21 °c
Ashburn
24 ° Rab
25 ° Kam
Selasa, September 15, 2026
  • Login
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home NEWS DUNIA

Modus Penipuan Online Meledak di 2025: Ini Pola Barunya

Eldrada by Eldrada
10 bulan ago
in DUNIA, TEKNO & SAINS
0
Modus Penipuan Online

Ilustrasi Modus Penipuan Online

0
SHARES
18
VIEWS

Bulatan Times — Modus penipuan online di Indonesia melonjak tajam sepanjang 2025. Kasus penipuan online di Indonesia melonjak tajam sepanjang 2025. Laporan kejahatan siber di berbagai platform meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Para pelaku kini memanfaatkan teknologi yang lebih canggih, termasuk kecerdasan buatan dan deepfake, untuk mengelabui korban dari berbagai usia.

Kepolisian Siber Nasional mencatat lebih dari 48 ribu laporan penipuan digital hingga akhir Februari 2025. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan sejak populernya transaksi digital dan perbankan online.

Menurut Direktur Tindak Siber Bareskrim Polri, Brigjen Aditya Ramadhana, pelaku penipuan kini tidak lagi mengandalkan pesan teks sederhana atau telepon acak. Mereka menggunakan pendekatan yang lebih terstruktur dan meyakinkan.

“Saat ini pola penipuan berkembang sangat cepat. Pelaku menggunakan AI untuk meniru suara, wajah, bahkan gaya bicara seseorang. Banyak korban tidak menyadari bahwa mereka sedang berbicara dengan sistem otomatis,” ujar Aditya, Senin (10/2).


1. Deepfake Suara Orang Terdekat

Kasus paling sering terjadi pada awal 2025 adalah penipuan yang menggunakan rekaman suara mirip anggota keluarga. Pelaku memanfaatkan sampel suara dari media sosial lalu membuat versi deepfake yang sangat mirip.

Modusnya, pelaku menghubungi korban dan mengaku sebagai anak atau saudara yang sedang dalam keadaan darurat. Banyak korban mengirim uang tanpa sempat memverifikasi.


2. Penipuan Customer Service Palsu

Modus ini kembali marak tetapi dengan bentuk yang lebih modern. Pelaku membuat website dan akun media sosial yang terlihat resmi, lalu menargetkan korban yang mengeluhkan layanan bank, e-commerce, atau jasa digital.

Bot otomatis akan mengarahkan korban untuk mengisi data pribadi, termasuk PIN dan OTP.


3. Investasi AI dan Kripto Palsu

Lonjakan peminat investasi digital mendorong munculnya ratusan platform palsu. Para pelaku menawarkan imbal hasil tinggi dengan dalih “robot trading AI generasi terbaru”.

Korban menyetor dana, melihat grafik profit palsu, lalu kehilangan akses akun dalam hitungan hari.


4. Penipuan Paket & Ongkir

Modus lama ini kembali viral. Pelaku mengirim SMS atau WhatsApp yang menyatakan adanya paket tertahan. Korban diminta menginstal aplikasi yang ternyata berisi malware pencuri data yang langsung menguras rekening.


5. Phishing dengan Domain Sangat Mirip Asli

Tahun 2025 muncul lonjakan situs phishing yang menggunakan domain berakhiran .ai, .id, atau .org agar terlihat resmi. Banyak masyarakat yang terkecoh karena tampilan situs identik dengan website lembaga atau bank resmi.


Polri Imbau Masyarakat Lebih Waspada

Bareskrim Polri mengingatkan masyarakat agar:

  • tidak membagikan data pribadi ke pihak mana pun,
  • memverifikasi setiap panggilan atau pesan darurat,
  • tidak menginstal aplikasi di luar toko resmi,
  • dan segera melapor jika menjadi korban.

“Penipuan digital semakin pintar, sehingga masyarakat harus lebih cerdas. Jangan percaya jika diminta transfer uang secara mendadak,” tegas Brigjen Aditya.


