22 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Sen
24 ° Sel
Minggu, Oktober 25, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
Home HEADLINE

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Sekitar 40 hektare area Way Kambas belum padam. BNPB mengerahkan water bombing, modifikasi cuaca, dan 350 personel gabungan.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
25 Oktober 2026, 22.39 WIB
in HEADLINE, NASIONAL
0
Ilustrasi helikopter menyiram air ke lahan terbakar sementara petugas memadamkan api dan pesawat melintas di kejauhan

Ilustrasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan melalui darat dan udara. (Ilustrasi AI/Bulatan Times)

LAMPUNG TIMUR, BULATAN TIMES – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, belum sepenuhnya padam. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sekitar 40 hektare area masih membutuhkan penanganan hingga Sabtu (24/10/2026).

Tim gabungan terus melakukan pemadaman melalui darat dan udara. Helikopter water bombing dan operasi modifikasi cuaca dikerahkan untuk membantu mengendalikan kebakaran di kawasan konservasi tersebut.

Pada Jumat (23/10/2026), petugas berhasil memadamkan api di area sekitar 10,2 hektare. Namun, sejumlah titik api dan kepulan asap masih terlihat saat Kepala BNPB Kristomei Sianturi bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan peninjauan udara sehari kemudian.

Baca Juga: Hotspot Karhutla Turun 1.019 Titik, Pemerintah Tetap Waspada karena Sumsel Naik

Helikopter Black Hawk Dikerahkan untuk Pemadaman

BNPB menggunakan helikopter Sikorsky Black Hawk UH-60L dalam operasi pemadaman udara. Helikopter tersebut telah menjalankan dua penerbangan water bombing untuk menjangkau area yang sulit diakses petugas darat.

Selain penyiraman dari udara, operasi modifikasi cuaca kembali dilaksanakan pada Jumat (23/10/2026) menggunakan pesawat Cessna Caravan.

Sebanyak dua penerbangan penyemaian dilakukan di wilayah Taman Nasional Way Kambas dan Kabupaten Lampung Barat. Setiap penerbangan membawa 1.000 kilogram garam atau natrium klorida (NaCl) sebagai bahan penyemaian awan.

BNPB mencatat hujan ringan terjadi di kedua wilayah tersebut setelah pelaksanaan operasi.

Sebelumnya, operasi modifikasi cuaca di Lampung sempat dihentikan pada 18 Oktober karena tidak ditemukan awan yang memenuhi syarat penyemaian.

Sebanyak 350 Personel Gabungan Tangani Kebakaran

Penanganan karhutla Way Kambas melibatkan sekitar 350 personel gabungan dari BNPB, BPBD, TNI, Polri, pemadam kebakaran, pengelola taman nasional, BMKG, serta sejumlah mitra konservasi.

Petugas di lapangan dibagi menjadi empat tim dengan tugas berbeda. Kegiatan mereka mencakup pemantauan menggunakan drone, pemadaman di kawasan rawa gambut, distribusi air, pemasangan selang, dan penanganan titik api yang masih aktif.

Tim gabungan juga memasang jaringan selang sepanjang sekitar tiga kilometer untuk membantu menyalurkan air menuju lokasi kebakaran.

Pemadaman menghadapi kendala berupa vegetasi rapat dan kering, angin kencang, serta medan yang sulit dijangkau. Sumber air terdekat berada sekitar 1,5 kilometer dari titik kebakaran.

Kondisi rawa gambut menjadi tantangan tambahan karena api dapat bertahan di bawah permukaan tanah. Bara yang belum sepenuhnya padam berpotensi kembali memicu kebakaran meskipun permukaan lahan terlihat tidak lagi terbakar.

Kerapatan vegetasi juga menghambat air dari helikopter mencapai permukaan lahan secara maksimal.

