26 °c
Banjar Triwangsakeliki
26 ° Sab
26 ° Ming
Jumat, November 6, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home HEALTH

Resiko Sering Konsumsi Fast Food

Editor by Editor
6 Oktober 2025, 16.42 WIB
in HEALTH
makanan cepat saji

Gambar ilustrasi makanan cepat saji. Sumber gambar: partstown.com

Bulatan Times – Mengonsumsi makanan cepat saji atau makanan tidak sehat secara sering dapat menyebabkan individu mengalami penurunan daya ingat dengan cepat.

Riset terkini yang dilakukan oleh University of Sydney mengindikasikan bahwa pola konsumsi makanan yang kaya akan lemak dan gula dapat mengganggu fungsi otak. Ini terutama pada area yang bertanggung jawab dalam memori dan orientasi arah.

“Kita sudah lama tahu jika mengonsumsi terlalu banyak gula olahan dan lemak jenuh bisa meningkatkan risiko obesitas, penyakit metabolik, penyakit kardiovaskular, dan beberapa jenis kanker. Semua orang juga tahu kebiasaan makan yang tidak sehat dapat mempercepat timbulnya penurunan kognitif terkait usia. Ini terutama pada orang dewasa tengah dan lanjut usia,” jelas pemimpin studi ini, Dr. Dominic Tran dari Faculty of Science’s School of Psychology, melansir Science Daily, Sabtu (4/10/2025).

Tran menambahkan, studi ini menunjukkan bahwa pola makan mempunyai peran penting dalam kesehatan otak selama masa awal kedewasaan. Ini adalah suatu waktu di mana fungsi kognitif biasanya masih dalam kondisi baik.

Penelitian ini, yang diterbitkan dalam jurnal International Journal of Obesity, mengevaluasi korelasi antara pola konsumsi tinggi lemak dan tinggi gula (dikenal juga sebagai HFHS) dengan kemampuan otak untuk melakukan navigasi spasial.

Studi mengenai efek konsumsi fast food secara rutin terhadap otak

Dalam studi ini, 55 mahasiswa yang berusia antara 18 hingga 38 tahun turut serta. Mereka ditugaskan untuk menyelesaikan kuesioner yang berkaitan dengan pola konsumsi makanan mereka sehari-hari, termasuk makanan tinggi gula dan berlemak tinggi.

Setelahnya, diharapkan para peserta untuk melalui tes memori dan navigasi menggunakan realitas maya.

Dalam simulasi itu, peserta dituntut untuk mencari harta karun dalam labirin virtual sampai dengan enam kali. Titik awal dan tempat harta karun berada tetap tidak berubah dalam setiap percobaannya.

Orang-orang yang sering mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak dan gula yang tinggi, cenderung memiliki kesulitan yang lebih sering dalam mengenang letak harta. Ini dibandingkan dengan orang-orang yang jarang mengonsumsi jenis makanan tersebut.

Dalam uji coba yang ketujuh, tempat harta karun dihilangkan dari peta dan para peserta ditugaskan untuk menandainya berdasarkan memori mereka. Ternyata, peserta yang biasa mengkonsumsi makanan cepat saji dan makanan manis cenderung lebih sering melakukan kesalahan dalam menentukan lokasi tersebut.

Tran menjelaskan bahwa makanan cepat saji yang kaya akan lemak jenuh dan gula dapat mempengaruhi fungsi hipokampus. Bagian otak ini berperan penting dalam memori dan penentuan arah.

Apakah kerusakan memori yang terjadi akibat sering mengonsumsi makanan cepat saji dapat dipulihkan?

Situasi ini tidak bersifat tetap. Jika Anda mulai mengurangi asupan fast food dan meningkatkan konsumsi makanan sehat, termasuk sayuran, buah, serta protein yang seimbang, fungsi otak dapat dipulihkan.

“Kabar bagusnya, kami sangat yakin ini mudah dipulihkan. Perubahan pola makan mampu meningkatkan kesehatan hipokampus. Kemampuan kita untuk menavigasi lingkungan sekitar juga dapat kembali. Ini terutama ketika saat kita menjelajahi kota baru atau mempelajari rute pulang yang baru,” ujarnya. 

Ia mengungkapkan, ada kemungkinan hasil penelitian ini akan lebih signifikan jika diaplikasikan pada populasi yang lebih luas.

Alasan peneliti memilih mahasiswa sebagai subjek penelitian karena mereka umumnya memiliki gaya hidup yang lebih sehat. Ini dibandingkan dengan masyarakat pada umumnya.

Via: Kompas
Tags: Fast FoodGulaKesehatanLemakMakanan Cepat SajiObesitas

Related Posts

Ilustrasi -- Simpanan bahan makanan di dalam kulkas. (AZKO)
HEALTH

Kenali Jenis Makanan yang Tidak Bisa Disimpan Lama di Kulkas

November 6, 2026
Ilustrasi "scrolling" ponsel sebelum tidur (Bulatan times)
HEALTH

Kebiasaan Scrolling Ponsel Berisiko Ganggu Kualitas Tidur dan Kesehatan Psikologis

November 6, 2026
Ilustrasi petugas laboratorium menggunakan mikroskop untuk memeriksa darah, dengan alat tes cepat malaria di meja
HEALTH

Malaria Masih Jadi Tantangan di Indonesia Timur, Ini Pentingnya Pemeriksaan Darah

November 4, 2026

Highlights

Opini Redaksi: Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Jangan Berhenti pada Tiga Tersangka

Hasil Lens vs Como 1-9, Douvikas Cetak Tiga Gol di Liga Champions

Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari KSP, Ariyo Windutomo Jadi Plt

Mantan Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Praktisi Hukum Desak Kejari Lampung Barat Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi DPRD

Playoff MPL ID S18 Dimulai 4 November, Alter Ego vs ONIC dan Bigetron vs EVOS

Terpopuler

AKBP Netty Rosdiana Ajukan Mundur dari Polri Lewat Instagram

M. Andrean Saefudin Ajukan Permohonan Hak Angket ke DPR Terkait Syarat Pendidikan Wakil Presiden

Praktisi Hukum Desak Kejari Lampung Barat Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi DPRD

Kronologi Kasus Dugaan Penyadapan terhadap Prabowo hingga Listyo Sigit Ditahan

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times