BULATANTIMES.COM – Perebutan takhta tertinggi kejuaraan dunia balap motor MotoGP 2026 memasuki fase yang sangat mendebarkan. Pasalnya, seri MotoGP San Marino 2026 jadi peluang Marc Marquez merebut posisi puncak klasemen dunia dari Jorge Martin.
Oleh karena itu, balapan di Sirkuit Misano menjadi panggung pembuktian kapasitas juara sang pembalap Spanyol. Momentum kemenangan ganda pada seri sebelumnya di Aragon mendongkrak rasa percaya diri pembalap berjuluk The Baby Alien.
Baca Juga: Persiapan MotoGP Misano 2026: Misi Balas Dendam Bagnaia
Peluang Marc Marquez Memangkas Selisih Angka di Misano
Awalnya, Jorge Martin mendominasi perolehan angka dengan mengoleksi 256 poin hingga seri ketiga belas. Keunggulan poin pembalap Prima Pramac tersebut sempat tampak sulit terkejar oleh para pesaing terdekatnya.
Namun, kemenangan ganda Marquez di Aragon memangkas jarak selisih poin menjadi tinggal 19 angka saja. Marquez memborong 37 poin maksimal melalui kemenangan brilian pada sesi balapan sprint dan balapan utama.
Bahkan, rider Ducati Lenovo Team ini mengantongi 237 poin berkat lonjakan performa yang sangat impresif.
“Kemenangan beruntun di Aragon memberi dorongan mental luar biasa untuk membidik podium utama di Misano,” ungkap Marquez, dikutip dari CNN Indonesia.
Rekor Gemilang The Baby Alien Melampaui Valentino Rossi
Sementara itu, lintasan Misano World Circuit Marco Simoncelli merupakan sirkuit yang sangat bersahabat bagi Marquez. Karakter aspal lintasan searah jarum jam sangat cocok dengan gaya pengereman agresif sang pembalap.
Pembalap bernomor 93 tersebut mencatatkan total delapan kali kemenangan spektakuler sepanjang kariernya di Misano. Keberhasilan menaklukkan tikungan teknikal Misano menegaskan statusnya sebagai penguasa tersukses di pesisir Adriatik.
Selain itu, lima kemenangan di antaranya terjadi pada kelas utama kejuaraan Grand Prix MotoGP.
Lebih lanjut, catatan emas tersebut melampaui rekor legenda Italia Valentino Rossi yang hanya meraih tiga kemenangan.
“Marquez memiliki pemahaman garis balap yang luar biasa pada tikungan teknikal Misano,” tulis ulasan balap, dilansir Crash.net.
Baca Juga: Francesco Bagnaia dan Masa Sulit di Misano
Hadangan Barisan Pembalap Tuan Rumah Italia
Di sisi lain, misi Marquez menyapu bersih podium menghadapi hadangan sengit dari barisan pembalap tuan rumah. Para pembalap didikan akademi balap lokal bertekad mempertahankan dominasi di hadapan publik sendiri.
Marco Bezzecchi yang mengemas 232 poin siap bertarung habis-habisan di hadapan puluhan ribu tifosi fanatik. Posisi Bezzecchi di peringkat ketiga klasemen hanya berjarak lima angka di bawah raihan poin Marquez.
Kendati demikian, Pecco Bagnaia turut berambisi bangkit demi memulihkan gengsi tim pabrikan di kandang sendiri. Bagnaia menargetkan kemenangan penuh untuk membalas kegagalan meraih poin pada balapan seri sebelumnya.
Dengan demikian, GP San Marino pada 11–13 September menyuguhkan duel perebutan takhta dunia yang paling mendebarkan.
Sumber: MotoGP Official Standings, CNN Indonesia, dan Crash.net.











