24 °c
Columbus
19 ° Sen
20 ° Sel
Minggu, September 13, 2026
  • Login
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home NEWS DUNIA

CIA Buka Dokumen Rahasia, India Pernah Masuk Daftar Potensi Target Al-Qaeda Sebelum 9/11

Dokumen CIA yang baru dibuka ke publik menunjukkan India pernah masuk dalam cakupan potensi sasaran jaringan Osama bin Laden sebelum serangan 9/11.

admin by admin
54 menit ago
in DUNIA
0
Ilustrasi tumpukan dokumen intelijen

Ilustrasi dokumen intelijen. (Foto: Wesley Tingey/Unsplash)

0
SHARES
7
VIEWS

Bulatan Times – Central Intelligence Agency (CIA) membuka puluhan dokumen intelijen yang memperlihatkan bagaimana Amerika Serikat memantau ancaman Osama bin Laden dan jaringan Al-Qaeda jauh sebelum serangan 11 September 2001.

Salah satu dokumen yang dirilis menunjukkan India pernah masuk dalam daftar negara yang dipandang berpotensi menjadi sasaran jaringan bin Laden.

Dokumen tersebut merupakan bagian dari 71 President’s Daily Brief yang dideklasifikasi CIA pada 11 September 2026, bertepatan dengan peringatan 25 tahun serangan 9/11.

  • Baca Juga: Kepala Intelijen Ekuador dan Lima Warga AS Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Kenya

India Disebut dalam Laporan Agustus 1998

Perhatian tertuju pada briefing bertanggal 28 Agustus 1998 berjudul Bin Ladin Terrorist Network Still a Threat.

Dalam laporan itu, jaringan bin Laden disebut masih memiliki kemampuan dan niat melakukan serangan meski Amerika Serikat sebelumnya telah melancarkan operasi militer ke Afghanistan.

India disebut bersama sejumlah negara lain seperti Pakistan, Mesir, Kuwait, Arab Saudi, Yaman, Uganda, dan kemungkinan Nigeria sebagai kawasan yang berada dalam lingkup potensi ancaman.

Namun, dokumen yang dibuka ke publik tidak menyebut target spesifik di India maupun rincian operasi yang akan dilakukan. Karena itu, informasi tersebut lebih tepat dibaca sebagai indikasi bahwa India masuk dalam cakupan potensi sasaran jaringan bin Laden pada saat itu, bukan bukti adanya satu rencana serangan yang sudah terperinci.

CIA Sudah Pantau Ancaman Sejak 1998

Dokumen-dokumen yang kini dibuka menunjukkan CIA telah berulang kali mengingatkan pejabat senior Amerika Serikat tentang ancaman bin Laden sejak 1998.

Sejumlah briefing membahas kemungkinan serangan terhadap kepentingan Amerika, kemampuan jaringan Al-Qaeda di berbagai negara, hingga berbagai skenario ancaman yang saat itu sedang dipantau badan intelijen.

  • Baca Juga: Rencana Israel Gulingkan Rezim Iran Disebut Gagal, Erdogan Jadi Penghambat

Rangkaian dokumen tersebut memperlihatkan bahwa kekhawatiran terhadap jaringan bin Laden sudah berkembang beberapa tahun sebelum serangan 9/11 benar-benar terjadi.

Lebih dari 70 Dokumen Dibuka

CIA menyebut rilis terbaru ini sebagai pelepasan terbesar dokumen President’s Daily Brief terkait 9/11 yang pernah dilakukan lembaga tersebut.

Sebanyak 71 produk intelijen dibuka ke publik. Dokumen-dokumen itu mencakup periode dari Februari 1998 hingga 12 September 2001.

Isinya menggambarkan perkembangan penilaian CIA terhadap Al-Qaeda, pergerakan bin Laden, jaringan pendukungnya, hingga berbagai peringatan mengenai kemungkinan serangan. Sebagian dokumen masih memuat penyuntingan atau penghilangan bagian tertentu karena alasan keamanan.

