23 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Jum
25 ° Sab
Kamis, Oktober 29, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home HEADLINE

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Sekitar 40 hektare area Way Kambas belum padam. BNPB mengerahkan water bombing, modifikasi cuaca, dan 350 personel gabungan.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
25 Oktober 2026, 22.39 WIB
in HEADLINE, NASIONAL
Ilustrasi helikopter menyiram air ke lahan terbakar sementara petugas memadamkan api dan pesawat melintas di kejauhan

Ilustrasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan melalui darat dan udara. (Ilustrasi AI/Bulatan Times)

LAMPUNG TIMUR, BULATAN TIMES – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, belum sepenuhnya padam. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sekitar 40 hektare area masih membutuhkan penanganan hingga Sabtu (24/10/2026).

Tim gabungan terus melakukan pemadaman melalui darat dan udara. Helikopter water bombing dan operasi modifikasi cuaca dikerahkan untuk membantu mengendalikan kebakaran di kawasan konservasi tersebut.

Pada Jumat (23/10/2026), petugas berhasil memadamkan api di area sekitar 10,2 hektare. Namun, sejumlah titik api dan kepulan asap masih terlihat saat Kepala BNPB Kristomei Sianturi bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan peninjauan udara sehari kemudian.

Baca Juga: Hotspot Karhutla Turun 1.019 Titik, Pemerintah Tetap Waspada karena Sumsel Naik

Helikopter Black Hawk Dikerahkan untuk Pemadaman

BNPB menggunakan helikopter Sikorsky Black Hawk UH-60L dalam operasi pemadaman udara. Helikopter tersebut telah menjalankan dua penerbangan water bombing untuk menjangkau area yang sulit diakses petugas darat.

Selain penyiraman dari udara, operasi modifikasi cuaca kembali dilaksanakan pada Jumat (23/10/2026) menggunakan pesawat Cessna Caravan.

Sebanyak dua penerbangan penyemaian dilakukan di wilayah Taman Nasional Way Kambas dan Kabupaten Lampung Barat. Setiap penerbangan membawa 1.000 kilogram garam atau natrium klorida (NaCl) sebagai bahan penyemaian awan.

BNPB mencatat hujan ringan terjadi di kedua wilayah tersebut setelah pelaksanaan operasi.

Sebelumnya, operasi modifikasi cuaca di Lampung sempat dihentikan pada 18 Oktober karena tidak ditemukan awan yang memenuhi syarat penyemaian.

Sebanyak 350 Personel Gabungan Tangani Kebakaran

Penanganan karhutla Way Kambas melibatkan sekitar 350 personel gabungan dari BNPB, BPBD, TNI, Polri, pemadam kebakaran, pengelola taman nasional, BMKG, serta sejumlah mitra konservasi.

Petugas di lapangan dibagi menjadi empat tim dengan tugas berbeda. Kegiatan mereka mencakup pemantauan menggunakan drone, pemadaman di kawasan rawa gambut, distribusi air, pemasangan selang, dan penanganan titik api yang masih aktif.

Tim gabungan juga memasang jaringan selang sepanjang sekitar tiga kilometer untuk membantu menyalurkan air menuju lokasi kebakaran.

Pemadaman menghadapi kendala berupa vegetasi rapat dan kering, angin kencang, serta medan yang sulit dijangkau. Sumber air terdekat berada sekitar 1,5 kilometer dari titik kebakaran.

Kondisi rawa gambut menjadi tantangan tambahan karena api dapat bertahan di bawah permukaan tanah. Bara yang belum sepenuhnya padam berpotensi kembali memicu kebakaran meskipun permukaan lahan terlihat tidak lagi terbakar.

Kerapatan vegetasi juga menghambat air dari helikopter mencapai permukaan lahan secara maksimal.

Baca Juga: Prabowo Prioritaskan Pemadaman Karhutla Tanjung Puting, Asap Hambat Helikopter

Pemadaman Difokuskan pada Titik B dan D

BNPB bersama pemerintah daerah melanjutkan penanganan dengan memprioritaskan titik B, titik D, dan kawasan rawa gambut yang masih menyimpan potensi kebakaran.

Petugas akan menggunakan drone untuk memantau perkembangan titik api sekaligus menentukan lokasi yang membutuhkan pemadaman lanjutan.

Dukungan operasional juga mencakup penambahan peralatan pemadaman, distribusi air, bahan bakar, dan logistik personel agar tim dapat menjangkau area yang belum tertangani.

Source: BNPB
Tags: BMKGBNPBKarhutlaLampung TimurTaman Nasional Way Kambas

Related Posts

Kanwil Kemenkum Banten Harmonisasi Tiga Raperwal Kota Tangerang
NASIONAL

Kanwil Kemenkum Banten Harmonisasi Tiga Raperwal Kota Tangerang

Oktober 29, 2026
Ilustrasi tangan memegang ponsel yang menampilkan peta bidang tanah di samping dokumen sertifikat dengan informasi pribadi disamarkan
HEADLINE

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

Oktober 29, 2026
Seorang warga membawa payung saat melintas di Kawasan Senayan, Jakarta (Ilustrasi AI Bulatantimes
NASIONAL

Sejumlah kota di Indonesia diprakirakan hujan lebat

Oktober 29, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Geotermal Lampung Barat, Perluasan Kapital, dan Konflik Agraria BRN

Asal Usul Hanabi di Mobile Legends

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times