26 °c
Banjar Triwangsakeliki
26 ° Sab
26 ° Ming
Jumat, November 6, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home HEALTH

Warna Urine dan Artinya, Kenali 7 Perubahan yang Perlu Diperhatikan

Warna urine dapat berubah karena cairan, makanan, obat hingga kondisi kesehatan tertentu. Kenali tujuh perubahan warna urine dan tanda yang perlu diperiksa.

Tita by Tita
13 September 2026, 00.28 WIB
in HEALTH
Warna Urine dan Artinya

Warna Urine dan Artinya

Bulatan Times – Warna urine dapat memberikan petunjuk mengenai kondisi hidrasi tubuh hingga kemungkinan adanya gangguan kesehatan tertentu. Meski demikian, perubahan warna tidak selalu berarti seseorang sedang sakit karena makanan, obat-obatan, vitamin, dan jumlah cairan yang dikonsumsi juga dapat memengaruhinya.

Pada kondisi normal dan hidrasi yang cukup, urine umumnya berada dalam rentang kuning pucat hingga kuning muda seperti jerami. Semakin sedikit cairan yang masuk ke tubuh, warna urine biasanya menjadi lebih pekat karena konsentrasi pigmennya meningkat.

Berikut sejumlah warna urine dan hal yang dapat memengaruhinya.

1. Urine Bening

Urine yang terlihat sangat bening biasanya menandakan urine dalam kondisi encer akibat banyaknya cairan yang dikonsumsi.

Namun, urine tidak harus selalu transparan untuk menunjukkan bahwa tubuh terhidrasi dengan baik. Warna kuning pucat juga termasuk rentang yang normal.

Karena itu, tidak perlu memaksakan konsumsi air hanya untuk membuat urine terus-menerus terlihat bening. Kondisi hidrasi perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh, aktivitas, suhu lingkungan, dan kondisi kesehatan masing-masing.

  • Baca Juga: Tidur Pakai Bantal atau Tanpa Bantal, Mana yang Lebih Baik untuk Leher?

2. Kuning Pucat

Kuning pucat atau kuning muda umumnya merupakan warna urine yang normal.

Menurut Cleveland Clinic, warna tersebut biasanya menunjukkan tubuh mendapatkan cairan yang cukup. Warna kuning berasal dari pigmen dalam zat sisa yang disaring ginjal dari darah.

Perubahan intensitas warna kuning dari waktu ke waktu juga dapat terjadi secara normal, terutama dipengaruhi banyak atau sedikitnya cairan yang dikonsumsi.

3. Kuning Pekat atau Amber

Urine berwarna kuning lebih gelap atau amber sering kali berkaitan dengan kurangnya asupan cairan.

Kondisi ini dapat muncul setelah berkeringat banyak, berolahraga, berada di cuaca panas, atau tidak cukup minum.

Cleveland Clinic menjelaskan urine yang lebih pekat dapat menjadi tanda dehidrasi ringan. Setelah kebutuhan cairan terpenuhi, warnanya biasanya kembali menjadi lebih terang.

Namun, perubahan warna yang terus bertahan meski asupan cairan sudah cukup perlu diperhatikan karena penyebabnya tidak selalu dehidrasi.

4. Cokelat Tua atau Seperti Teh

Urine berwarna cokelat tua tidak sebaiknya langsung dianggap sebagai tanda kurang minum.

Dehidrasi berat memang dapat membuat urine menjadi sangat gelap. Namun, Mayo Clinic mencatat warna cokelat juga dapat berkaitan dengan gangguan hati atau ginjal, beberapa jenis infeksi, obat tertentu, hingga cedera otot akibat aktivitas fisik ekstrem.

Jika urine tetap berwarna cokelat setelah kebutuhan cairan terpenuhi, pemeriksaan medis dapat diperlukan untuk mencari penyebabnya.

Perhatian khusus juga diperlukan apabila urine gelap disertai kulit atau bagian putih mata menguning serta feses berwarna pucat, karena kombinasi gejala tersebut dapat berkaitan dengan masalah hati atau saluran empedu.

  • Baca Juga: Kopi dan Kesehatan Tulang Wanita: Terlalu Banyak Minum Kopi Bisa Berdampak

5. Merah atau Merah Muda

Urine berwarna merah tidak selalu berarti terdapat darah.

Beberapa makanan seperti bit, blackberry, atau pewarna makanan dapat membuat urine tampak merah muda atau kemerahan. Obat tertentu juga dapat menyebabkan perubahan warna.

Namun, apabila tidak ada makanan atau obat yang dapat menjelaskan perubahan tersebut, warna merah dapat menunjukkan adanya darah dalam urine atau hematuria.

