25 °c
Columbus
21 ° Sen
23 ° Sel
Minggu, September 6, 2026
  • Login
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home HEALTH

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Imbauan Kemenkes

Tita by Tita
September 6, 2026
in HEALTH
0
Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Ganggu Kesehatan

Gambar ilustrasi.

0
SHARES
3
VIEWS

BULATAN TIMES, JAKARTA — Sebaran abu vulkanik Anak Krakatau mulai menjadi perhatian dari sisi kesehatan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat di wilayah terdampak untuk membatasi aktivitas di luar rumah guna mengurangi paparan abu vulkanik.

Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada Level III atau Siaga dan aktivitas erupsinya masih berlangsung. Abu vulkanik terpantau menyebar ke sejumlah wilayah, termasuk Banten, DKI Jakarta hingga Jawa Barat akibat pergerakan angin.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan paparan abu vulkanik dalam intensitas tinggi dapat menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan.

Beberapa di antaranya adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata, serta gangguan pada kulit. Anak-anak, lansia, dan orang dengan penyakit pernapasan maupun kardiovaskular kronis termasuk kelompok yang lebih rentan.

Baca Juga: Manfaat Rebusan Jahe dan Kunyit

Kemenkes Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Kemenkes meminta masyarakat yang berada di wilayah terdampak untuk tidak keluar rumah jika tidak memiliki keperluan mendesak.

“Kalau tidak ada kegiatan mendesak, usahakan tetap di dalam rumah. Namun, jika harus keluar, pastikan selalu menggunakan masker dan kacamata,” ujar Budi dalam konferensi pers mengenai situasi pascaerupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026).

Imbauan tersebut menjadi penting karena partikel abu vulkanik dapat terbawa angin dan mencapai wilayah yang cukup jauh dari sumber erupsi.

Bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker dan perlindungan mata menjadi salah satu langkah yang dianjurkan untuk mengurangi paparan.

Abu Vulkanik Bisa Mengganggu Pernapasan

Salah satu risiko yang perlu diperhatikan adalah gangguan pada saluran pernapasan.

Paparan abu dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan risiko munculnya keluhan seperti gangguan pernapasan, terutama pada orang yang sudah memiliki masalah pernapasan sebelumnya.

Karena itu, masyarakat dengan penyakit pernapasan dan kardiovaskular kronis perlu mendapat perhatian lebih. Anak-anak dan lansia juga termasuk kelompok yang lebih rentan terhadap dampak paparan abu vulkanik.

Masyarakat sebaiknya mengurangi waktu berada di luar ruangan ketika kondisi udara sedang dipenuhi abu dan mengikuti perkembangan informasi dari pemerintah.

Baca Juga: Fobia: Pengertian, Jenis, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Jangan Mengucek Mata Jika Terkena Abu

Selain saluran pernapasan, mata juga perlu dilindungi ketika terjadi sebaran abu vulkanik.

Kemenkes mengingatkan masyarakat agar tidak mengucek mata apabila partikel abu masuk ke dalamnya.

“Kalau debu sudah masuk ke mata, jangan dikucek. Bersihkan dengan air dan bila perlu gunakan obat tetes mata,” tegas Budi.

Kemenkes juga memastikan fasilitas kesehatan telah dipersiapkan untuk menangani masyarakat yang mengalami gangguan akibat paparan abu.

“Semua puskesmas sudah kita siapkan untuk menangani kondisi tersebut,” lanjut Budi.

Segera Bersihkan Tubuh Setelah Terpapar Abu

Masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar rumah juga disarankan segera membersihkan tubuh dan pakaian setelah kembali ke dalam rumah.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi paparan partikel abu yang masih menempel pada tubuh maupun pakaian.

Kemenkes menjelaskan partikel abu vulkanik memiliki sifat tajam sehingga perlu dihindari kontak yang tidak perlu, terutama dengan bagian tubuh yang sensitif.

