Bulatan Times – Pejabat Amerika Serikat mengaitkan citra satelit beresolusi tinggi dari entitas China dengan serangan Iran terhadap pangkalan militer di Yordania pada 17 Juli 2026. Serangan itu menewaskan tiga tentara AS dan melukai empat lainnya.
Menurut laporan The Wall Street Journal yang dikutip Anadolu, Iran memperoleh citra sebelum dan sesudah serangan terhadap Muwaffaq Salti Air Base. Rudal dilaporkan menghantam area hunian di pangkalan tersebut.
Pemasok Citra Belum Diungkap
Pejabat AS yang dikutip dalam laporan itu tidak mengungkap identitas entitas China pemasok citra. Mereka juga tidak menuding pemerintah Beijing terlibat langsung.
Baca Juga: Trump Tekan Dominasi Drone China, AS Perketat Impor
The Wall Street Journal melaporkan bahwa pejabat AS telah menghubungkan citra tersebut dengan serangan mematikan pada Juli. Namun, tudingan terhadap pemasok tidak dengan sendirinya membuktikan pemerintah China ikut menentukan sasaran.
Baca Juga: CIA Buka Dokumen Rahasia, India Pernah Masuk Daftar Potensi Target Al-Qaeda Sebelum 9/11
China Menolak Tudingan
Pejabat China dilaporkan membantah tudingan ketika persoalan itu disampaikan oleh pihak AS dan meminta bukti.
Juru bicara Kedutaan Besar China di Washington menyatakan kerja sama China dengan Iran sesuai hukum internasional. Menurut laporan The Wall Street Journal, pernyataan tersebut tidak secara khusus menjawab tudingan mengenai serangan 17 Juli.
Serangan September Merupakan Peristiwa Terpisah
Yordania kembali menghadapi serangan rudal Iran pada September. Dalam rangkaian serangan tersebut, militer Yordania menyatakan berhasil mencegat 18 dari 20 rudal dan tidak melaporkan korban jiwa. Serangan ini terjadi di tengah eskalasi setelah AS menghancurkan lima kapal tanker Iran, menurut Reuters.
Baca Juga: Rencana Israel Gulingkan Rezim Iran Disebut Gagal, Erdogan Jadi Penghambat
Peristiwa itu perlu dibedakan dari serangan Juli yang menjadi pokok laporan mengenai citra satelit. Keterangan tidak adanya korban pada September bukan keterangan mengenai serangan Juli.
Laporan tentang dugaan penggunaan citra tersebut juga belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa serangan September menggunakan bantuan yang sama.