Upaya Pemerintah

Pemerintah bersama OJK dan Kominfo sedang menyiapkan sistem pemblokiran otomatis untuk website berbahaya serta pelacakan cepat akun bank yang digunakan penipu.

Kominfo juga akan merilis daftar harian situs phishing yang harus dihindari masyarakat.

Baca Selengkapnya :

Laporan Kejahatan Siber Resmi Polri

Informasi Keamanan Siber Kominfo

Peringatan Penipuan Digital OJK

Baca Berita Lainnya :

Klik Disini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eldrada

Tags: CyberCrime2025DeepfakeDigitalSafetyInvestasiBodongKejahatanSiberModusPenipuanPenipuanOnlineWaspadaPenipuan

Related Posts

Ilustrasi 5 cara membuat internet super kencang dan Wi-Fi lebih stabil
TEKNO & SAINS

5 Cara Membuat Internet Super Kencang, Wi-Fi Lebih Stabil dan Tidak Mudah Lemot

September 15, 2026
Pengaturan Shift Left Edge pada layar iPhone Duo
GADGET

iPhone Duo Punya Pengaturan Tersembunyi untuk Cegah Casing Ganggu Layar

September 14, 2026
OPPO A7 Pro yang segera masuk pasar Indonesia
GADGET

OPPO A7 Pro dan A7 Pro Max Segera Masuk Indonesia, Baterai Tembus 10.000 mAh

September 14, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hasil Winona Karamoy vs Dinda Arimbi

Hasil Winona Karamoy vs Dinda Arimbi di BYON Combat Showbiz 8

Agustus 30, 2026
Gedung Merah Putih KPK terkait OTT Kementerian ATR/BPN

BREAKING NEWS: OTT KPK Tangkap Dirjen Kementerian ATR/BPN, 17 Orang Diamankan

September 15, 2026
Hero Layla Mobile Legends

Build Layla Tersakit 2026: Item, Emblem, dan Tips Savage Mobile Legends

Agustus 29, 2026
Ilustrasi emas batangan dan grafik harga emas hari ini

Harga Emas Hari Ini Turun ke Rp 2.602.000 per Gram, Buyback Ikut Melemah

September 14, 2026
Betrand Peto terkait laporan dugaan kekerasan seksual di Polda Metro Jaya

Pelapor Pertanyakan yang Dikonsumsi Betrand Peto sebelum Kejadian

Ilustrasi 5 cara membuat internet super kencang dan Wi-Fi lebih stabil

5 Cara Membuat Internet Super Kencang, Wi-Fi Lebih Stabil dan Tidak Mudah Lemot

Pemain Manchester United dan Manchester City berebut bola dalam Derby Manchester

Klasemen Liga Inggris Usai Man United Kalah dari Man City, MU Terpuruk di Posisi 13

Petugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan di tengah kabut asap

Kabut Asap Karhutla Riau Makin Mengkhawatirkan, Warga Mulai Keluhkan Batuk

Betrand Peto terkait laporan dugaan kekerasan seksual di Polda Metro Jaya

Pelapor Pertanyakan yang Dikonsumsi Betrand Peto sebelum Kejadian

September 15, 2026
Ilustrasi 5 cara membuat internet super kencang dan Wi-Fi lebih stabil

5 Cara Membuat Internet Super Kencang, Wi-Fi Lebih Stabil dan Tidak Mudah Lemot

September 15, 2026
Pemain Manchester United dan Manchester City berebut bola dalam Derby Manchester

Klasemen Liga Inggris Usai Man United Kalah dari Man City, MU Terpuruk di Posisi 13

September 15, 2026
Petugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan di tengah kabut asap

Kabut Asap Karhutla Riau Makin Mengkhawatirkan, Warga Mulai Keluhkan Batuk

September 15, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Always active
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Manage options
  • Manage services
  • Manage {vendor_count} vendors
  • Read more about these purposes
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times