Karena itu, pakaian yang digunakan saat berada di luar rumah sebaiknya tidak langsung digunakan kembali tanpa dibersihkan.

Kemenkes Siapkan Layanan Kesehatan

Selain memberikan imbauan kepada masyarakat, Kemenkes juga meningkatkan kesiapsiagaan layanan kesehatan di wilayah terdampak.

Health Emergency Operating Center (HEOC) telah diaktifkan mulai tingkat pusat hingga kabupaten/kota yang terdampak. Dinas kesehatan di Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat juga diminta menyiagakan puskesmas serta rumah sakit selama 24 jam untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan jumlah pasien.

Kemenkes juga menyiapkan sejumlah perlengkapan medis, termasuk masker medis dan N95, oksigen, nebulizer, obat untuk penanganan ISPA, serta obat tetes dan salep untuk mata dan kulit.

Masyarakat Diminta Tidak Panik

Menkes Budi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi mengenai kondisi Gunung Anak Krakatau.

“Sekali lagi, jangan panik. Tetap di rumah apabila tidak ada keperluan untuk keluar, gunakan masker dan lindungi mata. Jika mengalami keluhan, segera datang ke puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,” pungkas Budi.

Masyarakat di wilayah yang terdampak sebaiknya mengikuti informasi dari pemerintah, BMKG, PVMBG, BNPB, dan Kemenkes untuk mengetahui perkembangan terbaru mengenai sebaran abu maupun kondisi kesehatan.

Jika muncul keluhan kesehatan setelah terpapar abu vulkanik, masyarakat dianjurkan segera mencari pertolongan di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Sumber: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Tags: Erupsi Anak KrakatauKemenkesKesehatan

Related Posts

Ini Jumlah Kopi yang Tepat untuk Mengurangi Stres
HEALTH

Ini Jumlah Kopi yang Tepat untuk Mengurangi Stres

September 3, 2026
Tanda-Tanda Gejala Stroke
HEALTH

Tanda-Tanda Gejala Stroke, Kenali dengan Metode FAST

September 1, 2026
Fobia
HEALTH

Fobia: Pengertian, Jenis, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Agustus 26, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Agustus 31, 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Arah Sukabumi

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Arah Sukabumi, Warga Diminta Waspada

September 6, 2026
Apa Itu Domain? Pengertian Domain dan Jenis-Jenisnya

Apa Itu Domain? Pengertian Domain dan Jenis-Jenisnya

November 27, 2024
Build Hanabi Tersakit 2026, Item, Emblem dan Spell Terbaik

Build Hanabi Tersakit 2026, Item, Emblem dan Spell Terbaik

Agustus 29, 2026
BI Checking Ganti SLIK OJK, Begini Cara Cek Utang Online

BI Checking Ganti SLIK OJK, Begini Cara Cek Utang Online

3 Kandidat Juara MotoGP 2026

3 Kandidat Juara MotoGP 2026, Marc Marquez Masih Jadi Favorit

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Ganggu Kesehatan

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Imbauan Kemenkes

Menhub Dudy Purwagandhi

6 Bandara Masih Ditutup Kemenhub Larang Maskapai Terbang

BI Checking Ganti SLIK OJK, Begini Cara Cek Utang Online

BI Checking Ganti SLIK OJK, Begini Cara Cek Utang Online

September 6, 2026
3 Kandidat Juara MotoGP 2026

3 Kandidat Juara MotoGP 2026, Marc Marquez Masih Jadi Favorit

September 6, 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Ganggu Kesehatan

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Imbauan Kemenkes

September 6, 2026
Menhub Dudy Purwagandhi

6 Bandara Masih Ditutup Kemenhub Larang Maskapai Terbang

September 6, 2026

Tentang Kami

BulatanTImes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Always active
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Manage options
  • Manage services
  • Manage {vendor_count} vendors
  • Read more about these purposes
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times