BULATANTIMES.COM — Mengenali tanda-tanda gejala stroke sejak awal sangat penting karena penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan otak, kecacatan, bahkan kematian. Gejala stroke umumnya muncul secara mendadak, sehingga masyarakat perlu segera bertindak ketika melihat perubahan pada seseorang.
Kementerian Kesehatan RI menyarankan masyarakat mengenali gejala stroke menggunakan metode FAST, yaitu Face, Arm, Speech, dan Time.
Tanda-Tanda Gejala Stroke dengan FAST
1. Face: Wajah Menurun Sebelah
Minta orang tersebut tersenyum. Jika salah satu sisi wajah terlihat turun atau tidak simetris, kondisi tersebut dapat menjadi tanda-tanda gejala stroke.
2. Arm: Lengan Melemah
Minta penderita mengangkat kedua tangan. Jika salah satu lengan terasa lemah atau turun kembali, kondisi tersebut perlu dicurigai sebagai gejala stroke.
3. Speech: Bicara Terganggu
Perhatikan apakah orang tersebut tiba-tiba sulit berbicara, bicaranya tidak jelas, atau tidak mampu memahami maupun mengucapkan kalimat dengan baik.
4. Time: Segera Cari Pertolongan
Jika salah satu atau beberapa tanda tersebut muncul secara tiba-tiba, jangan menunggu gejalanya membaik sendiri. Segera bawa penderita ke fasilitas kesehatan atau layanan gawat darurat. Kemenkes menekankan pentingnya penanganan secepat mungkin.
Baca Juga: Fobia: Pengertian, Jenis, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Gejala Stroke Lain yang Perlu Diperhatikan
Selain metode FAST, Kemenkes menyebut beberapa gejala lain yang dapat muncul secara tiba-tiba, seperti kebas atau kesemutan pada satu sisi tubuh, gangguan penglihatan, pusing atau kehilangan keseimbangan, sulit menelan, serta sakit kepala hebat yang tidak biasa.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) juga mencantumkan gangguan berjalan, kehilangan keseimbangan, gangguan penglihatan, kebingungan, serta sakit kepala hebat tanpa penyebab yang jelas sebagai gejala stroke.
Jangan Menunggu Gejala Hilang
Gejala yang kemudian menghilang tetap perlu mendapat perhatian medis karena bisa merupakan transient ischemic attack (TIA) atau serangan iskemik sementara. CDC menyebut TIA sebagai kondisi darurat medis dan dapat menjadi tanda peringatan stroke berikutnya.
Karena itu, ketika tanda-tanda gejala stroke muncul, waktu menjadi faktor penting. Jangan mencoba mengobati sendiri atau menunda pemeriksaan dengan harapan kondisi akan pulih tanpa pertolongan medis.
Sumber: Kementerian Kesehatan RI dan CDC.











