Bulatan Times – Ratusan robot mulai menjadi bagian dari kegiatan sehari-hari di Chimelong Spaceship Park, Zhuhai, China. Lebih dari 300 robot buatan AGIBOT ditempatkan di kawasan wisata tersebut untuk menjalankan berbagai tugas, mulai dari menemani pengunjung hingga tampil dalam pertunjukan.
Penerapan ini menjadi fase pertama proyek embodied AI berskala besar yang dikembangkan AGIBOT bersama Chimelong Group. Berbeda dengan robot yang hanya dipamerkan sebagai demonstrasi teknologi, perangkat di kawasan tersebut disiapkan untuk berinteraksi langsung dengan pengunjung dan membantu operasional.
Embodied AI mengacu pada kecerdasan buatan yang bekerja melalui perangkat fisik. Dalam praktiknya, sistem AI tidak hanya memproses informasi, tetapi juga menerima kondisi lingkungan dan melakukan tindakan melalui robot.
Di Chimelong Spaceship Park, robot ditempatkan dalam tujuh jenis kegiatan, yaitu pertunjukan, pendidikan sains, pemandu wisata, layanan ritel, pendamping pengunjung, layanan hotel, dan kompetisi olahraga.
Baca Juga: AI China Pangkas Pencarian Mineral dari 6 Bulan Jadi Sepekan
Robot tampil, bermain hingga menjadi pemandu
Pengunjung dapat bertemu robot dalam bentuk pengalaman yang berbeda-beda di sepanjang kawasan.
Sejumlah robot digunakan dalam pertunjukan bela diri, senam, dan tai chi. Ada pula aktivitas interaktif seperti tenis meja serta permainan yang menguji kemampuan robot memanipulasi benda.
Pada area edukasi, robot dimanfaatkan untuk mendampingi kegiatan belajar. Fungsi lainnya lebih dekat dengan pelayanan pengunjung, seperti menjawab pertanyaan, mengenalkan pameran, memberi petunjuk arah, dan memandu pengunjung menuju area tertentu.
Penggunaan robot juga diperluas ke hotel yang berada dalam ekosistem Chimelong. Robot dapat menyambut tamu dan melakukan percakapan dalam beberapa tahap, bukan sekadar memberikan respons satu kali.
Konsep pertunjukannya turut menggabungkan robot dengan manusia. Gerakan robot dipadukan dengan penampil, musik, serta pencahayaan dalam satu produksi panggung.
Proyek tersebut sekaligus menandai penyerahan robot produksi AGIBOT yang ke-20.000 kepada Chimelong. Angka itu dihitung dari jumlah robot yang telah keluar dari lini produksi perusahaan.
Baca Juga: China Rilis Rival YouTube Bilibili, Kreator Bisa Dapat Penghasilan
Ratusan robot terhubung melalui jaringan 5G-A
Mengoperasikan ratusan robot dalam satu kawasan membutuhkan sistem yang berbeda dibandingkan menjalankan satu atau dua robot secara terpisah.
Untuk mendukung operasional tersebut, kawasan menggunakan jaringan khusus 5G-A yang dibangun bersama China Mobile. Infrastruktur itu digunakan untuk menjaga komunikasi robot tetap responsif di area yang dipadati pengunjung.
Sistem koordinasi terpusat juga dipakai untuk mengelola robot yang tersebar di lingkungan taman dan hotel. Di belakang operasionalnya terdapat pengaturan mengenai keamanan jaringan, perlindungan privasi, pengisian daya, hingga keselamatan kebakaran.
Skala penerapan ini membuat Chimelong Spaceship Park tidak hanya berfungsi sebagai tempat menunjukkan kemampuan robot. Teknologi tersebut dipakai dalam kondisi yang melibatkan arus pengunjung, aktivitas pelayanan, pertunjukan, dan kegiatan operasional yang berjalan dalam waktu bersamaan.
AGIBOT dan Chimelong juga membentuk lembaga riset bersama yang berfokus pada penggunaan embodied AI dalam sektor budaya dan pariwisata. Pengalaman operasional dari proyek tersebut akan digunakan untuk mengembangkan penerapan robot berikutnya di sektor hiburan, perhotelan, dan layanan pengunjung.










