BULATANTIMES.COM — Pembalap muda kebanggaan Indonesia Veda Ega Pratama terus mematangkan persiapan teknis menjelang seri balapan Eropa berikutnya. Pasalnya, sosok Veda Ega Pratama siap bangkit di Moto3 San Marino guna mengincar perolehan poin penuh.
Oleh karena itu, seri balapan di Sirkuit Misano menjadi panggung pembuktian kapasitas talenta pembalap asal Gunungkidul. Kekecewaan akibat hasil kurang memuaskan pada balapan sebelumnya memicu motivasi berlipat ganda untuk menebus poin.
Baca Juga: Karakteristik Sirkuit Misano Siap Uji Manajemen Ban Pembalap
Evaluasi Honda Team Asia Usai Kendala Motor di Aragon
Awalnya, Veda menghadapi tantangan berat akibat penurunan daya cengkeram ban belakang pada balapan seri Aragon. Pembalap bernomor motor 54 tersebut kesulitan mempertahankan kecepatan motor saat keluar dari tikungan panjang.
Terlebih, aspal baru Sirkuit MotorLand Aragon menyulitkan setelan suspensi motor Honda NSF250RW miliknya sepanjang akhir pekan. Kondisi licin pada permukaan lintasan memaksa sang pembalap bertarung ekstra keras menjaga keseimbangan.
Bahkan, pembalap berusia 17 tahun ini terpaksa puas menyentuh garis finis pada urutan kedua puluh.
“Karakteristik aspal Aragon memicu masalah grip ban belakang yang menghambat ritme kecepatan Veda,” ungkap Manajer Honda Team Asia Hiroshi Aoyama, dikutip dari Kompas TV.
Baca Juga: Francesco Bagnaia dan Masa Sulit di Misano
Tekad Veda Ega Pratama Siap Bangkit di Moto3 San Marino
Sementara itu, tim mekanik langsung merombak setelan geometri motor agar sesuai dengan karakter Sirkuit Misano. Evaluasi data telemetri menjadi rujukan penting dalam menyempurnakan distribusi bobot kendaraan balap.
Para mekanik memfokuskan perbaikan pada sektor pengereman dan akselerasi keluar tikungan lambat yang sangat rapat. Keandalan respons mesin menjadi kunci utama memenangi duel sengit barisan tengah kelas Moto3.
Selain itu, Veda menjaga kebugaran fisik dan mematangkan konsentrasi mental menjelang rangkaian sesi latihan bebas. Pembalap binaan Astra Honda Motor ini bertekad menembus posisi kualifikasi terdepan pada hari Sabtu.
Lebih lanjut, pembalap muda ini menargetkan posisi sepuluh besar demi memperbaiki posisi klasemen kejuaraan dunia.
“Saya termotivasi memberikan hasil terbaik bagi penggemar di tanah air pada balapan Misano,” tegas Veda, dilansir Okezone Sports.
Baca Juga: Hasil Moto3 Aragon 2026: Veda Ega Pratama Finis Ke-20
Modal Manis Rekor Balapan di Sirkuit Misano Italia
Di sisi lain, Sirkuit Marco Simoncelli menyimpan memori manis dalam perjalanan karier balap internasional Veda. Lintasan di pesisir pantai Adriatik ini memberikan rasa percaya diri berkat pengalaman berkompetisi sebelumnya.
Pembalap binaan Astra Honda Motor ini pernah menaiki podium kedua di Misano pada musim balap lalu. Pengalaman berharga tersebut menjadi modal psikologis penting dalam menaklukkan enam belas tikungan menantang.
Kendati demikian, persaingan kelas utama Moto3 menuntut kecepatan adaptasi yang jauh lebih disiplin dan konsisten. Para rival muda dari benua Eropa dan Amerika Latin siap menyajikan pertarungan sengit hingga garis finis.
Dengan demikian, dukungan doa jutaan masyarakat Indonesia mengiringi perjuangan Veda mengibarkan bendera Merah Putih.