Peringatan Tak Selalu Disertai Detail Operasional

Salah satu hal yang terlihat dari dokumen tersebut adalah banyak peringatan saat itu masih bersifat umum. CIA mengetahui adanya niat serangan dan meningkatnya ancaman, tetapi informasi yang tersedia sering kali belum cukup rinci untuk menunjukkan lokasi, waktu, atau metode secara pasti.

Kondisi itu kemudian menjadi bagian penting dalam evaluasi pasca-9/11 mengenai bagaimana informasi intelijen dikumpulkan, dibagikan, dan ditindaklanjuti oleh berbagai lembaga Amerika Serikat.

Serangan 9/11 Mengubah Sistem Keamanan AS

Pada 11 September 2001, anggota Al-Qaeda membajak empat pesawat komersial di Amerika Serikat. Dua pesawat menabrak menara World Trade Center di New York, satu menghantam Pentagon, sementara satu pesawat lainnya jatuh di Pennsylvania.

Hampir 3.000 orang tewas dalam serangan tersebut. Peristiwa 9/11 kemudian mengubah kebijakan keamanan Amerika Serikat secara besar-besaran dan memicu operasi global terhadap Al-Qaeda.

  • Baca Juga: Trump Tekan Dominasi Drone China, AS Perketat Impor

Rilis dokumen CIA pada 2026 memberi gambaran lebih rinci tentang seberapa jauh ancaman bin Laden sudah dipantau sebelum serangan terjadi, termasuk fakta bahwa jaringannya dipandang memiliki potensi ancaman jauh di luar wilayah Amerika Serikat.

sumber: CIA, Kompas.com

Tags: CIAIndia

Related Posts

Pidato Prabowo di KTT BRICS, Tegaskan RI Tak Suka Didikte
DUNIA

Pidato Prabowo di KTT BRICS, Tegaskan RI Tak Suka Didikte

September 12, 2026
Trump Tekan Dominasi Drone China
DUNIA

Trump Tekan Dominasi Drone China, AS Perketat Impor

September 7, 2026
Jerman Kekurangan Prajurit Rekrut Gamer Jadi Tentara
DUNIA

Jerman Kekurangan Prajurit Rekrut Gamer Jadi Tentara

September 2, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Apple Siapkan Sistem Keamanan Rumah

Apple Siapkan Sistem Keamanan Rumah Canggih Berbasis AI

September 5, 2026
Yoriko Angeline Dilamar Aldio Oekon

Yoriko Angeline Dilamar Aldio Oekon di Paris, Momen Romantis di Versailles

September 4, 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Barat

September 5, 2026
iPhone 18 Pro Segera Meluncur, Ini Bocoran Harga dan Spesifikasinya

iPhone 18 Pro Segera Meluncur, Ini Bocoran Harga dan Spesifikasinya

September 4, 2026
Ilustrasi kapal tanker di laut

Kapal Tanker Pertamina Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 8 di Laut Jawa

Ilustrasi tumpukan dokumen intelijen

CIA Buka Dokumen Rahasia, India Pernah Masuk Daftar Potensi Target Al-Qaeda Sebelum 9/11

Marc Marquez memenangkan Sprint MotoGP San Marino 2026

Klasemen MotoGP 2026 Memanas Jelang Race Misano, Marc Marquez Tinggal 14 Poin dari Jorge Martin

Kronologi Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak

Kronologi Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa

Ilustrasi kapal tanker di laut

Kapal Tanker Pertamina Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 8 di Laut Jawa

September 13, 2026
Ilustrasi tumpukan dokumen intelijen

CIA Buka Dokumen Rahasia, India Pernah Masuk Daftar Potensi Target Al-Qaeda Sebelum 9/11

September 13, 2026
Marc Marquez memenangkan Sprint MotoGP San Marino 2026

Klasemen MotoGP 2026 Memanas Jelang Race Misano, Marc Marquez Tinggal 14 Poin dari Jorge Martin

September 13, 2026
Kronologi Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak

Kronologi Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa

September 13, 2026

Tentang Kami

BulatanTImes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Always active
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Manage options
  • Manage services
  • Manage {vendor_count} vendors
  • Read more about these purposes
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times