BULATAN TIMES – Menjelang peluncuran Grand Theft Auto VI (GTA 6) pada 19 November 2026, permintaan cuti pekerja di Amerika Serikat untuk tanggal tersebut tercatat hampir 13 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada dua tahun sebelumnya.
Kenaikan itu terlihat dalam data perusahaan penyedia perangkat lunak pengelolaan karyawan, BambooHR, yang dirilis pada 22 Oktober 2026.
Banyak pemain disebut berencana mengambil hari libur agar bisa menikmati game terbaru Rockstar Games sejak peluncurannya. Situasi tersebut juga memunculkan perkiraan bahwa ketidakhadiran pekerja dapat mengurangi produktivitas ekonomi Amerika Serikat hingga US$1 miliar dalam satu hari.
Namun, nilai kerugian tersebut masih berupa perkiraan yang belum didukung perhitungan ekonomi nasional yang dapat dipastikan.
Permintaan Cuti Meningkat Menjelang Peluncuran GTA 6
BambooHR mengolah data pengajuan cuti dari lebih dari 3,4 juta pekerja di Amerika Serikat selama periode 2024 hingga 2026.
Hasilnya menunjukkan tingkat permintaan cuti pada Kamis, 19 November 2026, hampir 13 persen lebih tinggi dibandingkan Kamis ketiga November pada 2024 dan 2025.
Sebagai pembanding, permintaan cuti secara umum sepanjang 2026 mengalami kenaikan sekitar 2–4 persen dibandingkan dua tahun sebelumnya.
BambooHR juga melakukan survei terhadap 1.530 pekerja penuh waktu di Amerika Serikat pada 9–20 Oktober 2026.
Dalam survei tersebut, sebanyak 18 persen responden menyatakan berencana mengambil hari libur ketika GTA 6 diluncurkan.
Keinginan mengambil cuti lebih banyak ditemukan pada kelompok pekerja muda. Sebanyak 32 persen responden Generasi Z dan 27 persen responden milenial menyatakan memiliki rencana tersebut.
Hasil survei itu menggambarkan niat responden sebelum tanggal peluncuran, bukan jumlah pekerja yang sudah dipastikan akan absen.
Selain merencanakan cuti, sebagian penggemar game juga mempertimbangkan menggunakan izin sakit. Dalam survei BambooHR, separuh responden yang berencana libur untuk peluncuran video game mendatang menyatakan lebih memilih melapor sakit daripada menjadwalkan cuti sejak awal.
Baca Juga: GTA 6 Belum Punya Tanggal Rilis di PC
Klaim Kerugian US$1 Miliar Masih Dipertanyakan
Perkiraan kerugian ekonomi Amerika Serikat akibat peluncuran GTA 6 sebelumnya muncul dalam laporan radio Spanyol, Cadena SER, pada 28 Juli 2025.
Laporan tersebut membahas kemungkinan berkurangnya produktivitas akibat pekerja yang memilih tidak masuk kerja untuk bermain GTA 6.
Jose Garcia Montalvo, profesor ekonomi dari Universitas Pompeu Fabra di Barcelona, menyoroti pekerja laki-laki berusia 18–30 tahun serta sektor teknologi sebagai kelompok yang berpotensi terpengaruh.
Namun, laporan tersebut tidak memuat perkiraan bahwa tepat 1,5 juta pekerja Amerika Serikat akan absen pada tanggal peluncuran.
Angka 1,5 juta kemudian muncul dalam sejumlah pemberitaan lain. International Business Times dalam pembahasan terpisah pada September 2026 menjelaskan bahwa angka tersebut belum terverifikasi dan bukan temuan yang disampaikan Montalvo dalam wawancara aslinya.
Perkiraan kerugian US$1 miliar juga mendapat tanggapan berbeda dari kalangan ekonom.
Victor Matheson, ekonom dari College of the Holy Cross, Amerika Serikat, menilai cuti yang diambil untuk menikmati sebuah acara besar tidak selalu menimbulkan kerugian ekonomi sebesar nilai produktivitas yang hilang pada hari tersebut.
Mengutip laman Fortune, 22 Oktober 2026, Matheson menjelaskan bahwa pekerja yang mengambil cuti berbayar dapat saja hanya memindahkan jatah libur dari waktu lain ke hari peluncuran game.
Dengan demikian, penurunan aktivitas kerja dalam satu hari tidak otomatis menunjukkan penurunan produksi ekonomi dengan nilai yang sama sepanjang tahun.
Baca Juga: Trailer Terbaru GTA 6 Resmi Dirilis, Ada Gameplay Baru Jason dan Lucia
GTA 6 Dijadwalkan Rilis pada 19 November 2026
Rockstar Games menetapkan Kamis, 19 November 2026, sebagai tanggal peluncuran GTA 6 untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X|S.
Game tersebut kembali menghadirkan Vice City dan wilayah Leonida, dengan Jason dan Lucia sebagai dua karakter utama.
Jadwal 19 November telah ditegaskan dalam pengumuman Rockstar Games pada 15 Oktober 2026. Perusahaan juga merilis trailer peluncuran terbaru untuk memperkenalkan permainan menjelang tanggal tersebut.
Sementara itu, data BambooHR memperlihatkan rencana libur pemain tidak berhenti pada hari peluncuran.
Permintaan cuti untuk Jumat, 20 November 2026, tercatat hampir 11 persen lebih tinggi dibandingkan Jumat ketiga November pada dua tahun sebelumnya. Peningkatan juga terlihat pada Sabtu dan Minggu berikutnya, masing-masing mendekati 9 persen dibandingkan periode pembanding.










