Bulatan Times – Nurisa Dian Ashrifah mencatat sejarah di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pemanah Indonesia itu meraih emas nomor compound individu putri setelah mengalahkan Amaya Amparo Cojuangco dari Filipina 139-137 di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose, Aichi, Jepang, Kamis, 1 Oktober 2026.
Emas tersebut menjadi yang pertama bagi Indonesia dari cabang panahan sepanjang sejarah Asian Games. Bagi kontingen Merah Putih, kemenangan Nurisa juga menambah koleksi menjadi lima emas pada edisi 2026.
Baca Juga: Rahmat Erwin Raih Emas Asian Games 2026, Pecahkan Dua Rekor Dunia
Nurisa memulai kompetisi dari peringkat kedelapan babak kualifikasi. Ia mengumpulkan 701 poin dari 72 anak panah sebelum melaju ke fase eliminasi.
Nurisa Lewati Duel Ketat Menuju Final
Nurisa mengawali babak gugur dengan mengalahkan Madeleine Xue Li Ong dari Singapura 149-142 pada 28 September. Setelah itu, ia menyingkirkan Viktoriya Lyan asal Kazakhstan 148-145.
Ujian lebih berat datang di perempat final. Nurisa berhadapan dengan unggulan pertama asal India, Chikitha Taniparthi, dan menang tipis 144-143.
Baca Juga: Tim Pokémon UNITE Indonesia Tembus Final Asian Games 2026, Jepang Menanti
Di semifinal, Nurisa menghadapi Kang Yeonseo dari Korea Selatan. Ia menang 147-143 dan memastikan tempat di perebutan emas.
Final melawan Cojuangco kembali berlangsung ketat. Setelah lima end, Nurisa unggul dua poin dengan skor 139-137. Dalam nomor compound individu, setiap pemanah melepaskan 15 anak panah dengan nilai maksimal 150 poin.
Nurisa Jadi Pemanah Indonesia Pertama yang Raih Emas Asian Games
Sebelum kemenangan Nurisa, pemanah Indonesia sudah beberapa kali naik podium Asian Games, tetapi belum pernah membawa pulang emas.
Tatang Budiman, Donald Pandiangan, dan Suradi Rukimin meraih perak beregu recurve putra pada Asian Games 1982. Pada 1994, Danahuri Dahliana, Rusena Gelanteh, dan Purnama Pandiangan juga mendapatkan perak dari nomor beregu recurve putri.
Diananda Choirunisa kemudian meraih perak recurve individu putri pada Asian Games 2018. Delapan tahun kemudian, Nurisa menjadi pemanah Indonesia pertama yang naik ke podium tertinggi Asian Games.
Medali Nurisa juga menjadi emas kelima Indonesia di Aichi-Nagoya. Empat emas sebelumnya datang dari beregu putra bulu tangkis, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di ganda putra, Rahmat Erwin Abdullah pada angkat besi kelas 75 kg putra, serta Desak Made Rita Kusuma Dewi di speed putri panjat tebing.
Dengan pencapaian tersebut, Indonesia telah melewati target awal empat medali emas yang dipasang untuk Asian Games 2026.










