23 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Jum
25 ° Sab
Kamis, Oktober 29, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home DUNIA

Israel Dituding Rancang Insiden Flydubai untuk Kaitkan Iran

Tuduhan menyebut insiden FZ1073 dirancang untuk mengaitkan Iran, sementara penyelidikan resmi UEA belum menetapkan pihak di balik kejadian.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
3 Oktober 2026, 11.39 WIB
in DUNIA
Ilustrasi Benjamin Netanyahu saat menyampaikan pernyataan di podium

Ilustrasi Benjamin Netanyahu saat menyampaikan pernyataan. (Ilustrasi AI/Bulatan Times)

Bulatan Times – Israel dituding merancang insiden penerbangan Flydubai FZ1073 sebagai operasi false flag yang kemudian akan dikaitkan dengan Iran. Tuduhan tersebut diarahkan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, tetapi hingga kini belum didukung temuan resmi dari penyelidikan Uni Emirat Arab.

Tudingan itu berasal dari laporan Press TV yang mengutip seorang sumber regional anonim. Sumber tersebut mengeklaim insiden Flydubai dirancang untuk mendorong Amerika Serikat masuk ke konflik baru dengan Iran. Press TV tidak mengungkap identitas sumber maupun menyajikan bukti independen untuk mendukung tuduhan tersebut.

Istilah false flag merujuk pada operasi yang dibuat agar tanggung jawabnya tampak berasal dari pihak lain. Dalam tuduhan yang beredar, insiden pesawat disebut akan digunakan untuk mengarahkan kecurigaan kepada Iran.

Investigasi resmi UEA hingga Jumat, 2 Oktober 2026, masih berjalan. General Civil Aviation Authority (GCAA) menyatakan tidak akan mengomentari klaim yang beredar apabila dapat mendahului hasil penyelidikan atau memengaruhi proses pemeriksaan.

Baca Juga: UEA Selidiki Dugaan Unsur Teror dalam Insiden Flydubai FZ1073

Kunjungan Netanyahu ke UEA Terjadi Tiga Hari Sebelum Insiden

Salah satu bagian dari tuduhan tersebut mengaitkan insiden Flydubai dengan kunjungan Netanyahu ke Uni Emirat Arab beberapa hari sebelumnya.

Kunjungan itu memang terjadi. Emirates News Agency (WAM) mengonfirmasi Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan menerima Netanyahu yang berkunjung pada Minggu, 27 September 2026. Pertemuan resmi disebut membahas hubungan bilateral serta upaya memperkuat hubungan UEA dan Israel.

Namun, keterangan resmi UEA tidak menyebut adanya pembahasan mengenai Flydubai, Iran, maupun rencana operasi keamanan seperti yang dituduhkan sumber anonim tersebut.

Karena itu, keberadaan Netanyahu di UEA merupakan fakta yang terverifikasi, sedangkan klaim bahwa kunjungan itu digunakan untuk merencanakan insiden FZ1073 belum dibuktikan.

Baca Juga: Delegasi Walkout Saat Netanyahu Pidato di PBB, Gaza hingga Iran Jadi Sorotan

Penyelidikan Belum Menetapkan Kaitan Israel atau Iran

FZ1073 terbang dari Dubai menuju Tel Aviv pada 30 September 2026 sebelum mengalami insiden di kokpit. Kopilot menyerang kapten dan pesawat sempat kehilangan ketinggian dengan cepat sebelum penumpang serta awak lain berhasil mengendalikan situasi. Pesawat kemudian mendarat darurat di Tabuk, Arab Saudi.

UEA membentuk tim investigasi untuk mencari motif kejadian dan memeriksa kemungkinan adanya aktivitas teror, perencanaan sebelumnya, atau pihak lain yang terlibat.

Di sisi lain, dua pejabat keamanan Israel yang dikutip Reuters menyebut penilaian awal mereka mengarah pada kemungkinan kopilot bertindak sendiri. Penyelidikan ketika pernyataan itu disampaikan masih berlangsung dan motif final belum ditentukan.

Netanyahu sendiri menyatakan kopilot diduga mengalami radikalisasi Islamis dan kemungkinan berniat menjatuhkan pesawat. Ia juga mengakui belum membuat kesimpulan akhir mengenai motif kejadian.

Sampai pembaruan resmi terbaru, belum ada hasil investigasi yang menyatakan Iran merencanakan insiden tersebut. Belum ada pula temuan resmi UEA yang menyatakan Israel berada di balik kejadian FZ1073.

GCAA Minta Publik Menunggu Hasil Investigasi

GCAA pada 2 Oktober menyatakan kapten Flydubai Smit Machchhar telah kembali ke UEA dalam kondisi baik dan masih mendapatkan perawatan medis.

Otoritas penerbangan UEA juga menegaskan penyelidikan dilakukan bersama lembaga terkait di tingkat regional dan internasional dengan menjaga kerahasiaan serta integritas proses pemeriksaan.

GCAA meminta masyarakat mengandalkan informasi dari sumber resmi dan tidak menyebarkan spekulasi yang belum terverifikasi. Hasil penyelidikan akan diumumkan setelah seluruh prosedur pemeriksaan selesai.

Source: Emirates News Agency (WAM); Reuters
Tags: FlydubaiIranNetanyahu

Related Posts

Rangkaian dua kereta penumpang yang rusak dan keluar dari rel dengan tim penyelamat di lokasi kecelakaan
DUNIA

Tabrakan Dua Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 68 Orang, Jalur Madrid-Andalusia Ditutup

Oktober 29, 2026
Bendera Singapura berwarna merah putih dengan bulan sabit dan lima bintang berkibar di langit biru
DUNIA

Kedubes Singapura Bantah Isu Pertemuan Dino dan Saiful, Akan Koordinasi dengan Komdigi

Oktober 26, 2026
Ilustrasi pusaran awan badai tropis dilihat dari atas
DUNIA

Topan Champi Lumpuhkan Aktivitas Taiwan, 1 Tewas dan 94 Terluka Termasuk WNI

Oktober 23, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Geotermal Lampung Barat, Perluasan Kapital, dan Konflik Agraria BRN

Asal Usul Hanabi di Mobile Legends

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times