Jumat, September 4, 2026
  • Login
Bulatan Times
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home NEWS NASIONAL

Penipuan Telepon di Indonesia Naik 4 Kali Lipat, Ini Modus yang Harus Diwaspadai

Tita by Tita
September 4, 2026
in NASIONAL
0
Penipuan Telepon di Indonesia

Gambar ilustrasi

0
SHARES
5
VIEWS

BULATANTIMES.COM – Penipuan melalui telepon atau scam call semakin menjadi ancaman bagi pengguna ponsel di Indonesia. Data Kaspersky Who Calls menunjukkan proporsi panggilan yang terindikasi sebagai penipuan mencapai 10,24 persen pada Juni 2026, naik tajam dibandingkan 2,55 persen pada Januari.

Jika dibandingkan dengan awal tahun, angkanya meningkat sekitar 302 persen. Aktivitas scam call bahkan sempat mencapai titik tertinggi 11,09 persen pada Mei 2026 sebelum turun menjadi 10,24 persen pada Juni.

Panggilan Penipuan Tidak Selalu Berasal dari Nomor Asing

Meningkatnya scam call membuat pengguna perlu lebih berhati-hati ketika menerima telepon yang tidak dikenal.

Namun, persoalannya bukan sekadar nomor asing yang menelepon. Pelaku penipuan kini juga memanfaatkan berbagai saluran digital untuk membangun kepercayaan sebelum mengarahkan korban ke situs atau layanan palsu.

Kaspersky mencatat tautan phishing semakin banyak disebarkan melalui pesan teks, aplikasi percakapan, media sosial, tawaran pekerjaan palsu hingga promosi hadiah atau giveaway.

Baca Juga: Ruben Onsu Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan

Modus Penipuan Semakin Beragam

Salah satu metode yang digunakan adalah phishing, yaitu upaya mengelabui korban agar memberikan informasi sensitif melalui situs atau layanan palsu.

Pelaku dapat membuat alamat situs yang menyerupai layanan resmi menggunakan teknik typosquatting, sehingga korban yang tidak teliti bisa mengira dirinya sedang membuka situs asli.

Modus tersebut juga dapat dikombinasikan dengan telepon. Pelaku lebih dulu menghubungi korban, kemudian mengirimkan tautan yang diklaim sebagai formulir verifikasi, hadiah, pekerjaan, atau layanan tertentu.

Yang lebih berbahaya, akun aplikasi pesan yang sudah diretas dapat digunakan untuk mengirimkan pesan penipuan kepada kontak korban. Pesan tersebut terlihat seolah-olah berasal dari teman atau orang yang sudah dikenal.

Panggilan Spam Masih Mendominasi

Selain scam call, panggilan spam juga masih menjadi gangguan terbesar bagi pengguna ponsel.

Sepanjang periode yang dianalisis Kaspersky, panggilan spam menyumbang lebih dari 65 persen dari seluruh panggilan yang ditandai setiap bulan. Angka tertingginya mencapai 74,7 persen pada April 2026.

Perbedaan keduanya penting. Tidak semua panggilan spam merupakan penipuan, tetapi sebagian dapat digunakan sebagai bagian dari strategi untuk menghubungi calon korban.

Kenapa Penipu Mengincar Ponsel?

Ponsel kini digunakan untuk hampir semua aktivitas digital, mulai dari komunikasi, belanja, pembayaran, perbankan hingga mengakses berbagai layanan.

Kondisi tersebut membuat satu perangkat menyimpan banyak informasi penting. Jika korban berhasil diyakinkan untuk memberikan kode, kata sandi, data pribadi, atau membuka tautan berbahaya, dampaknya bisa jauh lebih besar daripada sekadar menerima telepon mengganggu.

Kaspersky menilai perubahan pola hidup digital tersebut membuat penjahat siber semakin fokus memanfaatkan perangkat seluler sebagai jalur untuk menjangkau korban.

Baca Juga: Prabowo Subianto Akan Manfaatkan Uang Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Nasional

Cara Menghindari Penipuan Telepon

Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan pengguna untuk mengurangi risiko menjadi korban.

Pertama, jangan langsung percaya pada penelepon. Jika seseorang mengaku berasal dari bank, perusahaan, pemerintah, atau layanan tertentu dan meminta informasi sensitif, jangan langsung memberikannya.

