Bulatan times-Tekanan darah tinggiatau hipertensi menjadi salah satu masalah kesehatan yang paling sering muncul di Indonesia.
Tidak hanya pada orang berusia lanjut, darah tinggi juga banyak menyerang orang di usia dewasa, bahkan remaja.
Gaya hidup tidak sehat, stres, dan pola makan yang buruk menjadi pemicu terjadinya kenaikan tekanan darah.
Saat ini banyak masyarakat yang telah paham bahaya ketergantungan obat kimia, oleh karena itu banyak orang mulai mencari solusi alami untuk menurunkan tekanan darah.
Beberapa jenis makanan dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil tanpa efek samping dari obat-obatan kimia.
Bulatan times telah merangkumkan untuk Anda berbagai makanan yang dapat menurunkan darah tinggi.
5 Makanan Penurun Darah Tinggi
Berikut merupakan 5 makanan yang dapat anda coba konsumsi apabila mengalami gangguan darah tinggi.
1. Alpukat
Alpukat memiliki kandungan kalium dan lemak sehat yang dapat membantu menjaga kestabilan tekanan darah.
Lemak tak jenuh tunggal di dalam alpukat juga dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) serta memperkuat dinding pembuluh darah.
Mengonsumsi setengah buah alpukat setiap hari membantu jantung bekerja lebih efisien dan menekan risiko hipertensi jangka panjang.
2. Pisang
Pisang juga terkenal sebagai buah dengan sumber kalium alami yang sangat baik.
Kalium sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk menstabilkan cairan dan mengurangi dampak negatif natrium terhadap pembuluh darah.
Satu buah pisang ukuran sedang dapat memberikan sekitar 400 mg kalium, jumlah yang cukup untuk membantu mengontrol tekanan darah harian.
Konsumsi pisang sebagai cemilan sehat anti darah tinggi juga sangat mudah, karna Anda dapat melakukannya kapan saja dan di mana saja tanpa perlu melakukan proses pengolahan.
3. Bayam
Bayam merupakan sayuran yang memiliki kandungan magnesium, kalium, dan nitrat alami yang dapat membantu melebarkan pembuluh darah.
Tubuh memanfaatkan senyawa nitrat untuk meningkatkan aliran darah ke seluruh organ.
Mengonsumsi bayam secara rutin dapat memperbaiki tekanan darah sistolik dan diastolik. Bayam juga memberikan efek detoks alami bagi tubuh dan menjaga fungsi jantung tetap optimal.
4. Dark Cokelat
Dark cokekat memiliki kandungan flavonoid yang dapat menstimulasi pelebaran pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah.
Konsumsi cokelat dengan kadar kakao di atas 70% dapat secara nyata memberi manfaat bagi penderita hipertensi.
Flavonoid dalam cokelat juga menurunkan risiko penyakit jantung dan memperbaiki suasana hati, selama dikonsumsi dalam jumlah kecil tanpa tambahan gula berlebih.
5. Blueberry
Buah kecil berwarna biru ini kaya akan kandungan antioksidan flavonoid yang memperkuat pembuluh darah dan melancarkan sirkulasi.
Flavonoid bekerja dengan cara meningkatkan produksi nitrit oksida, zat yang membantu pembuluh darah tetap elastis.
Blueberry juga rendah kalori dan tinggi serat, sehingga cocok sebagai bagian dari diet harian untuk menurunkan tekanan darah.





