21 °c
Ashburn
23 ° Rab
24 ° Kam
Selasa, September 8, 2026
  • Login
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home NEWS DUNIA

Nepal Minta Meta dan TikTok Hapus Video AI soal Banjir Bandang

Tita by Tita
Agustus 30, 2026
in DUNIA
0
Nepal Minta Meta dan TikTok Hapus Video AI

Gambar ilustrasi

0
SHARES
3
VIEWS

BULATANTIMES.COM — Pemerintah Nepal meminta Meta dan TikTok segera menghapus sejumlah konten bermasalah yang beredar setelah banjir bandang dan longsor melanda wilayah negara tersebut.

Konten yang diminta untuk ditindak antara lain video dan gambar buatan kecerdasan buatan (AI), rekaman lama yang diklaim sebagai kejadian terbaru, gambar korban yang mengganggu, hingga kode QR donasi palsu. Pemerintah Nepal menilai penyebaran materi tersebut dapat menyesatkan masyarakat dan mengganggu proses penanganan bencana.

Baca Juga: Banjir Dahsyat Nepal Tewaskan 626 Orang, Ribuan Masih Hilang

Video AI Disebut sebagai Rekaman Asli

Permintaan tersebut disampaikan setelah pejabat Nepal bertemu dengan perwakilan Meta dan TikTok di Nepal pada Jumat (28/8/2026).

Koordinator satuan tugas pemerintah Nepal untuk regulasi dan pengelolaan media sosial, Bijay Kumar Roy, mengatakan platform diminta segera mengambil tindakan terhadap konten bermasalah setelah mendapatkan laporan.

Pemerintah juga meminta kedua platform membuat sistem algoritma lebih proaktif sehingga konten palsu dan grafis yang menyesatkan dapat terdeteksi lebih cepat.

Masalahnya, sejumlah video dan foto hasil AI beredar seolah-olah merupakan dokumentasi asli dari lokasi bencana. Rekaman lama juga kembali diunggah dan diklaim sebagai gambar terbaru dari banjir Nepal.

Baca Juga: Singapura Gabungkan Pulau, Muncul Spekulasi untuk Fasilitas Nuklir

QR Donasi Palsu Ikut Bermunculan

Selain konten AI, pemerintah Nepal menemukan kode QR palsu yang digunakan untuk meminta sumbangan bagi korban banjir.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena masyarakat sedang berusaha memberikan bantuan kepada korban. Pemerintah khawatir pelaku memanfaatkan situasi bencana dan kepedulian publik untuk mengalihkan dana ke pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pemerintah Nepal meminta masyarakat memeriksa sumber informasi sebelum membagikan ulang konten, khususnya unggahan yang berkaitan dengan jumlah korban, lokasi bencana, operasi penyelamatan, maupun permintaan donasi.

Respons Platform Dinilai Terlalu Lambat

Menurut keterangan pemerintah Nepal yang dikutip The Kathmandu Post, Meta dan TikTok saat ini membutuhkan waktu sekitar 24 hingga 48 jam untuk merespons konten yang dilaporkan.

Pemerintah menilai waktu tersebut terlalu lama dalam kondisi darurat karena informasi palsu dapat menyebar luas sebelum ditindak. Karena itu, Nepal meminta kedua platform mempercepat respons sekaligus segera memburamkan materi visual yang sangat mengganggu, khususnya gambar korban.

Nepal juga membentuk tim lintas lembaga untuk memantau konten berbahaya selama masa krisis. Tim tersebut melibatkan Kementerian Komunikasi dan Informasi, Nepal Telecommunications Authority (NTA), serta Kementerian Dalam Negeri. Kepolisian Nepal juga dilibatkan untuk mengidentifikasi pihak yang diduga membuat atau menyebarkan konten berbahaya.

Baca Juga: Malaysia Dukung pengusiran Israel dari PBB

Banjir Nepal Masih dalam Penanganan

Permintaan kepada Meta dan TikTok muncul setelah banjir bandang pada 26 Agustus 2026 menerjang sejumlah wilayah Nepal, termasuk kawasan sepanjang Sungai Bhotekoshi dan Trishuli.

Bencana tersebut menghancurkan rumah, jembatan, jalan, serta sejumlah infrastruktur. Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di tengah kondisi medan yang sulit.

Di tengah situasi tersebut, pemerintah Nepal mengingatkan masyarakat agar tidak ikut menyebarkan konten yang belum terverifikasi.

Penyebaran video AI yang seolah-olah merupakan kejadian nyata bukan hanya berpotensi menyesatkan publik, tetapi juga dapat mengganggu operasi penyelamatan dan memperburuk kondisi psikologis keluarga korban.

Sumber: The Kathmandu Post dan ANTARA.

Tags: BanjirBanjir BandangBencana AlamNepal

Related Posts

Trump Tekan Dominasi Drone China
DUNIA

Trump Tekan Dominasi Drone China, AS Perketat Impor

September 7, 2026
Jerman Kekurangan Prajurit Rekrut Gamer Jadi Tentara
DUNIA

Jerman Kekurangan Prajurit Rekrut Gamer Jadi Tentara

September 2, 2026
Korban Banjir Bandang Nepal Melonjak Tembus 1.000 Orang
DUNIA

Korban Banjir Bandang Nepal Melonjak Tembus 1.000 Orang

September 1, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Marco Bezzecchi Siap MotoGP San Marino 2026

Marco Bezzecchi Siap MotoGP San Marino 2026, Buru Poin di Kandang

September 7, 2026
Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Agustus 31, 2026
Tiket Pesawat Terdampak Erupsi Anak Krakatau Bisa Refund 100 Persen

Tiket Pesawat Terdampak Erupsi Anak Krakatau Bisa Refund 100 Persen

September 7, 2026
Tips Mendapatkan Tiket Pesawat Murah

Tips Mendapatkan Tiket Pesawat Murah, Kapan Waktu Terbaik Membelinya?

September 7, 2026
Apa Itu AI Agent

Apa Itu AI Agent? Cara Kerja, Contoh, dan Bedanya dengan Chatbot Biasa

Gunung Ibu 3 Kali Erupsi Hari Ini

Gunung Ibu 3 Kali Erupsi Hari Ini, Kolom Abu Tak Teramati

Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi

Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi Usai Dibersihkan dari Abu Vulkanik

Marco Bezzecchi Siap MotoGP San Marino 2026

Marco Bezzecchi Siap MotoGP San Marino 2026, Buru Poin di Kandang

Apa Itu AI Agent

Apa Itu AI Agent? Cara Kerja, Contoh, dan Bedanya dengan Chatbot Biasa

September 8, 2026
Gunung Ibu 3 Kali Erupsi Hari Ini

Gunung Ibu 3 Kali Erupsi Hari Ini, Kolom Abu Tak Teramati

September 8, 2026
Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi

Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi Usai Dibersihkan dari Abu Vulkanik

September 8, 2026
Marco Bezzecchi Siap MotoGP San Marino 2026

Marco Bezzecchi Siap MotoGP San Marino 2026, Buru Poin di Kandang

September 7, 2026

Tentang Kami

BulatanTImes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Always active
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Manage options
  • Manage services
  • Manage {vendor_count} vendors
  • Read more about these purposes
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times