Kedua, jangan sembarangan membuka tautan. Periksa alamat situs dengan teliti, terutama jika tautan dikirim setelah menerima telepon atau pesan yang mencurigakan.

Ketiga, jangan tergiur hadiah atau pekerjaan mendadak. Tawaran yang meminta pembayaran, data pribadi, atau verifikasi melalui tautan harus diperiksa terlebih dahulu.

Keempat, aktifkan autentikasi multifaktor pada akun penting. Lapisan keamanan tambahan dapat membantu mengurangi risiko pengambilalihan akun.

Kaspersky juga menyarankan pengguna rutin memperbarui sistem keamanan perangkat dan memantau aktivitas akun untuk menemukan transaksi atau aktivitas yang tidak wajar.

Jangan Panik Saat Menerima Telepon Mencurigakan

Hal terpenting ketika menerima telepon mencurigakan adalah jangan terburu-buru mengikuti instruksi penelepon.

Jika penelepon mengaku berasal dari institusi tertentu, tutup telepon dan hubungi institusi tersebut melalui nomor atau kanal resmi yang ditemukan secara mandiri.

Jangan menggunakan nomor telepon atau tautan yang diberikan oleh penelepon sebagai satu-satunya cara untuk melakukan verifikasi.

Lonjakan scam call sepanjang 2026 menunjukkan bahwa penipuan digital semakin mengandalkan manipulasi pengguna. Karena itu, kewaspadaan tidak cukup hanya dengan menghindari nomor asing, tetapi juga harus mencakup pesan, tautan, akun media sosial, dan berbagai bentuk komunikasi digital lainnya.

Sumber: Kaspersky, Katadata, ANTARA

Tags: ModusPenipuanPenipuanPenipuanOnline

Related Posts

BGN Minta Maaf Keracunan MBG Sidoarjo
NASIONAL

BGN Minta Maaf Keracunan MBG Sidoarjo dan Beri Sanksi Tegas

September 4, 2026
Lowongan KAI 2026 Dibuka, Lulusan SMA hingga S1 Bisa Daftar
NASIONAL

Lowongan KAI 2026 Dibuka, Lulusan SMA hingga S1 Bisa Daftar

September 4, 2026
Santri Keracunan MBG Sidoarjo
NASIONAL

Kasus Santri Keracunan MBG Sidoarjo: BGN Ungkap Fakta Baru

September 3, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Agustus 31, 2026
Lowongan KAI 2026 Dibuka, Lulusan SMA hingga S1 Bisa Daftar

Lowongan KAI 2026 Dibuka, Lulusan SMA hingga S1 Bisa Daftar

September 4, 2026
BMKG Waspadai Gelombang hingga 4 Mete

BMKG Waspadai Gelombang hingga 4 Meter, Lampung Masuk Daftar

September 3, 2026
Penipuan Telepon di Indonesia

Penipuan Telepon di Indonesia Naik 4 Kali Lipat, Ini Modus yang Harus Diwaspadai

September 4, 2026
Daftar Harga Mobil Listrik

Daftar Harga Mobil Listrik September 2026 Mulai 300 Jutaan

Penipuan Telepon di Indonesia

Penipuan Telepon di Indonesia Naik 4 Kali Lipat, Ini Modus yang Harus Diwaspadai

GPT-6 Astra Resmi Meluncur

GPT-6 Astra Resmi Meluncur, Apa Bedanya dengan ChatGPT Sebelumnya?

BGN Minta Maaf Keracunan MBG Sidoarjo

BGN Minta Maaf Keracunan MBG Sidoarjo dan Beri Sanksi Tegas

Daftar Harga Mobil Listrik

Daftar Harga Mobil Listrik September 2026 Mulai 300 Jutaan

September 4, 2026
Penipuan Telepon di Indonesia

Penipuan Telepon di Indonesia Naik 4 Kali Lipat, Ini Modus yang Harus Diwaspadai

September 4, 2026
GPT-6 Astra Resmi Meluncur

GPT-6 Astra Resmi Meluncur, Apa Bedanya dengan ChatGPT Sebelumnya?

September 4, 2026
BGN Minta Maaf Keracunan MBG Sidoarjo

BGN Minta Maaf Keracunan MBG Sidoarjo dan Beri Sanksi Tegas

September 4, 2026

Tentang Kami

BulatanTImes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Always active
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Manage options
  • Manage services
  • Manage {vendor_count} vendors
  • Read more about these purposes
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times