Bulatan Times – OPPO bersiap membawa dua ponsel terbaru dari keluarga A Series ke pasar Indonesia. OPPO A7 Pro dan OPPO A7 Pro Max terindikasi segera meluncur setelah perangkat versi globalnya muncul dalam proses sertifikasi di Indonesia.
Dua perangkat tersebut teridentifikasi dengan nomor model berbeda. OPPO A7 Pro menggunakan nomor model CPH2931, sementara OPPO A7 Pro Max menggunakan CPH2909.
CPH2931 dilaporkan telah memperoleh sertifikat Postel pada 28 Agustus 2026. Sementara CPH2909 menyusul dengan sertifikat yang diterbitkan pada 4 September 2026. Keduanya juga dilaporkan telah memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Lolosnya dua tahapan tersebut menjadi indikasi kuat bahwa OPPO tengah mempersiapkan pemasaran kedua perangkat di Indonesia. Meski demikian, hingga berita ini ditulis, jadwal peluncuran dan harga resmi untuk pasar Indonesia belum diumumkan.
Baca Juga: iPhone 18 Pro Segera Meluncur, Ini Bocoran Harga dan Spesifikasinya
OPPO A7 Pro Bawa Baterai 8.000 mAh
OPPO A7 Pro lebih dulu diperkenalkan untuk pasar China. Ponsel ini membawa layar OLED berukuran 6,57 inci dengan resolusi 2.372 x 1.080 piksel dan refresh rate 120Hz.
Perangkat tersebut menggunakan chipset MediaTek Dimensity 6360 Max dan menjalankan ColorOS 16 berbasis Android 16. Salah satu daya tarik utamanya berada pada kapasitas baterai yang mencapai 8.000 mAh.
OPPO juga membekali perangkat ini dengan sejumlah fitur keamanan berbasis kecerdasan buatan. Fitur tersebut antara lain ditujukan untuk memberikan peringatan terhadap panggilan penipuan dan mendeteksi manipulasi wajah berbasis AI.
Aspek durabilitas turut menjadi perhatian. A7 Pro memiliki ketahanan terhadap debu dan air hingga rating IP69K. OPPO juga menggunakan struktur internal yang dirancang untuk meningkatkan perlindungan perangkat terhadap benturan.
A7 Pro Max Punya Baterai 10.000 mAh
Jika A7 Pro sudah membawa baterai berkapasitas besar, OPPO A7 Pro Max menawarkan angka yang lebih tinggi lagi.
Model ini dibekali baterai 10.000 mAh dengan pengisian cepat 80W melalui kabel serta reverse charging hingga 27W. OPPO mengklaim baterainya mampu melewati sedikitnya 1.500 siklus pengisian sebelum kapasitas turun ke bawah 80 persen.
OPPO A7 Pro Max menggunakan layar AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 120Hz dan kecerahan hingga 1.800 nits.
Dapur pacunya menggunakan Qualcomm Snapdragon 4 Gen 5, didampingi pilihan RAM hingga 12 GB dan penyimpanan internal hingga 512 GB pada versi yang dipasarkan di China.
Untuk fotografi, terdapat kamera utama 50 MP yang didampingi kamera monokrom 2 MP. Kamera depannya juga memiliki resolusi 50 MP.
Ketahanan perangkat menjadi salah satu fitur yang ditonjolkan. A7 Pro Max mengantongi rating hingga IP69K untuk perlindungan terhadap debu dan air.
Baca Juga: Harga iPhone 18 Pro Singapura dan Malaysia, Mana Lebih Murah?
Versi Indonesia Bisa Saja Berbeda
OPPO A7 Pro Max lebih dahulu dipasarkan di China dengan harga mulai 2.199 yuan untuk konfigurasi 8 GB/128 GB. Varian lebih tinggi tersedia hingga konfigurasi 12 GB/512 GB.
Sementara OPPO A7 Pro juga sudah diperkenalkan di China dengan Dimensity 6360 Max, baterai 8.000 mAh dan layar OLED 120Hz.
Namun, spesifikasi perangkat versi China tidak otomatis memastikan konfigurasi yang sama akan dijual di Indonesia. Perbedaan kapasitas penyimpanan, RAM, pilihan warna maupun fitur tertentu masih mungkin terjadi pada versi global.
Kemunculan kedua model global di Geekbench turut memperkuat indikasi bahwa OPPO sedang menyiapkan distribusi perangkat di luar China. A7 Pro global teridentifikasi sebagai CPH2931, sedangkan A7 Pro Max menggunakan CPH2909.
Dengan sertifikasi Indonesia yang mulai terpenuhi, informasi berikutnya yang perlu ditunggu adalah pengumuman resmi OPPO Indonesia mengenai tanggal peluncuran, konfigurasi yang dipasarkan, serta harga OPPO A7 Pro dan A7 Pro Max di Tanah Air.











