milik Valentino Rossi mulai musim depan.
Kepastian ini mengakhiri spekulasi yang sebelumnya mengaitkan Bulega dengan kursi kosong di VR46 setelah Franco Morbidelli dipastikan meninggalkan tim pada akhir musim 2026. Bulega akan menjadi rekan setim Fermín Aldeguer yang sudah lebih dulu dikonfirmasi VR46 untuk musim 2027 dan 2028.
Bulega Naik ke MotoGP Setelah Bersinar di WSBK
Kepindahan ke MotoGP menjadi langkah besar dalam karier Bulega. Pembalap kelahiran Italia tersebut berkembang di ajang balap motor produksi sebelum akhirnya menjadi salah satu nama paling dominan di WSBK 2026.
Bulega juga masih terikat dengan Ducati. Selama berada di WSBK, ia memperkuat tim Aruba.it Racing-Ducati dan terlibat dalam pengembangan proyek Ducati untuk MotoGP generasi 2027.
Perpindahan ini membuat Bulega tetap berada dalam ekosistem Ducati ketika memasuki kelas premier. VR46 sendiri berstatus sebagai tim Ducati Factory Supported Team, dengan kerja sama Ducati yang diperpanjang hingga setidaknya akhir 2029.
Jadi Rekan Setim Fermín Aldeguer
Bulega akan mengisi satu kursi VR46 bersama Fermín Aldeguer.
Aldeguer sebelumnya sudah diumumkan sebagai pembalap VR46 untuk 2027 dan 2028. Pembalap Spanyol itu juga akan mendapatkan Ducati Desmosedici GP berstatus factory sebagai bagian dari dukungan Ducati.
Dengan demikian, susunan VR46 untuk MotoGP 2027 kini mulai terlihat jelas:
- Nicolò Bulega — Italia
- Fermín Aldeguer — Spanyol
Bulega sekaligus menggantikan posisi Morbidelli yang memilih mengakhiri kiprahnya di MotoGP setelah musim 2026. Morbidelli selanjutnya diproyeksikan melanjutkan karier di World Superbike bersama Ducati.
Tantangan Besar Menanti Bulega
Debut Bulega di MotoGP datang pada periode perubahan besar. Mulai 2027, kelas premier akan menggunakan mesin berkapasitas 850 cc, regulasi aerodinamika yang lebih sederhana, serta ban Pirelli sebagai pemasok tunggal.
Bagi Bulega, penggunaan Pirelli bisa menjadi salah satu keuntungan karena ia sudah lama berkompetisi menggunakan ban tersebut di WSBK. Kondisi ini berpotensi membuat proses adaptasinya berbeda dibanding pembalap yang sebelumnya hanya terbiasa dengan karakter ban MotoGP.
Bulega juga bukan benar-benar pendatang baru terhadap motor MotoGP. Pengalamannya dalam proyek pengembangan Ducati membuatnya sudah mengenal sebagian karakter motor prototype yang sedang dipersiapkan untuk regulasi 2027.
Sebelumnya Bulega Sempat Bandingkan Dirinya dengan Toprak
Menariknya, kepastian Bulega menuju MotoGP muncul tidak lama setelah ia membicarakan perbedaan gaya balapnya dengan Toprak Razgatlioglu.
Bulega menilai karakter balapnya memiliki keunggulan pada kecepatan di bagian tengah tikungan. Menurutnya, karakter tersebut bisa sesuai dengan tuntutan motor MotoGP yang memiliki perubahan pada aspek aerodinamika.
Komentar tersebut menarik perhatian karena Toprak lebih dahulu melakukan transisi dari WSBK ke MotoGP pada 2026. Bulega sendiri mengatakan dirinya banyak belajar dari pembalap Turki tersebut ketika keduanya masih berkompetisi di WSBK.
Kini, perbandingan itu tidak lagi sebatas wacana. Bulega akan benar-benar memiliki kesempatan membuktikan kemampuannya di kelas premier mulai 2027.
Bulega Jadi Salah Satu Debutan yang Paling Dinantikan
Kepindahan Bulega membuat MotoGP 2027 semakin menarik. Ia datang bukan sebagai pembalap yang sekadar mencari pengalaman, melainkan sebagai salah satu rider paling menonjol dari WSBK.
Kombinasi pengalaman Ducati, penguasaan ban Pirelli, serta performanya di WSBK menjadi modal penting sebelum menghadapi tantangan baru bersama VR46.
Namun, MotoGP memiliki karakter yang berbeda dari WSBK. Kecepatan, pengelolaan ban, aerodinamika, perangkat elektronik, serta persaingan dalam rombongan pembalap akan menjadi tantangan baru yang harus segera diadaptasi Bulega.
Musim 2027 pun akan menjadi babak baru bagi pembalap Italia tersebut: dari dominasi di WSBK menuju pertarungan melawan para pembalap terbaik dunia di kelas MotoGP.
Berita MotoGP Terbaru, Bulatan Times