Darah dalam urine dapat ditemukan pada sejumlah kondisi, termasuk infeksi saluran kemih, batu ginjal, gangguan prostat, hingga penyakit yang lebih serius. Karena penyebabnya beragam, urine berdarah sebaiknya tidak didiagnosis sendiri hanya berdasarkan warna.

Mayo Clinic menyarankan pemeriksaan tenaga kesehatan apabila terlihat darah dalam urine, termasuk ketika tidak disertai rasa sakit.

6. Oranye, Biru, atau Hijau

Perubahan warna urine menjadi oranye, biru, atau hijau memang tidak umum, tetapi bukan berarti selalu menunjukkan penyakit.

Urine oranye dapat dipengaruhi obat tertentu, vitamin, atau dehidrasi. Dalam kondisi tertentu, warna tersebut juga dapat berkaitan dengan gangguan hati atau saluran empedu.

Sementara urine biru atau hijau dapat muncul akibat zat pewarna yang digunakan dalam makanan atau pemeriksaan medis, serta sejumlah obat.

Mayo Clinic juga mencatat beberapa infeksi saluran kemih tertentu dapat membuat urine tampak hijau. Penyakit genetik langka juga dapat menyebabkan perubahan warna urine menjadi biru.

Karena itu, riwayat obat, makanan, maupun pemeriksaan medis yang baru dijalani perlu ikut dipertimbangkan sebelum menarik kesimpulan.

  • Baca Juga: Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Imbauan Kemenkes

7. Urine Keruh atau Seperti Susu

Selain warna, kejernihan urine juga dapat memberikan informasi.

Urine yang terlihat keruh dapat berkaitan dengan infeksi saluran kemih atau batu ginjal. Mayo Clinic mencatat kedua kondisi tersebut termasuk penyebab urine tampak keruh atau berkabut.

Meski demikian, penampilan urine saja tidak cukup untuk memastikan diagnosis.

Dokter dapat melakukan pemeriksaan urine atau urinalisis, dan bila diperlukan pemeriksaan darah, untuk mencari penyebab perubahan warna atau kejernihan urine.

Kapan Perubahan Warna Urine Perlu Diperiksa?

Perubahan sesaat setelah makan makanan tertentu atau mengonsumsi obat biasanya memiliki penjelasan yang relatif sederhana.

Namun, konsultasi dengan tenaga kesehatan sebaiknya dipertimbangkan apabila perubahan warna tidak kunjung hilang atau disertai keluhan lain seperti:

  • darah terlihat dalam urine;
  • nyeri saat buang air kecil;
  • demam;
  • nyeri pada pinggang atau sisi tubuh;
  • urine terus berwarna cokelat atau oranye;
  • kulit atau mata menguning; atau
  • perubahan urine terjadi tanpa penyebab yang jelas.

Warna urine dapat menjadi petunjuk awal, tetapi tidak dapat digunakan sendirian untuk menentukan penyakit tertentu. Pemeriksaan lebih lanjut tetap dibutuhkan apabila terdapat perubahan yang menetap atau gejala lain yang mengkhawatirkan.

Source: Mayo Clinic, Cleveland Clinic
Tags: Kesehatan

Related Posts

Ilustrasi -- Simpanan bahan makanan di dalam kulkas. (AZKO)
HEALTH

Kenali Jenis Makanan yang Tidak Bisa Disimpan Lama di Kulkas

November 6, 2026
Ilustrasi "scrolling" ponsel sebelum tidur (Bulatan times)
HEALTH

Kebiasaan Scrolling Ponsel Berisiko Ganggu Kualitas Tidur dan Kesehatan Psikologis

November 6, 2026
Ilustrasi petugas laboratorium menggunakan mikroskop untuk memeriksa darah, dengan alat tes cepat malaria di meja
HEALTH

Malaria Masih Jadi Tantangan di Indonesia Timur, Ini Pentingnya Pemeriksaan Darah

November 4, 2026

Highlights

Opini Redaksi: Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Jangan Berhenti pada Tiga Tersangka

Hasil Lens vs Como 1-9, Douvikas Cetak Tiga Gol di Liga Champions

Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari KSP, Ariyo Windutomo Jadi Plt

Mantan Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Praktisi Hukum Desak Kejari Lampung Barat Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi DPRD

Playoff MPL ID S18 Dimulai 4 November, Alter Ego vs ONIC dan Bigetron vs EVOS

Terpopuler

AKBP Netty Rosdiana Ajukan Mundur dari Polri Lewat Instagram

M. Andrean Saefudin Ajukan Permohonan Hak Angket ke DPR Terkait Syarat Pendidikan Wakil Presiden

Praktisi Hukum Desak Kejari Lampung Barat Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi DPRD

Kronologi Kasus Dugaan Penyadapan terhadap Prabowo hingga Listyo Sigit Ditahan

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times