Baca Juga: Prabowo Prioritaskan Pemadaman Karhutla Tanjung Puting, Asap Hambat Helikopter

Pemadaman Difokuskan pada Titik B dan D

BNPB bersama pemerintah daerah melanjutkan penanganan dengan memprioritaskan titik B, titik D, dan kawasan rawa gambut yang masih menyimpan potensi kebakaran.

Petugas akan menggunakan drone untuk memantau perkembangan titik api sekaligus menentukan lokasi yang membutuhkan pemadaman lanjutan.

Dukungan operasional juga mencakup penambahan peralatan pemadaman, distribusi air, bahan bakar, dan logistik personel agar tim dapat menjangkau area yang belum tertangani.

Source: BNPB
Tags: BMKGBNPBKarhutlaLampung TimurTaman Nasional Way Kambas

Related Posts

Ilustrasi petugas memadamkan sisa api di lahan terbakar sementara helikopter melakukan penyiraman dari udara
NASIONAL

Hotspot Karhutla Turun 1.019 Titik, Pemerintah Tetap Waspada karena Sumsel Naik

Oktober 25, 2026
Ilustrasi pelaku usaha kecil memeriksa dokumen dan menghitung keuangan di meja toko
NASIONAL

Cara Mengajukan KUR 2026, Ini Syarat, Bunga, dan Pelaku Usaha yang Bisa Mendapatkannya

Oktober 25, 2026
Pria mengenakan rompi tahanan merah muda dan masker berjalan didampingi petugas
NASIONAL

Eks Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka Kasus Pesawat, Kerugian Negara Rp. 4,94 Miliar

Oktober 24, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menkeu Purbaya Pangkas ANggaran MBG

Menkeu Ancam Potong Anggaran MBG jika Tak Terserap Hingga Akhir Oktober

Oktober 7, 2025
Ilustrasi helikopter menyiram air ke lahan terbakar sementara petugas memadamkan api dan pesawat melintas di kejauhan

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Oktober 25, 2026
Marco Bezzecchi mengendarai motor Aprilia bernomor 72 di lintasan

Bezzecchi Sesalkan MotoGP Australia 2026 Batal, Fans Bertahan di Tengah Hujan

Oktober 25, 2026
Sejumlah pembalap motor melaju di lintasan basah dalam kondisi hujan

MotoGP Australia 2026 Dibatalkan, Helikopter Medis Tak Bisa Terbang

Oktober 25, 2026
Ilustrasi helikopter menyiram air ke lahan terbakar sementara petugas memadamkan api dan pesawat melintas di kejauhan

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Marco Bezzecchi mengendarai motor Aprilia bernomor 72 di lintasan

Bezzecchi Sesalkan MotoGP Australia 2026 Batal, Fans Bertahan di Tengah Hujan

Ilustrasi petugas memadamkan sisa api di lahan terbakar sementara helikopter melakukan penyiraman dari udara

Hotspot Karhutla Turun 1.019 Titik, Pemerintah Tetap Waspada karena Sumsel Naik

Pemandangan danau yang luas dengan perbukitan hijau di tepi danau serta langit jingga saat matahari terbenam

Wisata Danau Toba dan Cara ke Sana Lewat Darat dari Medan

Ilustrasi helikopter menyiram air ke lahan terbakar sementara petugas memadamkan api dan pesawat melintas di kejauhan

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Oktober 25, 2026
Marco Bezzecchi mengendarai motor Aprilia bernomor 72 di lintasan

Bezzecchi Sesalkan MotoGP Australia 2026 Batal, Fans Bertahan di Tengah Hujan

Oktober 25, 2026
Ilustrasi petugas memadamkan sisa api di lahan terbakar sementara helikopter melakukan penyiraman dari udara

Hotspot Karhutla Turun 1.019 Titik, Pemerintah Tetap Waspada karena Sumsel Naik

Oktober 25, 2026
Pemandangan danau yang luas dengan perbukitan hijau di tepi danau serta langit jingga saat matahari terbenam

Wisata Danau Toba dan Cara ke Sana Lewat Darat dari Medan

Oktober 25, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times